Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
3 Gelandang Juventus yang Mencetak 10 Gol di UCL
ilustrasi suasana pertandingan di Allianz Stadium milik Juventus (commons.wikimedia.org/GabrieleBarberis)
  • Juventus memiliki tradisi gelandang produktif di kompetisi elite Eropa.

  • Michel Platini dan Pavel Nedved menjadi gelandang paling produktif Juventus di UCL.

  • Weston McKennie menjadi representasi era modern dengan 10 gol UCL, tetapi belum menyamai capaian tim seniornya.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Juventus merupakan salah satu klub besar Italia yang cukup sering bermain di kasta tertinggi kompetisi antarklub Eropa seperti Liga Champions Eropa (UCL). Beragam bintang top pernah menunjukkan performa apik dengan produktif mencetak gol di UCL. Tidak hanya yang berposisi sebagai penyerang, tetapi para gelandang juga mampu tampil subur dengan menorehkan minimal sepuluh gol di UCL untuk Juventus.

Berikut tiga gelandang Juventus yang mengoleksi sepuluh gol di UCL per 27 Februari 2026.

1. Michel Platini mencetak 17 gol di Piala Champions Eropa bersama Juventus

Michel Platini merupakan salah satu gelandang top Prancis yang mencapai puncak karier dan pensiun kala membela Juventus pada 1982--1987. Ia didatangkan La Vecchia Signora dari AS Saint-Etienne pada Juli 1982. Platini merupakan gelandang serang dengan insting mencetak gol tajam. Terbukti, ia menorehkan total 104 gol dan 69 assist dalam 223 laga di semua kompetisi bersama Juventus pada 1982--1987.

Salah satu rekor gol mentereng yang pernah Platini torehkan ketika tampil tajam di Piala Champions Eropa, format lama dari Liga Champions. Ia mencetak 17 gol dan 11 assist dalam 28 laga Piala Champions selama membela Juventus. Secara perinci, Platini mencetak 5 gol dan 3 assist ketika mengantarkan Juventus finis sebagai runner-up Piala Champions 1982/1983. Platini kemudian menciptakan 7 gol dan 3 assist dari 9 penampilan ketika membawa Juventus meraih gelar juara Piala Champions 1984/1985.

2. Pavel Nedved mengoleksi 11 gol dari 53 pertandingan UCL selama membela Juventus

Pavel Nedved telah dianggap sebagai gelandang legendaris Juventus. Ia ketika itu didatangkan Juventus dari Lazio dengan harga mahal sebesar 45 juta euro atau Rp891 miliar. Nedved bertahan bersama Juventus selama 8 tahun. Ia termasuk salah satu bintang La Vecchia Signora yang tidak hengkang ketika skandal calciopoli dan terdegradasi ke Serie B pada 2006. Nedved mencetak total 65 gol dan 82 assist dalam 327 laga di berbagai ajang selama berseragam Juventus pada 2001--2009.

Ia tidak hanya memiliki visi permainan dan kreativitas, tetapi naluri mencetak gol tajam. Nedved menjadi gelandang Juventus paling produktif kedua setelah Michel Platini dengan catatan 11 gol dan 12 assist dalam 53 laga Liga Champions. Prestasi terbaiknya di UCL kala membawa Juventus finis sebagai runner-up pada 2002/2003. Ia ketika itu mencetak 5 gol dan 2 assist dalam 15 pertandingan UCL pada musim tersebut.

3. Weston McKennie mengoleksi 10 gol dari 37 penampilan UCL selama membela Juventus

Weston McKennie bergabung dengan Juventus dari Schalke 04 pada musim panas 2020. Ia ketika itu dibeli dengan harga 21,9 juta euro atau Rp433 miliar. Awalnya, penampilan McKennie kurang meyakinkan ketika bermain sebagai gelandang sentral dan bertahan. Ia sampai dipinjamkan kepada Leeds United pada Januari--Juni 2023. Masa depannya sempat dipertanyakan, tetapi Juventus memutuskan mempertahankan McKennie. Pemain asal Amerika Serikat itu menjawab kepercayaan manajemen Juventus dengan tampil apik.

Ia mengoleksi 26 gol dan 26 assist dalam 219 pertandingan di berbagai ajang per 27 Februari 2026. Dari 26 gol tersebut, 10 di antaranya tercipta dalam 37 penampilan di UCL. McKennie mencetak gol UCL perdana sebagai pemain Juventus dalam kemenangan 3-0 atas Barcelona pada fase grup 2020/2021. Ia kemudian menciptakan 2 gol dalam 5 laga UCL 2022/2023, serta 3 gol dari 9 penampilan 2024/2025. Penampilan terbaik McKennie terjadi ketika mencetak 4 gol dalam 10 laga UCL 2025/2026.

Ketiga gelandang di atas membuktikan mampu memberikan nilai tambah kepada Juventus dengan insting gol tajam. Platini dan Nedved sama-sama pernah mengantarkan Juventus mencapai final Liga Champions. Sementara itu, McKennie masih belum mampu mengantarkan Juventus melangkah jauh di UCL. Baru-baru ini, ia gagal mengantarkan Juventus melaju ke 16 besar UCL setelah kalah agregat 5-7 dari Galatasaray pada playoff 16 besar 2025/2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team