Christopher Nkunku, Algojo Penalti Utama AC Milan yang Baru

- Christopher Nkunku menjadi algojo penalti utama AC Milan setelah kegagalan Christian Pulisic
- Rafael Leao sempat mengambil peran algojo, tetapi Nkunku akhirnya menggesernya
- Massimiliano Allegri memilih Nkunku sebagai algojo untuk memberikan suntikan kepercayaan diri
Christopher Nkunku bergabung dengan AC Milan dari Chelsea pada musim panas 2025 dengan mahar sekitar 42 juta euro (Rp834 miliar). Namun, harga yang cukup mahal tersebut terhitung tidak sepadan dengan kontribusinya sejauh ini. Per 9 Februari 2026, menit bermain striker asal Prancis itu bahkan hanya berada di urutan ke-15 dari 27 penggawa yang sudah mendapat kesempatan tampil.
Menariknya, terlepas dari penampilan yang minim tersebut, penggawa setinggi 1,77 meter yang kini berusia 28 tahun itu menjalankan sebuah peran yang cukup istimewa. Nkunku mendapat kepercayaan dari sang pelatih, Massimiliano Allegri, untuk menjadi eksekutor penalti utama mereka. Ia mengambil alih tugas ini dari Christian Pulisic dan Rafael Leao.
1. Christian Pulisic gagal mencetak gol saat AC Milan mendapat hadiah penalti pertama pada era Massimiliano Allegri
Status Christopher Nkunku sebagai algojo penalti utama AC Milan yang baru tidak terlepas karena kehadiran Massimiliano Allegri sebagai pelatih anyar. Pria asli Italia itu ditunjuk untuk menukangi tim pada awal 2025/2026 setelah semusim sebelumnya mereka babak gelur hingga gagal lolos ke Liga Champions Eropa (UCL). Allegri pun tidak segan untuk melakukan sejumlah perubahan. Salah satunya terkait eksekutor tendangan 12 pas.
Awalnya, Christian Pulisic mengemban tanggung jawab tersebut. Winger asal Amerika Serikat itu sudah menjalankannya sejak Olivier Giroud meninggalkan AC Milan pada awal 2024/2025. Namun, Pulisic kehilangan jabatannya setelah gagal menunaikan tugasnya pada 5 Oktober 2025. Eksekusinya melambung begitu jauh dari gawang. AC Milan pun hanya imbang tanpa gol melawan Juventus. Ini merupakan hadiah penalti pertama yang AC Milan dapat sejak Allegri datang.
2. Rafael Leao mengeksekusi penalti meski Christopher Nkunku ada di lapangan saat AC Milan melawan Parma pada 8 November 2025
Setelah kegagalan Christian Pulisic pada 5 Oktober 2025, AC Milan kembali mendapat hadiah penalti ketika berhadapan dengan Fiorentina 14 hari berselang. Pulisic maupun Christopher Nkuku tidak bermain pada laga ini. Rafael Leao lantas maju sebagai algojo dan menjalankan tugasnya dengan sempurna. Winger asal Portugal itu bahkan menambah satu gol melalui skema permainan terbuka yang membuat AC Milan menang comeback dengan skor 2-1.
AC Milan kembali mendapat hadiah penalti pada 8 November 2025 saat berhadapan dengan Parma. Leao lagi-lagi mencetak gol meski hasil akhir hanya imbang 2-2. Menariknya, saat Leao melakukan eksekusi, Nkunku sebetulnya ada di lapangan. Ini mengindikasikan Leao berada di atas Nkunku dalam hierarki algojo penalti. Kondisi tersebut wajar mengingat Leao sudah membela AC Milan jauh lebih lama dan merupakan salah satu bintang utama.
3. Massimiliano Allegri lebih memilih Christopher Nkunku dibanding Christian Pulisic untuk mengambil penalti
AC Milan mendapat hadiah penalti keempatnya pada 2025/2026 ketika berhadapan dengan Hellas Verona pada 28 Desember 2025. Pada pertandingan inilah Christoper Nkunku mulai menjadi eksekutor. Nkunku membantu Rossoneri menang dengan skor 3-0. Selain lewat penalti, ia juga mencetak satu gol melalui open play. Menariknya, Christian Pulisic sebetulnya ada di lapangan saat Nkunku melakukan eksekusi. Ia bahkan mencetak gol pembuka.
Namun, Massimiliano Allegri menginstruksikan Nkunku untuk menjadi algojo. Selain karena kegagalan Pulisic dalam laga melawan Juventus pada 5 Oktober 2025, Allegri mengambil keputusannya itu demi memberikan suntikan kepercayaan diri kepada Nkunku yang sebelumnya tidak pernah mencetak gol di Serie A Italia. Di sisi lain, Nkunku juga merupakan orang yang membuat AC Milan menerima hadiah tersebut. Oleh karenanya, menurut Allegri, Nkunku berhak atas momen ini.
4. Christopher Nkunku juga menggeser Rafael Leao sebagai algojo penalti AC Milan
Pelantikan Christopher Nkunku sebagai algojo penalti AC Milan yang baru terjadi pada 15 Januari 2026. Saat itu, mereka berhadapan dengan Como dan mendapat hadiah penalti pada menit 45+1. Rafael Leao bersiap melakukan eksekusi. Namun, ia mendapat informasi dari rekan-rekan setimnya bahwa Massimiliano Allegri menyuruhnya untuk memberikan tugas tersebut kepada Nkunku. Leao sempat kebingungan dan menghadap ke bangku cadangan sebelum akhirnya mengikuti perintah. Nkunku mencetak gol dan memulai kemenangan comeback AC Milan dengan skor 3-1.
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Allegri menjelaskan bahwa ia memang memberikan instruksi tersebut. Alasannya, ia merasa Nkunku tengah berada dalam kondisi yang jauh lebih baik untuk menjalankan tugas itu. Ini pun menjadi semacam konfirmasi soal Nkunku sebagai algojo penalti mereka yang baru. Pada 3 Februari 2026, Nkunku kembali mencetak gol melalui tendangan penalti untuk AC Milan. Ia membantu mengalahkan Bologna dengan skor 3-0. Christian Pulisic tidak hadir karena cedera dan Leao hanya duduk di bangku cadangan.
Separuh dari enam gol pertama Nkunku untuk AC Milan tercipta lewat tendangan penalti. Ia menerima mendat tersebut setelah menggeser dua bintang senior, Christian Pulisic dan Rafael Leao. Sebagai pemain baru, kepercayaan ini jelas menjadi modal yang positif bagi Nkunku demi memiliki karier yang langgeng di San Siro.
















