Indonesia International Jetsports GP 2026, Jalur ke Kejuaraan Dunia

- Indonesia International Jetsports Grand Prix 2026 akan digelar di Jetski Academy Indonesia, Ancol, pada 2-6 September sebagai langkah memperkuat posisi Indonesia di jetsports Asia-Pasifik.
- Jadwal ajang disesuaikan setelah komunikasi dengan IJSBA agar tidak berbenturan dengan World Finals di Amerika Serikat dan kejuaraan internasional Thailand, demi meningkatkan partisipasi pembalap asing.
- IGP 2026 akan mempertandingkan delapan kelas dengan sekitar 300 peserta dari 40 negara, sekaligus menjadi fondasi menuju Indonesia Jetsports World Series 2027 dan mendorong ekonomi lokal.
Jakarta, IDN Times - Indonesia International Jetsports Grand Prix (IGP) 2026 siap menjadi magnet dunia olahraga air. Ajang itu akan dihelat di Jetski Academy Indonesia, Ancol, pada 2-6 September mendatang.
IGP 2026 menjadi langkah awal strategis untuk menancapkan kuku Indonesia di peta olahraga jetsports kawasan Asia-Pasifik. Ajang ini juga menjadi pintu untuk ke kejuaraan dunia.
1. Penyesuaian jadwal demi dongkrak partisipasi pembalap asing
IGP 2026 mengalami penyesuaian jadwal setelah adanya komunikasi dengan federasi internasional (IJSBA). Jadwal anyar ini disepakati bersama oleh Presiden IJSBA, Scott Frazier, dan Presiden IJBA, Syaiful Aswar, dengan alasan taktis.
Jadwal di akhir tahun dipilih untuk menghindari bentrok dengan padatnya kalender kejuaraan dunia. Jadwal disesuaikan karena beririsan di antara penyelenggaraan IJSBA World Finals di Amerika Serikat dan kejuaraan internasional di Thailand.
"Untuk (sistem) balapannya di sini tidak ada perubahan. Perubahan hanya nama saja. Kalau konsep dan cara bertanding sama, yakni menggunakan sistem poin," Syaiful Aswar dalam keterangan resminya.
2. Fondasi utama menuju World Series 2027
IGP 2026 dirancang sebagai batu loncatan. Ajang ini akan menjadi pemanasan menuju peluncuran seri kejuaraan dunia bertajuk Indonesia Jetsports World Series (IJWS) yang digeser menjadi 2027 mendatang.
IJBA menargetkan IJWS dapat masuk ke dalam kalender penting kejuaraan tahunan jetsports dunia. IGP nantinya akan dilebur dan berstatus sebagai salah satu seri utama di dalam payung besar kalender IJWS.
3. Pertandingkan delapan kelas dan dongkrak ekonomi lokal
Sekitar 300 peserta dari 40 negara akan memanaskan ajang di Ancol nanti. Dengan jumlah peserta sebanyak itu diharapkan memberikan dampak positif dalam perputaran ekonomi lokal.
Lewat penyelenggaraan kejuaraan ini, Indonesia tidak hanya menjadi tuan rumah kompetisi olahraga dunia, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi unggulan sport tourism, khususnya di Asia.


















