Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dewa United Masih Mencoba Stabil di Sisa Super League

Dewa United Masih Mencoba Stabil di Sisa Super League
Dewa United lawan PSIM di Super League. (Dok. Dewa United)
Intinya Sih
  • Dewa United menang tipis 1-0 atas PSIM Yogyakarta lewat penalti Alex Martins di pekan ke-26 Super League 2025/26.
  • Pelatih Jan Olde Riekerink menilai kemenangan ini penting untuk memulihkan konsistensi tim setelah periode hasil yang naik turun.
  • Dengan delapan laga tersisa, Dewa United bertekad menjaga fokus dan finis setinggi mungkin di klasemen Super League musim ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Dewa United meraih kemenangan dalam laga pekan 26 Super League 2025/26. Bersua PSIM Yogyakarta di Banten International Stadium, Jumat (3/4/2026) malam WIB, mereka menang 1-0.

Gol tunggal kemenangan Dewa United di laga ini dicetak Alex Martins lewat titik putih. Kemenangan ini membawa Dewa United kembali pada jalur kemenangan.

1. Dewa United inkonsisten

Dewa United lawan Manila Digger di AFC Challenge League
Dewa United lawan Manila Digger di AFC Challenge League. (Dok. Dewa United)

Meski menang atas PSIM, sejatinya Dewa United sempat berada dalam fase inkonsisten dalam beberapa laga terakhir. Sebelum jumpa PSIM, mereka menang dua kali, imbang sekali, dan kalah sekali dalam empat laga terakhir di liga.

Alhasil, hantu inkonsistensi sempat mengancam Dewa United di laga lawan PSIM nanti. Ternyata, mereka mampu melalui fase sulit itu dan pada akhirnya meraih hasil positif.

2. Dewa United ingin lebih konsisten

Persita lawan Dewa United di Super League
Persita lawan Dewa United di Super League. (Dok. I.League)

Dalam sesi jumpa pers selepas laga, pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink berharap kemenangan ini bisa jadi pemantik semangat anak-anak asuhnya ke depan. Dia ingin, timnya lebih konsisten lagi.

"Jadi kami harus melakukan evaluasi. Kami masih memiliki beberapa laga sisa, tetapi bagi saya, di klub mana pun saya bekerja, saya ingin memainkan jenis sepak bola yang berbeda dari yang kami tampilkan hari ini," ujar Riekerink.

3. Menargetkan finis setinggi mungkin di liga

Dewa United lawan PSIM di Super League
Dewa United lawan PSIM di Super League. (Dok. Dewa United)

Kini, Dewa United punya delapan laga sisa di Super League 2025/26. Dengan selisih poin yang sudah jauh dengan papan atas, dia ingin timnya bisa finis setinggi mungkin di akhir musim.

"Saya juga senang bahwa Anda merasa senang. Jadi itu hal yang baik. Baiklah, masih ada delapan pertandingan tersisa, dan Dewa United akan fokus untuk meraih posisi setinggi mungkin di Super League," kata Riekerink.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Anata Siregar
EditorAnata Siregar
Follow Us

Latest in Sport

See More