Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Fareed Sadat, Bomber Timnas Afghanistan yang Cetak Gol di Super League

ilustrasi stadion sepak bola
ilustrasi stadion sepak bola (IDN Times/Mardya Shakti)
Intinya sih...
  • Fareed Sadat, pemain asing Bhayangkara Presisi Lampung FC di Super League Indonesia 2025/2026
  • Debut dengan mencetak gol untuk Bhayangkara saat menghadapi Arema FC
  • Fareed Sadat berstatus pemain aktif Timnas Afghanistan dan memiliki pengalaman bermain di liga-liga Eropa dan Asia
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Fareed Sadat masuk daftar pemain asing Bhayangkara Presisi Lampung FC di Super League Indonesia 2025/2026. Ia telah bergabung sejak musim lalu. Kehadiran striker berusia 26 tahun ke Bhayangkara pun cukup menarik perhatian karena berstatus pemain aktif Timnas Afghanistan.

Lebih menariknya lagi, Fareed Sadat mampu menunjukkan kapabilitasnya dengan mencetak gol debut untuk Bhayangkara. Itu terjadi ketika mereka menghadapi Arema FC pada pekan ketiga Super League 2025/2026. Hanya saja, Fareed gagal mempersembahkan kemenangan untuk Bhayangkara dalam laga tersebut. Untuk mengenal lebih dalam tentang Fareed Sadat, ketahui profilnya berikut ini.

1. Fareed Sadat memiliki garis keturunan Afghanistan/Finlandia

Fareed Sadat adalah pemain dengan garis keturunan Afghanistan/Finlandia. Ia lahir di Kota Espoo, Finlandia, Eropa pada 10 November 1998. Namun, karena memiliki darah keturunan Asia, Fareed lantas beralih status kewarganegaraan Afghanistan demi mendukung kariernya dalam dunia sepak bola.

Semasa muda, Fareed mulai mengasah keterampilan bersama tiga tim akademi sepak bola di Finlandia. Dirinya pernah menimba ilmu di Espoon Palloseura, FC Espoo U-19, dan Grankulla IFK U-19. Setelah itu, Fareed dipercaya untuk memperkuat tim senior FC Espoo di kompetisi semi-profesional pada 2015.

2. Fareed Sadat mengukir prestasi di Liga Finlandia

Debut Fareed Sadat bersama FC Espoo bertahan selama setahun. Ia lalu bergabung dengan FC Lahti untuk mengarungi kasta tertinggi Liga Finlandia 2016. Kala itu, Fareed mencatat 1 gol dari 15 penampilan (537 menit bermain) dalam debutnya.

Namun, yang menarik perhatian, Fareed Sadat tetap menjadi bagian FC Lahti saat meraih kesuksesan di Piala Liga Finlandia 2016. Mereka jawara setelah mengalahkan SJK Seinäjoki lewat adu penalti 4-3 di Wallsport Areena, Seinäjoki, pada 19 Maret 2016. Itu menjadi prestasi pertama dalam karier Fareed.

Fareed mengemban status pemain muda saat berseragam FC Lahti. Ia lantas diberi tugas untuk memperkuat FC Reipas Lahti U-19 pada 2018. Menariknya, kiprahnya di sini kembali melahirkan prestasi setelah menjuarai Liga Finlandia U-19 2018. Fareed bahkan berkontribusi melalui empat penampilan atau 284 menit bermain di balik kesuksesan tersebut.

3. Pernah menjuarai Liga Primer Kamboja 2021/2022

Setelah menunaikan tugas di FC Reipas Lahti U-19, Fareed Sadat masih memperkuat tim senior FC Lahti pada 2018. Ia kemudian hijrah ke Haukar Hafnarfjördur untuk berkiprah di divisi dua Liga Islandia 2019. Fareed juga melanjutkan karier di negara sendiri bersama Musan Salama dan AC Oulu periode 2020--2022.

Tepat 4 Februari 2022, Fareed memilih pergi ke Kamboja lantaran direkrut Phnom Penh Crown. Ini menjadi titik awal kariernya di Asia. Bahkan, Fareed mempunyai catatan manis dalam debutnya bersama Phnom Penh sebagai kampiun Liga Primer Kamboja 2021/2022. Kontribusi Fareed dalam pencapaian itu pun tergambar dengan 19 gol dari 25 pertandingan.

