Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pencapaian Ekuador di 5 Edisi Piala Dunia per 2026

Pencapaian Ekuador di 5 Edisi Piala Dunia per 2026
ilustrasi bola Piala Dunia (pexels.com/The Six)
Intinya Sih
  • Ekuador telah tampil lima kali di Piala Dunia sejak debut pada 2002, menunjukkan konsistensi sebagai wakil CONMEBOL meski belum pernah melangkah jauh di turnamen.
  • Pencapaian terbaik Ekuador terjadi pada Piala Dunia 2006 ketika mereka berhasil menembus babak 16 besar sebelum dikalahkan Inggris lewat gol tunggal David Beckham.
  • Pada edisi 2026, Ekuador lolos dari fase grup setelah mengalahkan Jerman namun tersingkir di babak 32 besar usai kalah 0-2 dari Meksiko.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Ekuador merupakan salah satu negara zona Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) yang kerap berkiprah di Piala Dunia. Mereka memulai debutnya pada edisi 2002. Hingga 2026, mereka telah lima kali bermain di putaran final Piala Dunia.

1. Ekuador melakoni debut di Piala Dunia 2002 dengan finis di peringkat ketiga Grup G

Ekuador menjalani debutnya di Piala Dunia 2002 dengan status sebagai pendatang baru setelah lolos dari kualifikasi zona CONMEBOL. Tergabung di Grup G bersama Italia, Kroasia, dan Meksiko, mereka menghadapi tantangan berat sejak awal turnamen. Ekuador kalah 0-2 dari Italia pada laga pembuka sebelum kembali tumbang 1-2 dari Meksiko pada pertandingan kedua. Dua kekalahan tersebut memastikan langkah mereka terhenti sebelum laga terakhir fase grup dimainkan.

Meski gagal lolos ke babak berikutnya, Ekuador menutup kiprahnya dengan kemenangan 1-0 atas Kroasia. Edison Mendez menjadi pahlawan pada pertandingan tersebut berkat gol tunggalnya yang sekaligus memastikan kemenangan pertama Ekuador dalam sejarah penampilan mereka di putaran final Piala Dunia. Hasil itu tetap membuat Ekuador finis di peringkat keempat Grup G meski mampu mengumpulkan tiga poin.

2. Ekuador lolos ke fase gugur untuk pertama kalinya di Piala Dunia 2006

Ekuador mengawali fase grup Piala Dunia 2006 dengan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Polandia lewat gol Carlos Tenorio dan Agustin Delgado. Tim asuhan Luis Fernando Suarez kemudian membungkam Kosta Rika 3-0 sehingga memastikan tiket ke babak 16 besar lebih cepat. Meski kalah 0-3 dari Jerman pada laga terakhir fase grup, Ekuador tetap finis sebagai runner-up Grup A dengan raihan enam poin.

Perjalanan Ekuador berakhir di babak 16 besar setelah takluk 0-1 dari Inggris. Gol Inggris dicetak oleh David Beckham melalui tendangan bebas. Kendati gagal melangkah ke perempat final, pencapaian tersebut menjadi sejarah baru karena untuk pertama kalinya Ekuador berhasil menembus fase gugur Piala Dunia.

3. Ekuador hanya mencapai fase grup di Piala Dunia 2014

Ekuador membuka Piala Dunia 2014 dengan kekalahan tipis 1-2 dari Swiss setelah kebobolan pada menit-menit akhir pertandingan. Tim asuhan Reinaldo Rueda kemudian mampu bangkit dengan menundukkan Honduras 2-1 berkat dua gol Enner Valencia. Hasil tersebut membuat peluang mereka lolos ke babak 16 besar tetap terbuka hingga laga terakhir fase grup.

Pada pertandingan penentuan, Ekuador bermain imbang tanpa gol melawan Prancis yang sudah memastikan tempat di fase gugur. Penampilan solid lini belakang Ekuador mampu meredam sejumlah peluang lawan. Sayangnya, lini depan mereka gagal mencetak gol. Ekuador finis di peringkat ketiga Grup E dengan koleksi empat poin. Mereka gagal menyalip Swiss yang mendampingi Prancis ke babak 16 besar.

4. Ekuador gagal lolos ke fase gugur Piala Dunia 2022 setelah kalah dari Senegal

Ekuador memulai kiprahnya di Piala Dunia 2022 dengan hasil impresif setelah menaklukkan tuan rumah Qatar 2-0 pada laga pembuka Grup A. Enner Valencia menjadi bintang pada laga tersebut dengan membukukan dua gol. Pada pertandingan kedua, Ekuador kembali tampil solid dan berhasil menahan Belanda 1-1. Catatan tersebut membuka peluang bagi La Tri untuk melangkah ke babak 16 besar.

Penentuan terjadi pada laga terakhir melawan Senegal. Sayangnya, Ekuador harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor 1-2. Setelah kebobolan melalui penalti Ismaila Sarr pada menit ke-44, Ekuador sempat menyamakan kedudukan lewat gol Moises Caicedo. Namun, gol Kalidou Koulibaly memastikan kemenangan Senegal sekaligus membuat Ekuador finis di peringkat ketiga Grup A.

5. Ekuador takluk dari Meksiko di babak 32 besar Piala Dunia 2026

Perjalanan Ekuador di Piala Dunia 2026 diawali dengan performa yang kurang konsisten selama fase grup. Pada pertandingan awal, skuad asuhan Sebastian Beccacece sempat takluk dari Pantai Gading dengan skor 1-0. Ekuador kemudian hanya bermain imbang 0-0 saat menghadapi Curacao.

Pada laga terakhir fase grup, kejutan berhasil diciptakan La Tri saat mereka menumbangkan Jerman dengan skor 2-1. Kemenangan tersebut sukses mengantarkan Moises Caicedo dan kolega melaju ke fase gugur. Memasuki babak 32 besar, langkah Ekuador harus terhenti di tangan Meksiko. Mereka terpaksa angkat koper lebih awal setelah menelan kekalahan 0-2.

Dalam beberapa edisi terakhir, Ekuador secara reguler bermain di Piala Dunia. Mereka telah dua kali lolos ke fase gugur. Prestasi terbaik mereka adalah melaju hingga babak 16 besar pada edisi 2006.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More