Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Benjamin Mendy Dapat Dakwaan Baru Kasus Pemerkosaan, Total 9 Kasus

Benjamin Mendy Dapat Dakwaan Baru Kasus Pemerkosaan, Total 9 Kasus
Benjamin Mendy (marca.com)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Bek Manchester City, Benjamin Mendy mendapat dakwaan baru terkait kasus pemerkosaan yang menyeret namanya. Dengan demikian, ada sembilan kasus yang dihadapinya. 

Kesembilan dakwaan tersebut termasuk tujuh dakwaan pemerkosaan yang melibatkan anak korban. Mendy dilaporkan akan menjalani persidangan pada 25 25 Juli 2022 di Chester Crown Court.

  1. 1. Mendy hadiri sidang praperadilan yang dihadapinya

    skysports.com
    skysports.com

    Menurut laporan Sky Sports, Mendy telah muncul di pengadilan untuk menghadapi tuduhan baru percobaan pemerkosaan. Seorang hakim dikabarkan bahwa tuduhan baru yang dihadapi pemain internasional Prancis itu bisa dilaporkan.

    Pesepakbola berusia 27 tahun itu kini menghadapi sembilan dakwaan. Mendy disebut hadir dalam sidang pra-peradilan dengan mengenakan setelan abu-abu tua, kemeja putih, dan dasi hitam.

  2. 2. Sidang akan digelar pada 25 Juli 2022

    goal.com/Getty Images
    goal.com/Getty Images

    Hakim Patrick Thompson dalam pra-peradilan menetapkan kasus Mendy akan mulai disidangkan pada 25 Juli 2022 mendatang. Persidangan diperkirakan akan berlangsung selama nema minggu sebelum vonis dijatuhkan.

    Mendy akan kembali jalani praperadilan selanjutnya pada 11 Maret 2022. Akibat ulahnya, Mendy sempat mendekam dipenjara tingkat tinggi Manchester.

    Namun Mendy kini sudah keluar dari bui dengan jaminan dan menjadi tahanan rumahan.

  3. 3. Mendy ditahan kepolisian setempat pada Agustus 2021 lalu

    Benjamin Mendy (goal.com)
    Benjamin Mendy (goal.com)

    Benjamin Mendy ditahan kepolisian Inggris pada Agustus 2021 lalu. Kala itu, Mendy didakwa tuduhan kekerasan seksual yang diduga terjadi antara Oktober 2020 hingga Agustus 2021.

    Mendy yang selama ini dikenal sebagai pemain kalem, nyatanya terlibat dalam kasus pelecehan dan kekerasan seksual.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More