5 Penjualan Termahal LOSC Lille per 27 Agustus 2026, Terbaru Bouaddi!

- Ayyoub Bouaddi menjadi penjualan termahal LOSC Lille setelah Manchester City membayar 95 juta euro pada Agustus 2026, melampaui rekor Nicolas Pepe.
- Lima penjualan terbesar Lille diisi Bouaddi, Pepe, Victor Osimhen, Leny Yoro, dan Rafael Leao, dengan nilai transfer berkisar 49,5 hingga 95 juta euro.
- Deretan transfer besar ini menyoroti kemampuan Lille memoles talenta, meraih pemasukan besar, dan tetap menemukan pengganti untuk menjaga daya saing tim.
Pergerakan LOSC Lille di bursa transfer musim panas 2026 kembali mencuri perhatian usai kepindahan Ayyoub Bouaddi ke klub English Premier League (EPL), Manchester City, yang berhasil memecahkan rekor transfer klub. Langkah berani ini semakin mengukuhkan reputasi Les Dogues sebagai pencetak talenta berbakat yang sukses menghasilkan keuntungan finansial bagi klub.
Terjualnya sang gelandang muda ke Etihad Stadium secara otomatis merombak daftar penjualan termahal Lille sepanjang sejarah. Berikut adalah lima penjualan termahal LOSC Lille per 27 Agustus 2026.
1. Ayyoub Bouaddi (95 juta euro) menjadi rekor penjualan termahal klub setelah dibeli oleh Manchester City
Ayyoub Bouaddi menduduki posisi puncak sebagai penjualan termahal LOSC Lille sepanjang sejarah usai diresmikan oleh Manchester City pada Agustus 2026. Gelandang bertalenta asal Maroko ini dilepas dengan nilai transfer fantastis mencapai 95 juta euro (sekitar Rp1,65 triliun) dan diikat kontrak berdurasi lima musim di Etihad Stadium. Penampilan spektakuler Bouaddi yang tampil konsisten di level klub maupun internasional saat membela Timnas Maroko di Piala Dunia 2026 membuat Manchester City tidak ragu untuk mendaratkannya ke Etihad Stadium dengan harga fantastis.
Selama membela skuad utama LOSC Lille, Bouaddi berhasil mengemas total 96 penampilan resmi serta menyumbangkan 4 assist di semua kompetisi. Ia dipuji berkat visi bermainnya yang luar biasa, akurasi umpan yang baik, serta kedewasaan bertanding meskipun baru menginjak usia 18 tahun. Meskipun kepindahannya membuat LOSC Lille kehilangan sosok jenderal lapangan tengah utama, hasil penjualan Bouaddi memberikan pemasukan masif bagi klub. Kepindahan ini menandai babak baru bagi kariernya untuk membuktikan kualitasnya di kasta tertinggi liga Inggris bersama The Citizens.
2. Nicolas Pepe (80 juta euro) penyerang sayap fantastis yang meredup di Inggris
Peringkat kedua diisi oleh Nicolas Pepe yang dilepas ke klub raksasa Premier League, Arsenal, pada Agustus 2019. Penyerang sayap berkebangsaan Pantai Gading tersebut dibeli dengan nilai transfer mencapai 80 juta euro (sekitar Rp1,39 triliun). Selama dua musim membela LOSC Lille, ia berhasil tampil luar biasa dengan mencetak 37 gol dan 19 assist dari 79 penampilan di semua kompetisi.
Sayangnya, kepindahan berharga mahal tersebut diwarnai kegagalan, karena Pepe tidak mampu menaklukkan ketatnya persaingan kompetisi Premier League. Selama membela Arsenal, ia dinilai sering tampil inkonsisten dan kesulitan beradaptasi dengan intensitas fisik Premier League walau berhasil mengemas 27 gol dan 21 assist dari 112 laga. Penampilan yang inkonsisten membuatnya sering mendapati kritik tajam hingga akhirnya dipinjamkan ke OGC Nice pada Agustus 2022 dan setelah masa pinjamannya berakhir, ia dilepas secara gratis ke klub Super Lig, Trabzonspor, pada September 2023.
