Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gol Ciro Immobile di Liga Top Eropa, Legenda Serie A!
ilustrasi pertandingan sepak bola (pixabay.com/planet_fox)
  • Ciro Immobile mengumumkan pensiun pada pertengahan Agustus 2026, mengakhiri karier profesional sejak 2010 dengan total lebih dari 200 gol di liga top Eropa.
  • Di Serie A, Immobile mencetak 201 gol dan empat kali menjadi top skor; bersama Lazio ia membukukan 169 gol, termasuk 36 gol serta Sepatu Emas Eropa 2019/2020.
  • Kariernya di luar Italia lebih terbatas: tiga gol untuk Dortmund, dua gol bersama Sevilla, lalu dua gol dan dua assist dalam 12 laga untuk Paris FC di Ligue 1.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ciro Immobile mengumumkan pensiun sebagai pesepak bola profesional pada pertengahan Agustus 2026. Keputusan tersebut sekaligus menutup sepak terjangnya di liga top Eropa. Sejak memulai karier pada 2010, ia telah malang melintang di liga-liga terbaik Benua Biru dan mengoleksi lebih dari 200 gol. Berikut detailnya.

1. Ciro Immobile mengoleksi 201 gol di Serie A serta 4 kali menjadi top skor

Ciro Immobile pertama kali unjuk gigi di Serie A ketika berseragam Juventus pada 2008/2009. Namun, gol pertamanya baru hadir ketika berseragam Genoa pada 2012/2013, dengan sebuah gol yang berbuah kemenangan 2-0 atas Cagliari pada pekan pembuka. Immobile lantas menutup kiprahnya selama semusim ini dengan torehan 5 gol serta 3 assist dalam 33 penampilan.

Popularitas Immobile meningkat drastis ketika membela Torino di Serie A 2013/2014. Dengan mencetak 22 gol dan 3 assist, ia sukses menyabet gelar top skor yang sekaligus mewarnai kebangkitan tim finis di peringkat ketujuh usai mengakhiri musim sebelumnya di posisi ke-16. Namun, ketika kembali berseragam Torino pada paruh kedua musim 2015/2016, Immobile hanya mampu mengemas 5 gol dan 4 assist dari 14 laga. 

Immobile merapat ke Lazio pada musim panas 2016. Ini menjadi titik awal dari kiprahnya yang begitu konsisten sebagai seorang mesin gol. Sejak musim debutnya di Lazio hingga 2022/2023, ia selalu mampu mencapai dua digit gol. Terhitung hingga hengkang pada musim panas 2024, Immobile mengumpulkan 169 gol dan 42 assist. Meski tak berbuah scudetto, ia berhasil menyabet gelar top skor Serie A dalam 3 musim bersama Lazio, termasuk 36 gol yang membuatnya meraih Sepatu Emas Eropa pada 2019/2020.

2. Ciro Immobile hanya mengemas tiga gol semusim di Bundesliga

Penampilan gemilang bersama Torino pada 2013/2014 membuat Borussia Dortmund merekrut Ciro Immobile pada akhir musim. Namun, biaya transfer mencapai 18,5 juta euro (Rp381 miliar) tak mampu dijawab dengan performa maksimal. Semusim di Bundesliga Jerman pada 2014/2015, Immobile hanya menjebloskan 3 gol dan 1 assist dari 24 laga.

Gol dan assist Immobile tak pernah berbuah kemenangan bagi Die Borussen. Itu termasuk 1 gol dan 1 assist yang berakhir dengan skor imbang 2-2 dengan Wolfsburg pada pekan 16. Kontribusi minim dari Immobile juga membuat Dortmund hanya finis di peringkat ketujuh.

3. Hanya mengemas dua gol selama setengah musim di LaLiga

Dengan kontribusi yang minim selama semusim pertama, Borussia meminjamkan Ciro Immobile kepada Sevilla pada paruh pertama 2015/2016. Dalam kurun waktu singkat tersebut, sang bomber gagal merebut tempat utama di lini serang dengan hanya tampil  dalam 8 laga serta mencetak 2 gol di LaLiga Spanyol. Meski demikian, Sevilla memilih menebusnya secara permanen pada Januari 2016 meski langsung dipinjamkan kepada Torino.

Gol pertama Immobile berperan krusial dalam perjalanan Sevilla di LaLiga. Bermain selama 70 menit menghadapi Real Madrid pada pekan 11, ia mencetak gol balasan 1-1 yang berakhir dengan kemenangan tipis 3-2. Lalu, golnya yang lain mewarnai kemenangan 2-0 atas Espanyol.

4. Mengoleksi dua gol di Ligue 1

Ciro Immobile menutup kariernya dengan bermain di Ligue 1 Prancis. Ia menjadi bagian dari Paris FC selama paruh kedua 2025/2026 dengan kontribusi 2 gol dan 2 assist dalam 12 laga. Kontribusinya berhasil membawa Paris FC finis di peringkat kesebelas sebagai tim promosi.

Gol pertama Immobile di kasta teratas Prancis hadir dalam kemenangan tipis 3-2 atas Le Havre pada pekan 27. Lalu, gol kedua hadir dalam kemenangan telak 4-1 atas AS Monaco. Sedangkan pada pekan 30, ia memegang peran sebagai kapten tim dan mencetak sebuah assist dalam kemenangan atas FC Metz.

Keputusan pensiun tersebut mengakhiri perjalanan panjang Ciro Immobile yang telah mewarnai sejumlah liga top Eropa. Meski sempat mengalami pasang surut, terutama saat berkarier di Jerman dan Spanyol, ia tetap dikenang sebagai salah satu striker paling tajam pada generasinya berkat penampilan impresif bersama Lazio. Torehan lebih dari 200 gol di liga top Eropa pun menjadi bukti bahwa Immobile telah menorehkan karier yang impresif sebagai pesepak bola profesional.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article