5 Pemain Aktif yang Pernah Membela Dua Negara di Sepanjang Kariernya

Membela timnas merupakan sebuah impian besar teruntuk pesepak bola di sepanjang kariernya. Alhasil, para pemain tersebut berusaha dan bekerja keras demi bisa dipanggil untuk membela timnas negaranya.
Namun di balik itu semua, ada satu hal yang tak selalu terjadi oleh para pemain sepak bola yaitu membela dua negara di sepanjang kariernya. Dengan alasan kewarganegaraan ganda atau tak terpakai di negara asalnya yang membuat sang pemain memutuskan pindah membela negara lain.
Berikut ini ada lima pesepak bola aktif yang pernah membela dua negara sepanjang kariernya yang berhasil dirangkum. Penasaran siapa saja? Simak ulasannya di bawah ini.
1. Medhi Benatia (Prancis dan Maroko)

Lahir di Courcouronnes, Prancis tak serta merta membuat Medhi Benatia membela timnas Prancis sepanjang kariernya. Bek tengah berusia 33 tahun ini memilih untuk membela timnas Maroko dengan alasan mengikuti garis keturunan sang ayah yang berasal dari sana.
Medhi Benatia sempat mengenakan jersey Prancis bersama tim U-17 dengan mencatatkan 7 caps. Namun setelahnya, Benatia memilih membela timnas Maroko usai debut pada 19 November 2008, dan kini telah mengantongi 58 caps dan mencetak 2 gol. Kini, Benatia berkarier di liga Qatar bersama Al Duhail SC.
2. Nacer Chadli (Maroko dan Belgia)

Serupa halnya dengan Medhi Benatia, Nacer Chadli merupakan seorang pesepak bola yang memiliki darah keturunan Maroko. Chadli lahir di Liege, Belgia dan saat ini membela klub Turki, Istanbul Basaksehir.
Di level timnas, Chadli telah mencatatkan 61 caps bersama Belgia dan membukukan 8 gol. Chadli sempat bermain bersama timnas Maroko sebanyak 1 kali yaitu pada 17 November 2010 lalu.
Namun di tahun selanjutnya, Chadli memutuskan pindah kewarganegaraan menjadi Belgia yang merupakan tempat kelahirannya. Chadli diizinkan berganti membela timnas, dikarenakan dirinya hanya bermain di laga non-kompetisi saat itu bersama Maroko.
3. Diego Costa (Brasil dan Spanyol)

Diego Costa yang dikenal sebagai pesepak bola sangar ini pernah membela Brasil dan Spanyol sepanjang kariernya. Lahir di Largato, Brasil, sudah sepantasnya Costa bermain bersama tim Samba tersebut. Hal ini sempat terwujud berkat 2 caps yang ia torehkan pada 2013 lalu dalam laga persahabatan.
Namun setahun berikutnya, Costa memutuskan pindah kewarganegaraan menjadi Spanyol dan menjadi pemain timnas Matador. Banyak pihak menanyakannya keputusan Costa tersebut.
Alasan Costa sendiri adalah karena merasa tak dipakai oleh Luis Felipe Scolari, pelatih Brasil saat itu. Kini bersama Spanyol, Costa telah mencatatkan 24 caps dengan torehan 10 gol.
4. Wilfried Zaha (Inggris dan Pantai Gading)

Pemain selanjutnya yang pernah membela dua negara sepanjang kariernya adalah winger andalan Crystal Palace, Wilfried Zaha. Lahir di Abidjan, Pantai Gading pada 24 tahun lalu, Zaha sempat membela timnas Inggris di usia mudanya. Tercatat, Zaha pernah membela timnas senior Inggris di dua laga persahabatan pada 2013 lalu.
Namun di tahun 2017, Zaha memilih membela negara kelahirannya dengan alasan tidak terpakai di timnas Inggris yang saat itu dilatih Roy Hodgson. Kini bersama Pantai Gading, Zaha telah bermain sebanyak 18 kali dan mencetak 5 gol.
5. Hakim Ziyech (Belanda dan Maroko)

Hakim Ziyech merupakan salah satu pemain eks Ajax yang tampil ciamik musim lalu. Hal itu turut membuat Chelsea mendatangkannya ke Stamford Bridge dengan banderol 40 juta euro atau sekitar Rp483 miliar.
Sedangkan di level timnas, Ziyech pernah membela dua negara sepanjang kariernya, yaitu Belanda dan Maroko. Ziyech lahir di Dronten, Belanda dengan garis keturunan keluarganya yang berasal dari Maroko.
Ziyech sempat bermain bersama timnas Belanda di berbagai level usia, mulai dari U-19, U-20, dan U-21 dengan total 8 caps. Namun pada 2015, Ziyech memutuskan untuk membela timnas Maroko dengan debut pada 9 Oktober 2015, dan kini telah bermain di 35 pertandingan dan menorehkan 16 gol.
Itulah lima pemain aktif yang membela dua negara di sepanjang kariernya. Dengan berbagai alasan tertentu, keputusan para pemain di atas dalam memilih negara yang mereka bela tentu harus dihargai oleh semua pihak. Siapa pemain favoritmu?


















