7 Prestasi Shin Tae Yong di Timnas Indonesia, Revolusi!

Tim Nasional Indonesia mulai menunjukkan perkembangan signifikan dalam dunia si kulit bundar. Mereka berhasil menggapai capaian-capaian positif dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, Tim Garuda menorehkan sejarah baru dalam keikutsertaan mereka di beberapa turnamen internasional.
Revolusi ke arah yang lebih baik ini terjadi sejak kedatangan Shin Tae Yong yang mengisi kursi kepelatihan Timnas Indonesia pada 2020. Juru taktik asal Korea Selatan itu membawa perubahan secara bertahap. Ini juga terjadi dalam beberapa kelompok usia di bawah timnas. STY bikin Timnas Indonesia berkembang pesat.
Untuk selengkapnya, cobak simak tujuh prestasi Shin Tae Yong di Timnas Indonesia lewat ulasan berikut, yuk!
1. Shin Tae Yong mempersembahkan gelar runner-up Piala AFF 2020 pada musim perdana

Shin Tae Yong adalah pelatih yang berpengalaman menukangi Korea Selatan U-20, U-23, dan senior. Pria kelahiran 11 Oktober 1970 (53 tahun) ini pertama kali meneken kontrak dengan Indonesia pada 1 Januari 2020. Saat itu, STY membesut Tim Garuda dalam tiga kelompok usia sekaligus, yakni Indonesia U-19, U-23, dan senior.
Hebatnya, kedatangan Shin Tae Yong langsung berdampak positif untuk timnas senior Indonesia. Itu disebabkan dirinya nyaris membawa Tim Garuda juara dalam gelaran Piala AFF 2020. Akan tetapi, asa juara itu sirna usai mereka tumbang dari Thailand dengan agregat 2-6 pada partai final. Alhasil, STY hanya mempersembahkan gelar runner-up Piala AFF 2020 pada musim debut di Indonesia.
2. Tahun kedua Shin Tae Yong berakhir dengan medali perunggu di SEA Games 2021

Selang setahun kemudian, Shin Tae Yong kembali membawa Indonesia U-23 mendulang pencapaian yang cukup positif. Mereka merengkuh piala peringkat ketiga di SEA Games 2021 yang berlangsung di Vietnam. STY mempersembahkan medali perunggu melalui cabor sepak bola putra untuk Tim Garuda.
Keberhasilan Shin Tae Yong ini terjadi setelah membawa Indonesia menang atas Malaysia dalam perebutan peringkat ketiga di SEA Games 2021. Mereka keluar sebagai pemenang usai menggulung Malaysia lewat drama adu penalti (4-3). Sebelumnya, kedua negara kompak imbang 1-1 hingga waktu normal 90 menit bubaran di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam.
3. Meraih gelar runner-up Piala AFF U-23 2023

Prestasi Shin Tae Yong makin terlihat ketika melakoni turnamen-turnamen internasional pada 2023. Salah satunya ada gelar runner-up Piala AFF U-23 2023. Dalam ajang yang berlangsung di Thailand itu, STY nyaris membawa Tim Garuda juara. Namun, mimpi mereka dikubur Vietnam setelah dipecundangi lewat adu penalti 5-6 pada partai puncak.
Walau gagal juara, upaya Shin Tae Yong untuk menakhodai Indonesia U-23 tetap layak diacungi jempol. Bagaimana tidak, di Piala AFF U-23 2023, sang pelatih berhasil melahirkan satu pemain muda yang memiliki telanta besar. Ia bernama Arkhan Fikri. Wonderkid 19 tahun ini cemerlang setelah meraih penghargaan Best Player alias pemain terbaik di Piala AFF U-23 2023. Kini, STY mulai mengembangkan potensi Arkhan lewat panggilan timnas senior.
4. Membawa Indonesia lolos ke Piala Asia U-20 2023 di Uzbekistan

