Drama Zona Liga Champions di Serie A Panas, Muncul Skenario Gila

- Persaingan zona Liga Champions Serie A memanas dengan empat tim—Milan, Roma, Como, dan Juventus—berebut dua tiket tersisa di giornata terakhir musim 2025/26.
- Skenario unik bisa terjadi jika keempat tim finis dengan 71 poin, yang akan memunculkan klasemen mini dan berpotensi membuat Milan serta Como lolos ke Liga Champions.
- Laga penentuan menghadirkan duel menarik seperti Milan vs Cagliari dan Como vs Cremonese, di mana kedua tim wajib menang demi nasib mereka di kompetisi Eropa maupun Serie A.
Jakarta, IDN Times - Serie A menyajikan drama panas pada giornata terakhir musim 2025/26, Senin (25/2026) dini hari WIB. Apalagi kalau bukan persaingan zona Liga Champions yang begitu ketat.
Persaingan itu melibatkan empat tim besar, meliputi AC Milan, AS Roma, Como 1907, dan Juventus. Hanya ada dua yang akan lolos, lantas bagaimana skenarionya?
1. Hanya 2 tim yang bisa lolos, selisihnya tipis!
Serie A hanya mendapat jatah empat wakil di Liga Champions, yang dua tiketnya sudah diamankan Inter Milan dan Napoli. Inter berstatus juara, sedangkan poin milik Napoli tak mungkin lagi dikejar oleh tim di posisi kelima.
Milan dan Roma yang mengoleksi 70 poin memimpin persaingan tersebut. Posisi mereka masih jauh dari kata aman lantaran cuma berjarak dua angka dari Como dan Juventus yang mengoleksi 68 poin.
Berbeda dengan Premier League yang menggunakan selisih gol, Serie A menerapkan aturan head-to-head atau rekor pertemuan jika ada tim yang memiliki poin sama. Klasemen mini pun akan dibentuk bila terdapat dua tim lebih yang memiliki perolehan serupa.
2. Skenario rumit pertarungan Liga Champions
Sistem ini membuka celah munculnya skenario langka. Itu karena Milan, Roma, Como, dan Juventus menyimpan potensi untuk sama-sama finis dengan torehan 71 poin.
Jika skenario ini terwujud, maka klasemen mini akan diberlakukan berdasarkan hasil pertemuan mereka berempat. Hasilnya: Milan dan Como memimpin dengan 10 poin, diikuti Juventus dengan 6 poin, dan Roma terdampar di posisi buncit klasemen mini dengan 5 poin.
Artinya, skenario tersebut membuat Milan dan Como yang berhak mendampingi Inter serta Napoli ke Liga Champions. Ini sekaligus menjadi sejarah tersendiri bagi Como, yang belum pernah bermain di Liga Champions dalam sejarah klub.
3. Siapa saja lawan mereka?
Dalam laga hidup-mati tersebut, Milan akan menjamu Cagliari, Roma melawat ke markas Verona, Juventus menantang Torino, dan Como menghadapi Cremonese. Duel Como kontra Cremonese menjadi yang paling disorot pencinta sepak bola tanah air.
Itu karena duel tersebut memiliki nuansa Indonesia. Como merupakan milik Grup Djarum, sementara Cremonese diperkuat kiper andalan Timnas Indonesia, Emil Audero.
Dramatisnya, kedua tim tersebut memiliki kewajiban untuk menang. Como untuk menjaga peluang ke Liga Champions, sedangkan Cremonese demi bertahan di Serie A.


















