Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Imbas Kasus Paspor Dean James, Eredivisie Bisa Dianulir

Imbas Kasus Paspor Dean James, Eredivisie Bisa Dianulir
Potret Dean James bersama Timnas Indonesia. (kitagaruda.id)
Intinya Sih
  • Kompetisi Eredivisie 2025/26 terancam dianulir akibat kasus paspor pemain Timnas Indonesia, Dean James, setelah KNVB memutuskan tidak menghukum Go Ahead Eagles dan sang pemain.
  • NAC Breda menggugat KNVB ke pengadilan karena keputusan tersebut, sementara sejumlah klub besar seperti Ajax dan Feyenoord dikabarkan siap mengikuti langkah serupa.
  • Kuasa hukum NAC menegaskan pihaknya tidak ingin menciptakan kekacauan, hanya menuntut agar kompetisi dijalankan sesuai aturan terkait penggunaan pemain yang sah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Kompetisi Eredivisie musim 2025/26 terancam dianulir. Semua disebabkan oleh kasus paspor pemain Timnas Indonesia, Dean James, yang dikenal sebagai Paspoortgate.

Kondisi ini tercipta setelah Komisi Disiplin Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) memutuskan tak menjatuhkan hukuman kepada Go Ahead Eagles dan James atas kasus tersebut. Menurut Komdis KNVB, baik Go Ahead Eagles maupun James sama sekali tak sadar dengan statusnya di kompetisi Eredivisie.

Putusan itu memicu reaksi dari NAC Breda, sebagai klub yang melaporkan Go Ahead Eagles dan James. Mereka pada akhirnya menyeret KNVB ke pengadilan dan proses hukum atas kasus ini terus berlanjut.

1. Arah kasusnya bisa menciptakan kekacauan

Potret latihan Timnas Indonesia, Dean James (kiri), Mees Hilgers (kanan). (Dok. PSSI).
Potret latihan Timnas Indonesia, Dean James (kiri), Mees Hilgers (kanan). (Dok. PSSI).

Direktur KNVB, Marianne van Leeuwen, menyatakan situasi yang berkembang akibat Paspoortgate menjadi tak menentu. Segala kemungkinan, menurut Van Leeuwen, bisa saja terjadi dan akan mengarah pada kekacauan.

"Ini bisa mengarah ke berbagai macam kemungkinan. Kami yakin bisa menciptakan kekacauan karena banyak klub yang mulai protes. Jika memberikan keputusan yang memuaskan buat NAC, pasti akan diikuti oleh klub lain dengan proses singkat. Dalam situasi tersebut, tak mungkin menyelesaikan kompetisi hingga fase akhir," ujar Leeuwen, dilansir ESPN.

2. Ada klub yang bakal ikuti jejak NAC

Sejumlah klub yang kemungkinan mengikuti jejak NAC atas kasus tersebut adalah Ajax Amsterdam, Feyenoord, Telstar, FC Volendam, Heracles Almelo, hingga Top Oss. Andai itu terjadi, maka sebanyak 133 pertandingan di Eredivisie akan terpengaruh akibat adanya kasus yang membelit pemain dari Indonesia dan Suriname.

Angka tersebut muncul setelah KNVB, yang dijelaskan kuasa hukum Michiel van Dijk dalam proses persidangan, telah melakukan perhitungan atas pertandingan yang melibatkan pemain Indonesia serta Suriname. Proporsi tersebut begitu besar sehingga membuat Leeuwen menyatakan bisa saja hasil di Eredivisie selama semusim dianulir.

3. NAC mengaku gak mau cari ribut

Sementara, kuasa hukum NAC, Tim Wilms, mengaku kliennya tidak mau membuat kekacauan dengan mempermasalahkan kewarganegaraan pemain. Menurut Wilms, NAC hanya mau kompetisi dijalankan sesuai aturan.

"Go Ahead sudah menurunkan pemain tak resmi. Aturan standarnya, KNVB harus mengulang laga. Alasan untuk menurunkan pemain tak sah itu sangat tidak relevan," ujar Wilms.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Related Articles

See More