Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Brentford Imbang 5 Pertandingan Beruntun di EPL, Positif atau Negatif?
ilustrasi pendukung (unsplash.com/Ahmet Kurt)
  • Brentford mencatat lima hasil imbang beruntun di Premier League 2025/2026, meski tampil dominan dalam beberapa laga dan sering menciptakan banyak peluang tanpa mampu mengonversinya menjadi kemenangan.
  • Masalah utama Brentford terletak pada pertahanan yang kerap kehilangan keunggulan, termasuk dua kali kebobolan di menit akhir saat melawan Wolverhampton dan Everton setelah sempat memimpin.
  • Dengan 48 poin dan posisi ketujuh klasemen, peluang Brentford lolos ke kompetisi Eropa masih terbuka, namun jadwal sisa menghadapi tim besar membuat perjuangan mereka semakin berat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Brentford hanya imbang tanpa gol saat berjumpa Fulham di Gtech Community Stadium pada pekan ke-33 English Premier League (EPL) 2025/2026, Sabtu (18/4/2026). Dampaknya, The Bees mengantongi seri beruntun kelimanya di liga domestik. Sebelumnya, tim asuhan Keith Andrews bermain 2-2 dengan Everton, 0-0 kontra Leeds United, 2-2 melawan Wolverhampton Wanderers, dan 0-0 versus AFC Bournemouth. Lantas, mengapa tren remis ini terjadi dan hal yang positif atau negatif?

1. Brentford tidak kesulitan dalam menciptakan peluang

Lima seri beruntun yang dialami Brentford pada pekan 29—33 Premier League 2025/2026 merupakan sebuah hasil yang negatif karena mereka setidaknya layak menang dalam tiga di antaranya. Sebab, pada kesempatan-kesempatan tersebut, Brentford memang lebih mengancam. Saat imbang 0-0 dengan Fulham pada Sabtu (18/4/2026), Brentford tercatat melepaskan 13 tembakan dengan 4 di antaranya tepat sasaran. Sontekan Dango Ouattara pada menit 90 gagal berbuah gol akibat penyelamatan impresif Bernd Leno.

Tujuh hari sebelumnya, Brentford seri 2-2 dengan Everton di Gtech Community Stadium meski bisa membuat 4 tendangan terarah dari 17 percobaan. Pada 17 Maret 2026, mereka juga mengakhiri laga kandang dengan skor yang sama melawan Wolverhampton Wanderers. Brentofrd melepaskan sepuluh tendangan dengan separuhnya menemui sasaran. Hanya ketika imbang 0-0 dengan AFC Bournemouth (3/3/2026) dan Leeds United (21/3/2026) Brentford kalah secara jumlah peluang. Namun, ini dapat dimaklumi karena mereka bermain tandang.

2. Brentford selalu terkena comeback

Penyerangan bukan penyebab lima seri beruntun yang didapat Brentford pada pekan 29—33 Premier League 2025/2026. Mereka harus mengevaluasi pertahanannya. Empat gol yang masuk ke gawang ketika imbang 2-2 dengan Wolverhampton Wanderers (17/3/2026) dan Everton (11/4/2026) terjadi setelah unggul lebih dahulu.

Saat berbagi poin dengan Wolves, Brentford sempat memimpin 2-0. Sementara, kala bertarung dengan Everton, Brentford bahkan kehilangan tiga angka dengan lebih mengenaskan. Mereka unggul 2-1 berkat brace Igor Thiago pada menit 76, tetapi gawang Caoimhin Kelleher kebobolan gol Kiernan Dewsbury-Hall pada menit 90+1.

3. Peluang Brentford untuk lolos ke kompetisi Eropa masih terbuka, tapi jadwal sisa berat

Lima seri beruntun yang terjadi kepada Brentford pada pekan 29—33 Premier League 2025/2026 tentu saja memberikan dampak untuk posisi di klasemen. Per Sabtu (18/4/2026), klub asal London ini memang masih memiliki peluang untuk lolos ke kompetisi Eropa. Brentford mengoleksi 48 poin dan duduk di peringkat ketujuh yang bakal membuat mereka bermain di Liga Konferensi Eropa (UECL) 2026/2027. Namun, Brentford cuma unggul selisih gol dari AFC Bournemouth, 1 poin dari Brighton & Hove Albion serta Everton, 2 poin dari Sunderland, 3 poin dari Fulham, dan 6 poin dari Crystal Palace yang baru bermain 31 kali.

Nahasnya, Brentford akan menjalani jadwal yang cukup berat dalam lima laga terakhirnya. Mereka harus bermain tandang melawan Manchester United di Old Trafford pada 27 April 2026, Manchester City di Etihad Stadium pada 9 Mei 2026, dan Liverpool di Anfield pada 24 Mei 2026. Sisanya, mereka akan melakoni dua laga kandang di Gtech Community Stadium kontra West Ham United pada 2 Mei 2026 dan Palace pada 17 Mei 2026. Namun, ini juga bukan pertandingan yang mudah. Sebab, di antara lima seri beruntun, West Ham menyingkirkan mereka lewat adu penalti dari 16 besar Piala FA 2025/2026. Sementara, seperti disebutkan di atas, Palace memiliki laga tunda.

Sebelum pekan 29—33 Premier League 2025/2026, Brentford terakhir kali imbang di liga domestik hingga lima laga beruntun pada 1957. Ini menggambarkan bahwa tren yang tengah mereka alami merupakan hal buruk.

Brentford juga harus segera mengakhirinya agar tidak kehilangan kesempatan lolos ke kompetisi Eropa. Sayangnya, mereka akan menjalani 3 dari 5 laga terakhir dengan bermain tandang melawan tim papan atas. Bakal seperti apa nasib Brentford pada akhir EPL 2025/2026?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team