Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Bek Spanyol yang Cetak Gol di Premier League dalam 4 Musim
English Premier League (pixabay.com/KelvinStuttard)
  • Lima bek asal Spanyol sukses mencetak gol di Premier League dalam empat musim terakhir, menunjukkan kontribusi ofensif pemain bertahan dari Negeri Matador.
  • Marcos Alonso dan Cesar Azpilicueta menjadi dua bek tersubur dengan catatan gol di tujuh musim berbeda serta peran penting dalam kesuksesan Chelsea.
  • Pedro Porro melanjutkan tradisi tersebut bersama Tottenham Hotspur sejak debut 2022/2023, meski kini timnya tengah berjuang keluar dari zona degradasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Klub-klub English Premier League begitu sering memakai jasa pemain bertahan asal Spanyol. Bek asal Negeri Matador dinilai memiliki kemampuan untuk bersaing dengan pemain-pemain top lainnya. Hingga 19 April 2026, lima bek Spanyol bahkan pernah mencetak gol di ajang ini dalam 4 musim berbeda.

Pedro Porro menjadi nama terbaru dalam tersebut. Itu terjadi usai ia mencetak gol pertama di Premier League 2025/2026 pada pekan 33. Dengan demikian, ia telah mencetak gol di ajang ini sejak musim pertama pada 2022/2023.

1. Marcos Alonso mencetak gol dalam 7 musim

Marcos Alonso masih memegang status sebagai bek Spanyol dengan koleksi gol terbanyak di Premier League. Dari total 179 kali kesempatan bermain, ia mencetak 26 gol dan 18 assist. Gol-gol itu diciptakan untuk 2 klub dalam 7 musim berbeda.

Sebagai seorang bek tengah, Alonso mencatatkan musim tersubur pada 2017/2018. Ia mencetak 7 gol dan 2 assist untuk Chelsea. Sayangnya, kontribusi itu hanya membawa The Blues finis di peringkat 5 sebagai juara bertahan.

2. Cesar Azpilicueta mencetak gol dalam 7 musim dan mempersembahkan 2 gelar juara untuk Chelsea

Cesar Azpilicueta tampil konsisten hingga dipercaya sebagai bek utama Chelsea 11 musim pada 2012–2013. Dalam kurun waktu tersebut, ia mampu menyumbang gol dalam 7 musim berbeda di Premier League sejak 2015/2016 hingga 2021/2022. Pemilik 44 caps untuk Timnas Spanyol itu mampu mempersembahkan 9 trofi di berbagai ajang, termasuk 2 di Premier League.

Azpilicueta berperan penting dalam keberhasilan Chelsea mengangkat trofi Premier League 2016/2017. Ia tak tergantikan hingga selalu bermain selama 90 menit dalam 38 laga. Azpilicueta juga menyumbang 1 gol yang bersarang di gawang Watford pada pekan 37.

3. Delapan gol Hector Bellerin tercipta dalam 6 musim

Hector Bellerin menjadi bek sayap andalan Arsenal selama 7 musim pada 2014–2021. Dalam kurun waktu tersebut, ia mencetak 8 gol yang tercipta dalam 6 musim berbeda. Meski gagal mempersembahkan gelar juara di ajang ini, ia berkontribusi dalam keberhasilan The Gunners merengkuh gelar juara di dua ajang lainnya.

Salah satu gol Bellerin untuk Arsenal di Premier League tercipta pada pekan 31 musim 2014/2015. Ia menciptakan sebuah gol dalam duel kontra Liverpool. The Gunners yang kala itu ditangani Arsene Wenger lantas menutup laga dengan kemenangan telak 4-1.

4. Jonny Otto mencetak gol untuk Wolves selama 4 musim

Jonny Otto menunjukkan performa yang cenderung inkonsisten saat membela Wolverhampton Wanderers di Premier League 2018–2024. Meski demikian, ia masuk daftar ini dengan mencetak gol dalam 4 musim berbeda. Secara total, ia mampu mengemas 6 gol dan 3 assist dalam 107 laga berbeda.

Gol pertama Otto di Premier League tercipta pada pekan 7 musim 2018/2019. Ia membobol gawang Southampton dan membawa Wolves menang 2-0. Selain itu, pemain yang biasa beroperasi sebagai bek kanan itu juga mencetak gol penting yang berbuah kemenangan tipis atas Aston Villa pada pekan 31 musim 2021/2022.

5. Pedro Porro selalu mencetak gol sejak debut pada 2022/2023

Pedro Porro melewati musim debut di Premier League dengan mencetak tiga gol untuk Tottenham Hotspur pada 2022/2023. Kontribusinya membawa Spurs finis di peringkat 8. Lalu pada musim berikutnya, ia kembali mencetak tiga gol yang mewarnai timnya finis lebih baik di peringkat 5.

Pada 2024/2025, Porro mendapat kesempatan bermain dalam 33 laga dengan kontribusi 2 gol dalam perjuangan berat Spurs di papan bawah. Situasi menjadi sulit pada 2025/2026. Dengan gol pertama Porro pada pekan 33, Spurs terjebak di zona degradasi.

Kehadiran para bek asal Spanyol ini membuktikan bahwa peran pemain bertahan di Premier League tak lagi sekadar fokus pada aspek defensif. Mereka mampu memberikan kontribusi nyata dalam urusan mencetak gol, bahkan secara konsisten dalam beberapa musim berbeda. Namun, Porro masuk daftar ini dengan situasi yang tak mudah di timnya. Tottenham Hotspur terancam degradasi meski telah berganti pelatih.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team