Piala Asia U-20 2023 merupakan pencapaian positif awal Shin Tae Yong pada 2023. Itu terjadi usai ia mengantarkan Tim Garuda Muda lolos melewati babak kualifikasi pada 1—18 Maret 2023. STY menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara Asia Tenggara, selain Vietnam, yang lolos ke Piala Asia U-20 2023 di Uzbekistan.
Hanya saja, Tim Indonesia Muda besutan Shin Tae Yong ini gagal berbicara banyak saat berkiprah di Piala Asia U-20 2023. Mereka tak mampu bersaing pada babak penyisihan Grup A setelah finis di peringkat ketiga. Indonesia tak cemerlang saat melawan Uzbekistan, Irak, dan Suriah dalam satu grup yang sama. Di sisi lain, Vietnam juga mengikuti langkah Indonesia yang gagal menembus fase knockout di Piala Asia U-20 2023.
5. Sejarah! Shin Tae Yong bikin Indonesia lolos pertama kali ke Piala Asia U-23 2023

Keberhasilan Shin Tae Yong bareng Indonesia U-20 ternyata diikuti tim U-23. Ia berhasil mengantarkan Indonesia lolos ke Piala Asia U-23 2023. Lebih spesial lagi, pencapaian ini menjadi sejarah baru bagi Indonesia U-23 sepanjang keikutsertaan mereka dalam level kompetisi ini.
"Alhamdulillah, kita lolos Piala Asia U-23 untuk pertama kali sepanjang sejarah. Ini bukti kalau kita bisa," ujar Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, merujuk situs resmi PSSI.
Kendati demikian, perjuangan Shin Tae Yong bersama Indonesia belum selesai di Piala Asia U-23 2023. Pasalnya, kompetisi ini baru diselenggarakan pada 15 April—3 Mei 2024 mendatang di Qatar. STY mesti membuat persiapan terbaik agar memperoleh hasil yang optimal di Piala Asia U-23 2023.
6. Mengukir sejarah manis di Piala Asia 2023, tembus babak 16 besar

Shin Tae Yong mengantarkan Timnas Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia 2023 Qatar. Itu menjadi pencapaian pertama Tim Garuda lolos ke fase knockout setelah menanti 16 tahun untuk kembali berlaga pada ajang bergengsi ini. Indonesia sendiri terakhir kali berlaga di Piala Asia pada 2007 silam.
“Tentu saya senang kami lolos lagi setelah 16 tahun. Ada banyak pemain muda di skuad kami," kata Asnawi Mangkualam selaku kapten Timnas Indonesia di laman AFC Asian Cup.
Hebatnya lagi, Indonesia mengukir sejarah baru dengan melangkah ke babak 16 besar lewat jalur peringkat ketiga terbaik pada babak penyisihan Grup D di Piala Asia 2023. Itu menjadi capaian pertama Indonesia sepanjang keikutsertaan mereka dalam ajang ini. Namun, kala itu, langkah Tim Garuda mesti terhenti usai dibabat Australia 0-4 pada babak 16 besar.
7. Memperbaiki peringkat Indonesia hingga melesat ke peringkat 142 FIFA

Kedatangan Shin Tae Yong bak angin segar bagi Timnas Indonesia. Bukan tanpa alasan, kehadirannya membuat peringkat Tim Garuda melonjak tajam di peringkat dunia. Menurut laman FIFA, Indonesia tengah menduduki tangga ke-142 dunia dengan kumpulan 1072,66 poin per 15 Februari 2024.
"Alhamdulillah, posisi 142 di FIFA tak hanya tertinggi dalam 5 tahun terakhir, tapi juga dalam setahun ini. Meski target saya tetap segera mungkin bisa tembus seratus dunia," kata Erick Thohir di situs PSSI.
Bila menengok ke belakang, Indonesia sempat menduduki peringkat ke-173 FIFA saat pertama kali dibesut Shin Tae Yong pada 2020. Namun, dengan revolusi yang ada, STY membuktikan kapasitasnya. Ia mengangkat derajat Timnas Indonesia lewat peringkat dunia FIFA pada 2024 ini.
Kontrak Shin Tae Yong bersama Timnas Indonesia sejatinya berakhir pada akhir 2023. Namun, tim muda mesti tampil di beberapa turnamen. STY pun melakukan tugasnya untuk mendampingi mereka. Setelah ini, PSSI sebagai lembaga berwenang tampaknya perlu untuk mempertimbangkan kontrak sang pelatih.


















