Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Pemain Asing Galatasaray dengan Rekor Gol Tersubur di UCL

4 Pemain Asing Galatasaray dengan Rekor Gol Tersubur di UCL
ilustrasi kandang Galatasaray, Ali Sami Yen Spor Kompleksi RAMS Park (pexels.com/HasanHüseyinAycan)
Intinya Sih
  • Galatasaray dikenal sering merekrut pemain asing top yang sukses mencetak banyak gol di Liga Champions Eropa, dengan rekor terbaru tercipta pada musim 2025/2026.
  • Empat pemain asing tersubur di UCL bersama Galatasaray adalah Gheorghe Hagi dan Wesley Sneijder dengan empat gol, Mario Jardel enam gol, serta Victor Osimhen tujuh gol.
  • Osimhen menjadi pencetak gol terbanyak baru setelah tampil impresif sejak dipermanenkan dari Napoli, sementara tiga lainnya pernah bersinar di klub elite Eropa sebelum ke Galatasaray.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Galatasaray kerap kali mendatangkan para pesepak bola papan atas dari luar Turki dengan reputasi mentereng. Sebagian dari mereka mampu menunjukkan performa apik kala bermain di Liga Champions Eropa (UCL) kala berseragam Galatasaray. Rekor baru terkait capaian koleksi gol terbanyak penyerang asing Galatasaray terpecahkan pada UCL 2025/2026.

Berikut empat pemain asing Galatasaray dengan rekor gol tersubur di UCL per 27 Februari 2026.

1. Gheorghe Hagi menorehkan empat gol UCL kala membela Galatasaray

Gheorghe Hagi dianggap sebagai salah satu penyerang legendaris Rumania. Ia termasuk salah satu pemain yang pernah membela Real Madrid dan Barcelona. Hagi kemudian pindah dari Barcelona ke Galatasaray pada Juli 1996.

Ia mencetak 72 gol dan 63 assist dalam 192 pertandingan di berbagai ajang. Dari 72 gol tersebut, 4 di antaranya Hagi torehkan kala bermain di UCL. Salah satu golnya di UCL tercipta ketika Galatasaray menang 2-0 atas AC Milan pada 7 Maret 2001.

2. Wesley Sneijder mengoleksi empat gol Liga Champions ketika membela Galatasaray

Wesley Sneijder dikenal sebagai gelandang serang kreatif papan atas asal Belanda pada era 2000-an. Ia merupakan figur penting lini tengah Inter Milan kala meraih treble winner dengan menjuarai Serie A Italia, Coppa Italia, dan Liga Champions 2009/2010. Sneijder juga menjadi sosok penting dalam perjalanan Timnas Belanda mencapai final Piala Dunia 2010.

Ia meninggalkan Inter Milan dan hengkang ke Galatasaray pada Januari 2013. Sneijder masih menunjukkan performa apik dengan menciptakan 45 gol dan 44 assist dalam 175 pertandingan di berbagai ajang bersama Galatasaray pada Januari 2013--Agustus 2017. Lebih detail, ia menorehkan 4 gol dan assist dari 23 penampilan UCL bersama Galatasaray. Penampilan terbaik Sneijder di UCL terjadi kala Galatasray menang 3-2 atas Real Madrid pada leg kedua perempat final UCL 2012/2013. Sayangnya, Galatasaray tersingkir dari UCL usai kalah agregat 3-5 dari Real Madrid.

3. Mario Jardel mencetak enam gol UCL kala bermain untuk Galatasray pada 2000/2001

Mario Jardel didatangkan Galatasaray dari FC Porto pada Juli 2000. Ia ditebus dengan harga cukup mahal kala itu sebesar 17,05 juta euro atau Rp337 miliar. Jardel membuktikan layak dibeli dengan harga mahal oleh Galatasaray dengan tampil impresif pada 2000/2001.

Ia menorehkan brace kala Galatasaray mengalahkan Real Madrid dengan skor 2-1 pada final Piala Super Eropa 2000/2001. Selain itu, Jardel mampu tampil tajam dengan catatan 22 gol dalam 24 laga Super Lig Turkey serta 6 gol dari 14 penampilan pada 2000/2001. Secara keseluruhan, ia mencetak 34 gol dari 43 penampilan di berbagai ajang selama semusim membela Galatasaray.

4. Victor Osimhen menorehkan tujuh gol UCL saat membela Galatasaray

Victor Osimhen pertama kali membela Galatasaray dengan status pinjaman dari Napoli pada September 2024. Ia mampu bermain apik dengan mencetak 37 gol dalam 41 pertandingan di semua kompetisi pada 2024/2025. Osimhen awalnya diincar klub-klub top Eropa pada musim panas 2025.

Ia akhirnya memilih pindah permanen ke Galatasaray pada musim panas 2025. Osimhen dibeli dengan harga mahal sebesar 75 juta euro atau Rp1,4 triliun. Ia menunjukkan penampilan impresif pada UCL 2025/2026 dengan menorehkan 7 gol dalam 8 laga per 27 Februari 2026. Osimhen mencetak satu gol kala Galatasaray kalah 2-3 dari Juventus pada leg kedua playoff 16 besar UCL 2025/2026 pada 25 Februari 2026. Meski begitu, Galatasaray tetap lolos ke 16 besar UCL setelah unggul agregat 7-5 atas Juventus.

Keempat pemain di atas rata-rata pernah bermain di klub-klub top Eropa sebelum pindah ke Galatasaray. Osimhen pernah mengantarkan Napoli menjuarai Serie A 2022/2023. Sneijder memainkan peran penting di lini tengah Inter Milan kala meraih treble winner 2009/2010. Hagi sempat membela Real Madrid dan Barcelona sebelum mengakhiri karier sebagai pesepak bola di Galatasaray. Sementara itu, Jordel hanya bertahan di Galatasaray selama semusim sebelum pindah ke Sporting CP.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More