Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Gol Cepat Maroko Ungguli Skotlandia 1-0 pada Babak Pertama

Gol Cepat Maroko Ungguli Skotlandia 1-0 pada Babak Pertama
Boston Stadium dari udara di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat (unsplash.com/Luis Roman)
Intinya Sih
  • Maroko unggul 1-0 atas Skotlandia di babak pertama Piala Dunia 2026 lewat gol cepat Ismael Saibari pada menit kedua.
  • Tim asuhan Mohamed Ouahbi tampil dominan dengan serangan cepat dan penguasaan bola yang membuat Skotlandia kesulitan menembus pertahanan.
  • Kiper Angus Gunn sempat menggagalkan peluang Achraf Hakimi, sementara Skotlandia mulai menemukan ritme permainan menjelang akhir babak pertama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Maroko berusaha menang pada fase grup Piala Dunia 2026. Mereka menantang pemuncak klasemen Grup C, Skotlandia, di Boston Stadium, Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, Sabtu (20/6/2026) pagi WIB. Tidak tampak gentar, Maroko bahkan unggul sementara (1-0) pada babak pertama. Singa Atlas memimpin lewat gol cepat Ismael Saibari.

Maroko memanfaatkan serangan cepat yang dibangun dari tengah agak menyamping ke kanan lapangan dari sisi mereka. Belum lama setelah sepak mula pada babak pertama, tim asuhan Mohamed Ouahbi itu menggetarkan jala lawan. Saibari menyambut umpan terobosan Brahim Diaz dengan berlari meninggalkan bek Skotlandia yang terlambat menutup pertahanan. Tidak segan-segan, dia segera mendaratkan bola ke gawang lawan dengan tendangan terukur sedikit ke atas kiper saat pertandingan nyaris sampai kepada menit kedua.

Suasana di dalam stadion berubah total. Para penggemar Skotlandia yang sebelumnya bersemangat kini terpukau oleh gol Saibari. Tingkat kepercayaan diri Maroko pun melambung. Mereka menguasai bola dengan kecepatan dan ketepatan saat Skotlandia justru kesulitan di kedua sisi lapangan.

Achraf Hakimi, kapten Maroko, sempat mendapat umpan serupa dari Diaz. Dia punya kesempatan mencetak gol di kotak penalti. Namun, kiper Skotlandia, Angus Gunn, rupanya belajar dari pengalaman. Dia berhasil menjinakkan bola untuk menjaga gawangnya aman.

Skotlandia–yang mati-matian menahan gempuran Maroko selama 20-an menit–akhirnya mendapat sedikit jeda saat hydration break. Para pemain mereka menenggak minum di sisi lapangan. Stephen Clark, pelatih Skotlandia, menggunakan waktu itu untuk memberi arahan. Namun, timnya tidak juga bisa mencetak gol pada babak pertama.

Maroko masih tangguh. Mereka mampu menekan saat bertahan sehingga bola berkali-kali lepas dari kaki pemain Skotlandia. Begitu lepas, Maroko juga tidak mau membuang-buang waktu. Para pemain belakang, terutama bek sayap macam Hakimi, dan tengah mereka selalu siap memberi umpan ke depan untuk dimanfaatkan para penyerang.

Pada 5 menit injury time, Skotlandia yang tadinya kesulitan mulai menemukan ritme mereka. Andrew Robertson dkk beberapa kali mengancam lewat umpan silang. Mungkinkah mereka mengimbangi Maroko pada babak kedua? Mungkinkah Maroko malah menambah gol meski terus-menerus dikejar Skotlandia?

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra

Related Articles

See More