Arsenal Terpeleset, Waktunya Manchester City Tancap Gas

- Pep Guardiola meminta Manchester City memanfaatkan terpelesetnya Arsenal dengan fokus penuh menghadapi Chelsea di Stamford Bridge untuk memangkas jarak poin di klasemen.
- Guardiola menegaskan sembilan laga tersisa musim 2025/26 harus disapu bersih tanpa hasil imbang agar peluang juara tetap terbuka lebar bagi Manchester City.
- Ia mengakui performa tim belum konsisten akibat cedera pemain, namun menekankan pentingnya fokus satu per satu laga, dimulai dari duel sulit melawan Chelsea.
Jakarta, IDN Times - Terpelesetnya Arsenal wajib dimanfaatkan oleh Manchester City. Manajer ManCity, Pep Guardiola, meminta anak-anak asuhnya agar fokus dan memanfaatkan peluang ketika bertemu dengan Chelsea di Stamford Bridge, Minggu (12/4/2026).
Dengan kemenangan atas Chelsea, maka ManCity bisa memangkas jarak poin menjadi enam. Mereka juga masih diuntungkan dengan satu laga tabungan yang dimiliki, terlebih ManCity juga masih jumpa Arsenal, yang membuat segala kemungkinan dalam permutasi papan atas Premier League menjadi terbuka.
1. Guardiola tuntut mengakhiri musim dengan sempurna
Guardiola menegaskan, ManCity harus sempurna di sisa musim 2025/26. Sebanyak sembilan laga yang tersisa, diharapkan Guardiola, bisa disapu bersih oleh ManCity dengan kemenangan. Menurutnya, seluruh pertandingan di Premier League sekarang bak final.
"Seluruh sisa pertandingan musim ini harus kami menangkan. Saya tidak ingin ada hasil imbang sekalipun," ujar Guardiola, dilansir Independent UK.
2. Akui inkonsisten sepanjang musim
Guardiola juga secara terbuka mengakui, performa ManCity belum cukup stabil sepanjang musim ini. Mereka sering terpeleset dan tampil di bawah performa terbaik. Terlebih, banyak pemain yang tumbang dan tak bisa diturunkan dalam beberapa kesempatan.
"Kami kurang konsisten sepanjang musim ini. Kami kehilangan banyak poin yang seharusnya bisa diraih," kata Guardiola.
3. Fokus hadapi Chelsea
Kini, Chelsea jadi tantangan buat ManCity. Dengan kondisi Chelsea yang compang-camping, ditambah ada konflik internal melibatkan Enzo Fernandez dengan manajer Liam Rosenior, ManCity dijagokan buat menang dan menekan Arsenal di puncak klasemen. Meski begitu, Guardiola tak mau anak-anak asuhnya terfokus pada perburuan gelar, melainkan menang dari satu laga ke lainnya.
"Selanjutnya kami akan bermain melawan Chelsea di Stamford Bridge. Pertandingan ini tidaklah mudah. Kami harus fokus sebelum berpikir lebih jauh ke depan," ujar Guardiola.


















