April yang Selalu Menjadi Bulan Kelam bagi Arsenal sejak 2022/2023

- Sejak musim 2022/2023, Arsenal selalu mengalami penurunan performa setiap bulan April, kehilangan peluang juara akibat hasil imbang dan kekalahan krusial di Premier League maupun kompetisi Eropa.
- Pada April 2024, meski tampil impresif di liga domestik, Arsenal gagal menjuarai EPL karena kalah dari Aston Villa dan tersingkir di perempat final Liga Champions oleh Bayern Munich.
- April 2026 kembali menjadi periode sulit bagi Arsenal setelah tersingkir dari Piala FA dan kalah dari Bournemouth, membuat peluang meraih treble winner terancam hilang.
Arsenal kalah 1-2 dari AFC Bournemouth pada pekan ke-32 English Premier League (EPL) 2025/2026, Sabtu (11/4/2026). Hasil tersebut merupakan kekalahan kedua Arsenal pada April 2026. Sebelumnya, mereka disingkirkan Southampton pada perempat final Piala FA.
Arsenal memang selalu kesulitan ketika memasuki bulan April sejak 2022/2023. The Gunners seakan kehabisan bensin ketika peluang juara begitu terbuka. Mari menilik hasil buruk Arsenal pada bulan April sejak 2022/2023 hingga 2025/2026.
1. Hasil imbang beruntun pada April 2023 membuat Arsenal dikudeta Manchester City
Musim 2022/2023 merupakan musim pertama Arsenal menjadi pesaing juara EPL di bawah arahan Mikel Arteta. Mereka tampil apik sepanjang musim dan konsisten berada di puncak klasemen. Namun, harapan akan gelar juara EPL yang telah lama dinanti hancur ketika memasuki April 2023.
Arsenal sempat menang 4-1 atas Leeds United pada pekan ke-29. Namun, mereka meraih tiga hasil imbang beruntun menghadapi Liverpool, West Ham United, dan Southampton. Puncaknya, Arsenal dicukur Manchester City 1-4. Rentetan hasil negatif tersebut membuat posisi mereka dikudeta Manchester City dan harus puas finis sebagai runner-up.
2. Arsenal meraih hasil positif di EPL tetapi disingkirkan Bayern Munich pada perempat final Liga Champions pada April 2024
Arsenal sejatinya tampil apik pada April 2024. Mereka meraih lima kemenangan di EPL masing-masing menghadapi Luton Town, Brighton & Hove Albion, Wolverhampton Wanderers, Chelsea, dan Tottenham Hotspur. The Gunners hanya sekali menelan kekalahan ketika bertemu Aston Villa pada pekan ke-32.
Namun, satu kekalahan tersebut cukup krusial pada akhir musim. Arsenal gagal menjadi juara karena berselisih dua poin dari Manchester City. Mereka bisa saja menjadi juara jika meraih tiga poin atas Aston Villa.
Pada bulan yang sama, Arsenal dipastikan gagal mencapai puncak Liga Champions Eropa. Mereka terhenti pada perempat final di tangan Bayern Munich. Arsenal bermain imbang 2-2 pada leg pertama dan kalah 0-1 pada leg kedua.
3. Arsenal tak bisa mengejar Liverpool setelah hasil kurang maksimal pada April 2025
Musim 2024/2025 cukup berbeda dari dua musim sebelumnya. Kali itu, start yang tak terlalu bagus membuat Arsenal dalam keadaan mengejar Liverpool di puncak klasemen EPL. Harapan untuk meraih gelar juara EPL benar-benar sirna setelah memasuki April 2025.
Arsenal meraih kemenangan atas Fulham dan Ipswich Town. Namun, mereka juga ditahan imbang Everton, Brentford, dan Crystal Palace. Hasil tersebut tak cukup untuk menjegal Liverpool menjadi juara.
Di ajang Liga Champions, Arsenal berhasil mengalahkan Real Madrid pada perempat final. Namun, mereka takluk 0-1 dari Paris Saint-Germain pada leg pertama semifinal. Arsenal tersingkir setelah kembali takluk 1-2 pada leg kedua yang dimainkan pada awal Mei.
4. Arsenal berpotensi tanpa trofi jika hasil buruk pada April 2026 terus berlanjut
April 2026 berpotensi menjadi bulan yang paling kelam bagi Arsenal pada era Mikel Arteta. Bagaimana tidak, harapan Arsenal untuk meraih treble winner bisa pupus hanya dalam satu bulan. Piala FA menjadi trofi pertama yang hilang setelah disingkirkan Southampton pada perempat final.
The Gunners berpotensi dijegal Manchester City di EPL usai kalah dari Bournemouth pada pekan ke-32. Sementara, Manchester City menang 3-0 atas Chelsea. Arsenal memang masih unggul enam poin dari Manchester City. Namun, Manchester City masih menyimpan satu pertandingan dan kedua tim akan bertemu pada pekan ke-33.
Selain Manchester City, Arsenal juga masih bertemu Newcastle United pada April. The Gunners harus bisa memenangi dua pertandingan tersebut jika ingin menjaga asa juara. Setelah itu, Arsenal akan menghadapi Fulham, West Ham United, Burnley, dan Crystal Palace pada Mei.
Liga Champions menjadi harapan lain bagi Arsenal untuk meraih trofi musim ini. Mereka berhasil mengalahkan Sporting CP 1-0 pada leg pertama Perempat final. Namun, Arsenal harus berhati-hati karena Sporting pernah menyingkirkan Arsenal di Emirates Stadium pada 16 besar Liga Europa 2022/2023.
April selalu menjadi bulan yang kelam bagi Arsenal sejak 2022/2023. Harapan untuk meraih trofi sirna seketika karena rentetan hasil negatif sepanjang April. Lantas, apakah cerita yang sama akan kembali terulang pada 2025/2026 ini?


















