Jakarta, IDN Times - Sebuah perdebatan terjadi antara warganet Indonesia dan Malaysia usai Timnas Indonesia dipastikan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Perdebatan ini memanas di berbagai lini media sosial, karena Timnas dianggap mendapat keuntungan karena masa injury time berjalan hingga tujuh menit, bukan dua menit seperti yang diumumkan ofisial keempat.
Dengan injury time hingga tujuh menit, Timnas akhirnya bisa lolos ke final karena mampu mencetak dua gol tambahan via Kevin Diks dan Mitchell Baker. Lewat dua gol itu, Timnas menang 9-2 dan lolos karena keunggulan produktivitas gol atas Malaysia.
Banyak warganet yang menilai jika penambahan masa injury time tersebut aneh. Tapi, sebenarnya andai mau dilihat lebih jauh lewat Law of the Game dari International Football Association Board (IFAB), memang diatur terkait penambahan masa injury time. Seperti apa aturannya?
