4 Fakta Ganasnya Hungaria di Piala Dunia 1954, Ada Ferenc Puskas

- Hungaria datang ke Piala Dunia 1954 dengan rekor tak terkalahkan empat tahun, termasuk kemenangan bersejarah 6-3 atas Inggris di Wembley yang menjadikan mereka favorit juara.
- Meski Ferenc Puskas cedera, Hungaria tetap tampil dominan dengan mencetak total 17 gol di fase grup dan melaju ke final setelah menyingkirkan Brasil serta Uruguay.
- The Mighty Magyars menutup turnamen dengan 27 gol dalam lima laga—rekor produktivitas tertinggi sepanjang sejarah Piala Dunia—dan Sandor Kocsis menjadi top skorer lewat torehan 11 gol.
"Generasi emas Hungaria era 1950-an tak diragukan lagi akan dikenang sebagai salah satu tim terhebat yang tak pernah memenangkan Piala Dunia," demikian pujian dari induk sepak bola dunia, FIFA, dalam situs resminya pada Desember 2024.
Dalam sejarah sepak bola, ada tim yang dikenang karena deretan trofi yang diraih. Namun, ada juga yang abadi karena kehebatannya meski gagal naik podium. Salah satu yang paling ikonis dari kategori jago, tetapi tanpa gelar, adalah Timnas Hungaria era 1950-an dengan julukan The Mighty Magyars.
Skuad yang dipimpin kapten bernama Ferenc Puskas tersebut memegang rekor yang bahkan tim bertabur bintang seperti Brasil atau Jerman sulit pecahkan hingga hari ini. Mereka adalah tim dengan agresivitas mencetak gol tanpa tanding.
1. Hungaria datang ke Piala Dunia 1954 dengan catatan tidak pernah kalah selama 4 tahun beruntun
Datang ke Piala Dunia 1954 yang berlangsung di Swiss, Hungaria bukan tim penggembira. Semua media Eropa saat itu sepakat, mereka bagaikan monster. Catatan Hungaria mentereng. Mereka tidak terkalahkan selama 4 tahun beruntun sebelum turnamen dimulai.
Salah satu capaian sensasional Hungaria terjadi ketika membantai Inggris dengan skor 6-3 di Wembley pada November 1953. Laga itu dijuluki Match of the Century karena Hungaria menjadi tim dari luar Britania Raya pertama yang mampu mempermalukan Inggris di kandang mereka sendiri. Dengan reputasi lini depan maut, semua lawan Hungaria di Piala Dunia 1954 pun merasa gentar bahkan sebelum kejuaraan dimulai.
"Hungaria dianggap sebagai tim terbaik di dunia saat itu dan digadang-gadang mampu meraih gelar juara Piala Dunia," jelas Opta Analyst dalam ulasannya tentang Ferenc Puskas dan kawan-kawan pada Juli 2025.
Benar saja, Hungaria langsung mengamuk saat turnamen dimulai. Pada pertandingan pertama penyisihan grup, Korea Selatan menjadi korban pertama. Mereka dilibas dengan skor telak 0-9. Ferenc Puskas mencetak brace, sementara Sandor Kocsis menggila dengan hattrick.
2. Hungaria langsung mencetak 17 gol dalam 2 pertandingan fase grup dan terus berlanjut hingga babak gugur
Ujian sesungguhnya diprediksi datang ketika mereka berhadapan dengan Jerman Barat pada laga kedua fase grup. Namun, Hungaria justru kembali pamer kekuatan. Mereka menang telak 8-3. Sandor Kocsis menjadi bintang lagi dengan empat gol. Dalam 2 laga saja, Hungaria sudah mengoleksi 17 gol. Barisan depan The Mighty Magyars ibarat mesin gol yang sulit dijinakkan.
