Ironi Ryan Flamingo, Bek Tengah PSV yang Produktif Buat Gol dan Eror

- PSV Eindhoven membuka Eredivisie 2026/2027 dengan hasil imbang 2-2 melawan Fortuna Sittard; Ryan Flamingo membuat kesalahan yang memicu gol lawan, lalu menyamakan skor lewat sundulan.
- Blunder kontra Fortuna menjadi eror keempat Flamingo yang berujung gol sejak bergabung dengan PSV pada 2024/2025, terbanyak di antara pemain outfield Eredivisie sejak debutnya.
- Di sisi lain, gol ke gawang Fortuna merupakan gol senior ke-13 Flamingo; sembilan tercipta di Eredivisie dari 133 laga, menempatkannya pada urutan ke-129 bek tengah tersubur kompetisi tersebut.
PSV Eindhoven hanya bisa memulai Eredivisie Belanda 2026/2027 dengan hasil seri. Juara bertahan tersebut ditahan Fortuna Sittard dengan skor 2-2 di kandangnya, Philips Stadion, pada Sabtu (8/8/2026). Kegagalan tim asuhan Peter Bosz untuk menang ikut disebabkan kesalahan Ryan Flamingo. Namun, mereka juga terhindar dari kekalahan berkat sumbangan gol dari pemain lokal yang lahir pada 31 Desember 2002 itu. Bagi Flamingo, laga ini menegaskan ironinya sebagai bek tengah yang produktif mencetak gol, tapi gemar pula melakukan blunder.
1. Ryan Flamingo menyamakan kedudukan setelah membuat PSV tertinggal saat melawan Fortuna
Blunder yang dilakukan Ryan Flamingo saat berhadapan dengan Fortuna Sittard membuat PSV tertinggal 0-1. Momen ini terjadi pada menit 42. Kiper Fortuna, Mattijs Branderhorst, melepaskan umpan panjang dari areanya. Bola lantas jatuh di depan kotak penalti PSV dan Flamingo mencoba mengamankan situasi dengan memberikan backpass kepada penjaga gawangnya, Matej Kovar, menggunakan kepala. Sayangnya, tandukannya terlalu lemah. Ole Romeny pun memotongnya dan sukses menaklukkan Kovar.
Namun, selain eksekusi yang keliru, keputusan Flamingo untuk menyundul si kulit bundar ke belakang juga sangat mengherankan. Sebab, sebelum melakukannya, Romeny dengan begitu jelas berada di depannya. Flamingo kemudian menebus kesalahannya pada menit 55. Pemain yang memakai nomor punggung 6 ini menyamakan kedudukan usai menanduk sepak pojok Ivan Perisic. PSV berbalik unggul lewat Noah Fernandez (74’), tapi hanya meraih seri akibat gol Edouard Michout (90+2’).
2. Ryan Flamingo tercatat sebagai pemain outfield yang paling sering melakukan blunder
Kesalahan yang dilakukan Ryan Flamingo dalam laga kontra Fortuna Sittard merupakan blunder keempat dalam kariernya. Semuanya terjadi setelah bergabung dengan PSV Eindhoven dari FC Utrecht pada awal 2024/2025. Menurut Opta, sejak Flamingo debut bersama Eindhoven, tidak ada pemain outfield Eredivisie lain dibanding dirinya yang lebih sering melakukan eror yang berujung gol.
Momen tidak membanggakan itu terjadi untuk pertama kali pada 15 Desember 2024. Blunder Flamingo membuat PSV kalah 0-1 dari Heereveen. Pada 2 Februari 2025, erornya menyebabkan PSV imbang 3-3 dengan NEC Nijmegen. Padahal, mereka sempat unggul 3-1. Flamingo lantas melakukan kesalahan ketiganya saat PSV dibantai Arsenal 1-7 di Liga Champions Eropa (UCL) pada 5 Maret 2025.
3. Ryan Flamingo sudah mengoleksi 13 gol sepanjang kariernya
Sementara itu, gol yang dibuat Ryan Flamingo ke gawang Fortuna Sittard merupakan torehan ke-13 sepanjang karier seniornya. Pilar setinggi 1,85 meter ini membuat sembilan di antaranya di Eredivisie. Data dari Transfermarkt per 9 Agustus 2026 menunjukkan, dari total 500 bek tengah yang tercatat telah mencetak gol sepanjang sejarah Eredivisie, Flamingo berada di urutan ke-129 sebagai pemain paling produktif di posisi tersebut. Flamingo mengumpulkannya dari 133 laga.
Sebagai perbandingan tambahan, terdapat 12 sosok yang mengoleksi jumlah gol yang sama seperti Flamingo. Namun, hanya Arnold Oosterveer (113) yang bermain lebih jarang dibanding Flamingo. Sebelas orang lainnya adalah Mike te Wierik (325), Ton Marijt (257), Piet Wijnberg (252), Alex Pastoor (249), Joris Mathijsen (235), Wiel Smeets (191), Rob Ouwehand (190), Jurgen Mattheij (175), Johan Huijbregts (158), Bart Biemans (154), dan Jos Rutten (143).
Flamingo lantas membuat empat gol sisanya di kompetis lain. Ia menyumbang satu gol kala FC Utrecht mengalahkan Sparta Rotterdam 3-1 pada play-off untuk memperebutkan tiket UEFA Conference League 2024/2025 (23/5/2024). Flamingo kemudian mencetak tiga gol lainnya di Liga Champions 2024/2025. Ia membantu PSV Eindhoven menang 4-0 atas Girona (5/11/2024), 3-2 atas Red Star Belgrade (21/1/2025), dan 3-1 atas Juventus (19/2/2025).
Uraian di atas begitu menggambarkan status Flamingo sebagai bek tengah yang sering membobol gawang lawan. Sayangnya, ia juga kerap membuat blunder yang menyebabkan gawangnya sendiri kebobolan. Kini, menarik untuk menantikan respon Flamingo setelah melakukan dua aksi bertolak belakang tersebut pada laga yang sama.


















