Timnas Qatar menjalani Piala Dunia kedua pada 2026, yang lagi-lagi menyandang status sebagai juara bertahan Piala Asia. Mereka tergabung di Grup B dengan Swiss, Kanada, dan Bosnia-Herzegovina. Namun, dominasi Qatar di Benua Kuning kembali berakhir pahit di panggung dunia.
Qatar sejatinya memulai kiprah mereka dengan hasil yang cukup baik. Bertanding melawan Swiss, mereka meraih satu poin dengan skor akhir 1-1 pada laga pertama. Setelah tertinggal 0-1 sejak menit 17, bek Swiss, Miro Muheim, mencetak gol bunuh diri pada injury time babak kedua.
Namun, Qatar menelan kekalahan pahit pada laga kedua. Mereka dibantai sang tuan rumah, Kanada, dengan skor 0-6. Kekalahan 1-3 dari Bosnia pada laga ketiga lantas membuat peluang mereka ke fase gugur resmi tertutup.
Sebagai juara bertahan Piala Asia dalam dua edisi Piala Dunia beruntun, Qatar menunjukkan dominasi yang sulit terbantahkan di level Asia. Namun, pencapaian tersebut belum mampu mereka terjemahkan menjadi hasil positif di panggung dunia, dengan dua kegagalan beruntun pada fase grup. Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi Qatar untuk membuktikan bahwa mereka tidak hanya kuat di kawasan Asia, tetapi juga mampu bersaing dengan negara-negara terbaik dunia.