Di sisi lain, kemenangan besar atas Jerman Barat ternyata harus dibayar mahal. Kapten sekaligus nyawa permainan mereka, Ferenc Puskas, mengalami cedera pergelangan kaki yang cukup parah. Ia terpaksa absen pada perempat final melawan Brasil dan semifinal melawan Uruguay.
Hebatnya, meski tanpa sang kapten, Hungaria tetap tak terbendung. Mereka menyapu bersih kedua laga tersebut dengan skor identik 4-2. Sandor Kocsis terus mengisi pundi-pundi golnya, membuktikan kolektivitas tim asuhan Gusztav Sebes ini memang di atas rata-rata.
3. The Mighty Magyars mencatatkan 27 gol dalam 1 edisi Piala Dunia, rekor yang masih bertahan hingga saat ini
Sebelum partai final berlangsung, Hungaria sudah memecahkan rekor gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia milik Brasil (22 gol pada 1950). Mereka mengemas 25 gol sebelum laga puncak. Pada partai final yang legendaris dijuluki Miracle of Bern, Hungaria kembali bertemu Jerman Barat. Mereka sempat unggul cepat 2-0 lewat gol Puskas yang baru sembuh dan Zoltan Czibor. Namun, drama terjadi. Jerman Barat melakukan comeback dramaris dan menang 3-2.
Kendati kalah menyesakkan pada final, Hungaria mengakhiri turnamen dengan total 27 gol hanya dalam 5 pertandingan. Rata-rata mereka mencetak 5,4 gol per laga. Rekor ini bertahan hingga sekarang, membuat Hungaria tercatat sebagai tim paling produktif dalam sejarah Piala Dunia.
Rekor tim dengan gol terbanyak dalam satu edisi kemudian diikuti Jerman Barat yang mencetak 25 gol juga di Piala Dunia 1954. Di peringkat tiga, ada Prancis dengan raihan 23 gol pada Piala Dunia 1958. Di sisi lain, kekalahan Hungaria pada final Piala Dunia 1954 amat membekas. Situs Emerging Europe menyebut, ada dua momen getir dalam kehidupan penduduk negara di Eropa Timur tersebut. Pertama, saat perlawanan rakyat pada 1956 dibalas pembantaian massal. Kedua, kegagalan Ferenc Puskas dan kawan-kawan di Swiss.
4. Sandor Kocsis menjadi top scorer di Piala Dunia 1954 dengan total 11 gol dari 5 pertandingan
Nama Sandor Kocsis mencuat bersama Ferenc Puskas dalam perbincangan soal rekor 27 gol. Striker yang kelak memperkuat Barcelona tersebut mengakhiri turnamen sebagai top scorer dengan sebelas gol. Statistiknya luar biasa. Ia mencetak gol pada hampir tiap laga dan menjadi pemain pertama yang mengemas 2 hattrick atau lebih dalam 1 edisi Piala Dunia.
"Dengan diperkuat tidak hanya Puskas, tetapi juga playmaker tengah Nandor Hidegkuti, penyerang Sandor Kocsis, dan pemain sayap Zoltan Czibor, Hungaria memukau dunia dengan gaya total football mereka yang atraktif dan agresif," demikian situs berita Deutsche Welle memuji generasi emas Hungaria pada Maret 2020.
Masih ada pemain Hungaria lain yang masuk daftar pemain tersubur di Piala Dunia 1954. Mereka adalah Ferenc Puskas dan Nandor Hidegkuti yang mengemas 4 gol, Zoltan Czibor yang meraih 3 gol (termasuk pada final), Mihaly Lantos dan Peter Palotas yang mencetak 2 gol, serta Joszef Toth yang menyumbang 1 gol.
Hingga saat ini, banyak yang sepakat bahwa Hungaria di Piala Dunia 1954 adalah tim terbaik yang pernah ada. Namun, mereka dikutuk tidak pernah mengangkat trofi. Prestasi The Mighty Magyars hanya medali emas cabang olahraga sepak bola Olimpiade 1952, 1964, dan 1968.
