Hanya saja, Fareed merantau ke Thailand setelah itu. Dirinya direkrut Nakhonsi United untuk menyongsong kasta kedua Liga Thailand 2022/2023. Akan tetapi, sialnya, sepak terjang Fareed di sini menemui kebuntuan dengan catatan nirgol dari delapan penampilan sepanjang kompetisi.

4. Sempat merumput di Indonesia bersama PSKC Cimahi dan Persikabo 1973

Fareed Sadat mencoba peruntungan lain usai kariernya melempem di Thailand. Kariernya lantas bergeser ke Indonesia untuk bergabung dengan PSKC Cimahi pada 6 September 2023. Fareed berlabuh ke tim asal Jawa Barat itu guna mengarungi Liga 2 Indonesia 2023/2024.

Mulanya, proses adaptasi Fareed Sadat di Indonesia tak berjalan lancar. Itu karena sang pemain hanya mencatat 2 gol dan 4 assist dari 13 penampilan di Liga 2 2023/2024. Bahkan, Fareed tak mampu menghindarkan PSKC Cimahi dari jeratan babak playoff degradasi.

Kebersamaan Fareed dengan PSKC pun bertahan semusim. Lalu, Fareed diboyong Persikabo 1973 untuk berkiprah di Liga 2 2024/2025. Kepindahannya kali ini membuahkan statistik 6 gol dan 1 assist dari 12 penampilan bersama Persikabo 1973 hingga paruh kompetisi.

5. Hijrah ke Bhayangkara FC, Fareed Sadat mencetak gol debut di Super League 2025/2026

Karena punya rapor cukup impresif bersama Persikabo 1973, Fareed Sadat akhirnya dibajak Bhayangkara Presisi Lampung FC pada putaran kedua Liga 2 2024/2025. Ia melakoni debutnya dengan sumbangsih 1 gol dari 9 penampilan. Kendati tak optimal, kontribusinya itu membawa Bhayangkara promosi ke Super League.

Fareed dipertahankan Bhayangkara di kompetisi elite Super League 2025/2026. Ia masuk jajaran pemain asing yang dikontrak, seperti Christian Ilic, Shanyder Borgelin, Andrés Nieto, dll. Fareed akan berkolaborasi dengan Shanyder Borgelin dan Ilija Spasojević di sektor ujung tombak Bhayangkara.

Menariknya, Fareed telah menunjukkan tajinya dengan mencetak gol debut di Super League 2025/2026. Ia menjebol gawang Arema FC lewat tendangan kerasnya pada Jumat (22/8/2025) sore. Namun, golnya itu gagal menyelamatkan Bhayangkara dari kekalahan 1-2 melawan Arema. Walaupun demikian, gol itu adalah bukti keberadaan Fareed layak diperhitungkan di Super League.

6. Fareed Sadat berstatus pemain aktif Timnas Afghanistan

Fareed Sadat mengemban status pemain aktif Timnas Afghanistan di Super League 2025/2026. Ini adalah hal yang cukup menyita perhatian. Sebab, predikat tersebut mencerminkan Fareed memiliki kualitas yang mumpuni sebagai pesepak bola, khususnya di Afghanistan.

Sebelumnya, Fareed sempat menjadi bagian Timnas Finlandia U-19 dengan tiga caps pada 2017. Ia kemudian beralih status kewarganegaraan dengan membela Afghanistan U-23 pada Maret 2019. Bahkan, Fareed dipromosikan ke timnas senior Afghanistan saat usianya masih 20 tahun pada Juni 2019.

Fareed telah membukukan 12 caps dan 1 assist bersama Afghanistan di semua ajang. Ia belum mencetak gol sekali pun di sejumlah pertandingan persahabatan internasional, kualifikasi Piala Dunia zona Asia periode 2019--2021 dan 2023--2024, CAFA Nations Cup 2023, hingga kualifikasi Piala Asia 2022 dan 2025. Meski begitu, mengingat usia Fareed tergolong muda, sang pemain masih memiliki waktu untuk mendongkrak rapornya bersama Afghanistan.

Fareed Sadat telah berkarier selama 2 tahun di Indonesia. Pencapaian terbaiknya di Tanah Air ketika mengantarkan Bhayangkara FC meraih gelar runner-up Liga 2 Indonesia 2024/2025. Untuk musim ini, mampukah Fareed Sadat menorehkan pencapaian lebih baik bersama Bhayangkara FC di Super League 2025/2026?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra
Follow Us