3. Victor Osimhen (78,9 juta euro) penyerang tajam yang berhasil tampil luar biasa di Serie A
Napoli berhasil mendapatkan penyerang haus gol asal Nigeria, Victor Osimhen, pada Juli 2020. Penyerang tajam ini mendarat di Naples dengan nilai transfer sebesar 78,9 juta euro (sekitar Rp1,37 triliun). Sebelum dilego ke Italia, Osimhen berhasil menjadi idola baru bagi publik Stade Pierre-Mauroy berkat insting golnya yang sangat mematikan. Dalam kurun waktu satu musim berseragam LOSC Lille, ia sukses menorehkan statistik impresif berupa 18 gol dan 6 assist dari 38 pertandingan di seluruh kompetisi.
Kepindahannya ke Italia terbukti menjadi keputusan tepat yang mengantarkan Osimhen menuju puncak karier sepak bola profesionalnya. Ia sukses membawa Napoli meraih gelar juara Serie A 2022/2023 sekaligus menyabet predikat Capocannoniere setelah mencetak 26 gol. Meski meraih kejayaan di Serie A, hubungan Osimhen dengan manajemen Napoli perlahan retak hingga berujung pada keputusan hengkang ke klub Super Lig, Galatasaray, pada September 2024.
4. Leny Yoro (62 juta euro) bek muda dari akademi yang berhasil masuk skuad utama LOSC Lille
Berikutnya ada Leny Yoro yang dilepas ke klub raksasa Premier League, Manchester United, pada bursa transfer musim panas 2024/2025. Bek tengah berbakat asal Prancis ini ditebus dengan biaya transfer mencapai 62 juta euro (sekitar Rp1,07 triliun) saat baru berusia 18 tahun. Yoro sendiri merupakan produk asli akademi LOSC Lille yang berhasil menembus skuad utama di usia belia dan membuktikan kualitasnya sebagai benteng pertahanan yang sangat tangguh.
Sayangnya, ia langsung mengalami cedera kaki pada laga pramusim bersama Manchester United yang membuatnya harus absen cukup lama di awal kedatangannya. Setelah pulih, Yoro perlahan berhasil membuktikan kualitasnya sebagai salah satu bek muda potensial di Premier League berkat ketenangan serta kedewasaan bermainnya. Hingga saat ini, Yoro berhasil membukukan total 66 penampilan di semua kompetisi dengan catatan 1 gol dan 1 assist bagi skuad Setan Merah.
5. Rafael Leao (49,5 juta euro) winger Portugal yang menjadi bintang AC Milan di Serie A
Daftar lima besar ini ditutup oleh Rafael Leao yang dibeli oleh AC Milan pada bursa transfer musim panas 2019/2020. Penyerang serbabisa asal Portugal tersebut dilepas dengan nilai transfer senilai 49,5 juta euro (sekitar Rp860 miliar). Leao didatangkan oleh LOSC Lille dari Sporting CP dengan biaya 20 juta euro (sekitar Rp351 miliar) pada Agustus 2018 dan hanya membutuhkan satu musim untuk menarik minat klub-klub raksasa Eropa. Selama satu musim membela LOSC Lille, ia berhasil mencetak 8 gol dan 2 assist dari 26 penampilan di semua kompetisi.
Kepindahannya ke San Siro menjadi batu loncatan berharga bagi Leao untuk berkembang menjadi salah satu winger paling menakutkan di Eropa. Pencapaian utamanya di AC Milan terukir saat ia berhasil membawa I Rossoneri menjuarai Serie A 2021/2022 sekaligus menyabet gelar Pemain Terbaik (MVP) Serie A di musim yang sama. Kombinasi dari kelincahan dribbling, akselerasi eksplosif dari sisi kiri, serta kemampuan menciptakan peluang membuat Leao menjadi motor utama serangan Milan dalam beberapa musim terakhir.
Meskipun rutin kehilangan bintang-bintang utamanya di setiap jendela transfer, Lille selalu mampu menemukan pengganti sepadan di skuad utama. Kepindahan Ayyoub Bouaddi hingga deretan nama-nama besar di atas menjadi bukti dari kehebatan strategi bisnis LOSC Lille di setiap bursa transfer. Meski rutin melepas pilar utamanya demi mengantongi dana berlimpah, kejelian manajemen dalam memoles talenta baru membuat Les Dogues selalu mampu menjaga keseimbangan finansial sekaligus daya saing mereka, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.



















