Jakarta, IDN Times - Michael Carrick dipastikan tetap menangani Manchester United. Carrick diberikan satu kesempatan lagi untuk memimpin skuad Setan Merah saat berduel melawan Chelsea di Stamford Bridge pada Sabtu (31/10/2026) mendatang.
Melansir BBC Sport, sejumlah sumber menyebut Carrick masih memimpin MU di laga tersebut karena berbagai pertimbangan. Para petinggi MU ingin memberikan kesempatan kepada Carrick untuk memperbaiki keadaan sekaligus membuktikan kapasitasnya di laga melawan Chelsea.
Pada Selasa pagi waktu setempat (27/10/2026), Carrick pun dijadwalkan untuk memimpin latihan MU dan menyiapkan tim demi menghadapi partai penentuan nasibnya itu.
Masa depan Carrick memang sempat di ujung tanduk usai MU kalah telak dari AFC Bournemouth di Old Trafford, Minggu (25/10/2026) lalu. Rapat darurat pun dihelat kemarin di Carrington, memunculkan spekulasi adanya pergantian di kursi manajer.
Eks manajer Newcastle United, Eddie Howe, hingga eks pelatih Timnas Jerman, Julian Nagelsmann, sempat muncul dalam bursa pengganti Carrick. Bahkan, sudah ada kontak antara Direktur Sepak bola MU, jason Wilcox, dengan Howe, terkait potensi menggantikan Carrick. Tapi, pada akhirnya manajemen klub memutuskan untuk mempertahankan pria 43 tahun itu sambil memantau situasi yang berkembang.
