Derby Manchester Diwarnai Demonstrasi Suporter MU soal Tiket

- Derby Manchester leg pertama musim 2026/27 diwarnai demonstrasi The 1958, kelompok suporter Manchester United yang memprotes sanksi manajemen terhadap pemegang tiket terusan.
- Manajemen MU menyebut 685 pemegang tiket terusan dilarang hadir dan 464 lainnya mendapat pengurangan hukuman, tetapi beberapa suporter yang disanksi diklaim tidak melakukan pelanggaran.
- The 1958 mengecam kebijakan tersebut setelah akun suporter diblokir melalui email, termasuk mereka yang telah mengonfirmasi namun tetap terkena sanksi.
Jakarta, IDN Times - Derby Manchester leg 1 musim 2026/27 diwarnai oleh demonstrasi suporter. Sekelompok suporter Manchester United yang tergabung dalam The 1958, mendeklarasikan perlawanan terhadap keputusan kontroversial manajemen klub untuk menjatuhkan sanksi kepada ratusan pemegang tiket terusan yang melakukan pelanggaran berat.
Manajemen MU mengklaim, sebanyak 685 pemegang tiket terusan dilarang hadir karena sanksi, sementara 464 lainnya akan mendapatkan pengurangan hukuman. Dari sejumlah suporter yang menerima sanksi tersebut, ternyata beberapa di antaranya tak melakukan pelanggaran sama sekali.
Sejak Selasa (8/9/2026), suporter yang dihukum telah menerima email dari manajemen klub. Akun mereka dinyatakan tak bisa diakses karena melakukan pelanggaran atau terhubung dengan pelaku.
Ketika mengirimkan email tersebut, manajemen MU juga meminta agar suporter merespons dengan mengonfirmasinya lewat sejumlah gawai yang dimiliki. Meski sudah mengonfirmasi, suporter yang tak bersalah tetap kena sanksi dan memicu kemarahan dari The 1958.
"Ada satu keluarga asal Amerika yang sudah menyebabkan kerusakan generasi. Miliuner yang gagal telah menyerang suporter dan memperlakukan klub kami layaknya toko kelontong. Suporter loyal dan lintas generasi Si Merah telah disanksi, dilarang masuk, diperlakukan bak kriminal. Sebuah aib bagi komunitas ini, terhadap kelas pekerja, generasi di klub ini yang tengah dibangun, generasi yang terlupakan, generasi yang tak pernah dilahirkan. Klub Anda, sejarah Anda, suara Anda," begitu pernyataan resmi The 1958 dilansir Manchester Evening News.




















