Leeds United mengumumkan secara resmi perekrutan James Trafford dari Manchester City pada 7 Agustus 2026. Mereka menyatakan telah memecahkan rekor transfernya untuk pemain setinggi 1,97 meter yang lahir pada 10 Oktober 2002 tersebut. Fakta ini cukup menarik mengingat Trafford “hanya” seorang kiper. Lantas, apa yang sampai membuat Leeds rela menyerahkan status pemain termahalnya kepada penjaga gawang?
Alasan Leeds United Pecahkan Rekor Transfer untuk James Trafford

1. James Trafford memecahkan rekor transfer Leeds United sekaligus menjadi kiper termahal Inggris
Leeds United memang tidak membeberkan nilai transfer James Trafford. Namun, mereka secara eksplisit menuliskan dalam situs resminya bahwa produk akademi Manchester City tersebut baru saja memecahkan rekor transfer klub. Menurut sejumlah laporan, bilangannya ada di angka 40 juta pound sterling (Rp960 miliar). Ini melewati uang 35,5 juta pound sterling (Rp852 miliar) yang mereka bayarkan kepada Hoffenheim pada Januari 2023 untuk mendapatkan Georginio Rutter.
Nilai itu juga menjadikan Trafford sebagai kiper Inggris termahal. Ia bahkan ada di urutan keempat sebagai penjaga gawang paling berharga. Trafford hanya kalah dari Kepa Arrizabalaga yang ditebus Chelsea dari Athletic Club 72 pound sterling (Rp1,7 triliun), kepindahan Alisson Becker dari AS Roma ke Liverpool sebesar 67 juta pound sterling (Rp1,6 triliun), dan Manchester United yang membeli Andre Onana dari Inter Milan dengan mahar 47,2 juta pound sterling (Rp1,1 triliun).
2. Leeds United membutuhkan kiper anyar usai performa Lucas Perri mengecewakan
Leeds United memecahkan rekor transfernya untuk James Trafford karena mereka yang memang sangat membutuhkan seorang kiper berkualitas. Ini merupakan salah satu evaluasi terbesar dari kiprah di English Premier League 2025/2026 yang mana mereka berakhir di posisi 14. Pada awal musim tersebut, Leeds mendatangkan Lucas Perri dari Olympique Lyon dengan harga sekitar 13,9 juta pound sterling (Rp333 miliar). Mereka pun memplot pria setinggi 1,97 meter yang lahir di Brasil pada 10 Desember 1997 tersebut sebagai penjaga gawang utama yang baru. Sayangnya, seiring musim berjalan, performa Perri gagal memenuhi ekspektasi.
Data dari Opta menunjukkan, catatan kebobolan Perri per 90 menit ada di angka 1,81. Ini merupakan tertinggi keempat di antara semua kiper EPL 2025/2026. Ironisnya, tiga pemain yang lebih buruk dari Perri untuk urusan tersebut adalah para penjaga gawang tim degradasi, yaitu Alphonse Areola (1,85), Sam Johnstone (2,0), dan Martin Dubravka (2,03). Sebaliknya, jumlah penyelamatan Perri per 90 menit berada di urutan terminim kelima (2,38). Empat orang di atasnya merupakan para personel klub papan atas yang notabene memang jarang terserang, yaitu David Raya (1,62), Alisson Becker (2,19), Aaron Ramsdale (2,24), dan Gianlugi Donnarumma (2,29).
3. Karl Darlow menolak perpanjangan kontrak
Statistik Lucas Perri di Premier League 2025/2026 makin mengenaskan mengingat ia hanya bermain dalam 16 pertandingan. Gawang Leeds United dalam 22 laga sisa lainnya lantas dijaga Karl Darlow. Penampilan kiper asli Inggris setinggi 1,9 meter ini jauh lebih baik. Darlow rata-rata hanya kebobolan 1,23 gol per laga. Itu merupakan angka terendah keenam. Persentase penyelamatannya juga berada di kisaran 70 persen yang merupakan terbaik keenam.
Sayangnya, pria yang lahir pada 8 Oktober 1990 tersebut memilih meninggalkan klub ketika kontraknya habis pada akhir musim. Leeds sebetulnya telah menyodorkan kesepakatan anyar pada pertengahan Juli 2026. Namun, Darlow menolaknya dan lebih memilih untuk menerima tawaran bergabung dengan Manchester United. Andai Darlow bertahan, Leeds mungkin tidak akan membeli James Trafford dengan biaya yang sampai memecahkan rekor klub.
4. Performa James Trafford tetap impresif meski hanya menjadi pelapis di Manchester City
Leeds United sendiri memilih James Trafford karena rekam jejak yang telah terbukti. Ia mencuri perhatian ketika hanya kebobolan 16 gol dari 45 penampilan di Championship Inggris 2024/2025 bersama Burnley. Trafford juga mampu mengakhiri 29 laga di antaranya dengan clean sheet. Performanya tersebut membuat Manchester City membelinya kembali pada 2025/2026.
Manchester City awalnya berencana menjadikan Trafford sebagai pengganti Ederson. Namun, ia akhirnya hanya menjadi pelapis usai kedatangan Gianluigi Donnarumma. Meski begitu, statistik Trafford tetap mengagumkan. Ia berhasil membuat 40 penyelamatan dan 8 clean sheet dari 17 kesempatan bermain di semua kompetisi. Trafford lantas hanya kebobolan 13 gol dari total 53 tembakan yang dihadapi.
Keputusan Leeds United memecahkan rekor transfernya untuk Trafford dilandasi situasi mendesak serta pertimbangan jangka panjang. Mereka tidak ingin kasus Lucas Perri terulang. Leeds juga berharap fondasi kuat di bawah gawang bakal membantu mereka untuk langgeng di Premier League. Lantas, mampukah Trafford menjawab tantangan itu?
Curated For You
- 3 Tim Promosi Premier League 2026/2027, Ada yang Dilatih Frank Lampard09 Agu 2026, 17:14 WIB
- 5 Kekalahan Bruno Guimaraes saat Bertanding Melawan Arsenal09 Agu 2026, 16:46 WIB
- 4 Kemenangan Bruno Guimaraes atas Arsenal, Sempat Cetak 1 Gol09 Agu 2026, 13:52 WIB