Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Disebut Akan Jual Saham Piala Dunia Lewat FFE, Ini Klarifikasi FIFA

Disebut Akan Jual Saham Piala Dunia Lewat FFE, Ini Klarifikasi FIFA
Potret Kantor FIFA di Jakarta. (IDN Times/Tino).
Intinya Sih
  • FIFA mengklarifikasi isu penjualan saham Piala Dunia dengan menyebut pemberitaan sebelumnya tidak akurat dan memastikan konsultasi kepada seluruh asosiasi anggota akan dilanjutkan.
  • Melalui rencana FIFA Forward Enterprise, FIFA menjanjikan dana pengembangan 20 juta dolar AS per anggota pada 2027-2030, sehingga total pendanaan berpotensi menjadi 40 juta dolar AS.
  • Pendirian FFE memerlukan dukungan mayoritas 106 dari 211 anggota FIFA; 96 anggota UEFA dan CONCACAF menolak, sementara PSSI dan Erick Thohir menyepakatinya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Otoritas sepak bola dunia, FIFA, memberikan klarifikasi terkait isu soal jual saham Piala Dunia ke pihak swasta. Menurut mereka, ini akan jadi keuntungan bagi semua.

Sebelumnya, Presiden FIFA Gianni Infantino berencana menjual saham Piala Dunia. Mereka akan mendirikan perusahaan baru bernama FIFA Forward Enterprise (FFE) untuk merealisasikannya.

Dengan adanya FFE, para investor swasta bisa ikut menanam saham di Piala Dunia, dikawal oleh FIFA dan Thrive Eternal, perusahaan dari Amerika Serikat (AS). Sontak, ide ini pun mengundang kecaman.

1. Apa pembelaan FIFA soal jual saham Piala Dunia ini?

Dalam keterangan resminya, FIFA menghormati segala masukan dan kekhawatiran dari para konfederasi dan anggota asosiasi akan ide ini. Mereka pun menyayangkan pemberitaan media yang menurut mereka tidak benar.

"Proses konsultasi yang telah direncanakan sebelumnya terganggu akibat pemberitaan media yang tidak akurat. Oleh karena itu, FIFA akan melanjutkan proses konsultasi tersebut guna memastikan bahwa setiap Asosiasi Anggota (Member Association/MA) dapat memberikan suara berdasarkan fakta yang benar," cuit FIFA.

2. FIFA menitikberatkan pada FFE, dan keuntungan bagi setiap asosiasi

FIFA menyebut, dengan adanya soal FFE, setiap asosiasi akan mendapatkan keuntungan dari penjualan saham ini, dengan jaminan 20 juta dolar Amerika Serikat bagi setiap asosiasi.

"Berdasarkan proposal tersebut, setiap anggota akan menerima dana Pengembangan FIFA Forward sebesar 20 juta dolar AS selama empat tahun ke depan (2027-2030), terlepas dari dukungan individunya," cuit FIFA.

Pendanaan tambahan ini akan berasal dari pendapatan tambahan yang dihasilkan oleh FFE melalui pengelolaan operasi komersial FIFA yang lebih efektif," lanjut mereka.

FIFA sudah punya program FIFA Fast Forward, untuk pendanaan tiap anggota dengan angka 20 juta dolar AS. Maka ditambah dari FFE, angkanya bertambah jadi 40 juta dolar AS.

3. Tetap butuh dukungan semua anggota FIFA

Tapi FIFA menegaskan, keputusan untuk mendirikan FFE dan wacana-wacana ke depannya masih harus dapat persetujuan dari semua anggota. Jika tidak dapat persetujuan, maka bisa jadi batal.

"Tanpa dukungan mayoritas anggota, aktivitas komersial FIFA akan tetap tidak berubah. FFE tidak akan didirikan. Komponen-komponen ini mewakili titik awal proses konsultasi dan terbuka untuk diskusi sebagai bagian dari proses tersebut. Ini dapat mencakup persetujuan, penolakan, atau amandemen secara keseluruhan atau individual," cuit FIFA.

"Tidak ada yang menjual sepak bola. Ini bukanlah sesuatu yang pernah dan bakal dipertimbangkan FIFA," tutup pernyatan tersebut.

Saat ini, 96 anggota FIFA dari UEFA dan CONCACAF sudah menolak wacana jual saham Piala Dunia ini. Mereka butuh 106 suara dari 211 anggota agar FFE bisa didirikan. Di sisi lain, PSSI dan Erick Thohir justru menyepakati ini.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More