Persib Bandung sudah ditunggu ujian nyata di ajang kompetisi antarklub Asia. Klub berjuluk Maung Bandung ini sudah ditunggu tiga lawan berat di grup E AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027, yakni FC Seoul dari Korea Selatan, Melbourne Victory dari Australia, dan The Cong-Viettel FC dari Vietnam. Ketiganya tentunya mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Lantas, seperti apa peta kekuatan masing-masing lawan Persib Bandung ini.
Jadwal dan Lawan Persib Bandung pada Fase Grup ACL Two 2026/2027

1. Jadwal pertandingan Persib Bandung pada fase grup ACL Two 2026/2027
Berikut jadwal pertandingan Persib Bandung di Grup E ACL Two 2026/2027
Tanggal | Jam (WIB) | Pertandingan | Stadion |
16 September 2026 | 17.00 | FC Seoul vs Persib Bandung | Seoul World Cup Stadium |
14 Oktober 2026 | 19.15 | Persib Bandung vs The Cong-Viettel FC | Gelora Bandung Lautan Api Stadium |
28 Oktober 2026 | 19.15 | Persib Bandung vs Melbourne Victory | Gelora Bandung Lautan Api Stadium |
4 November 2026 | 14.45 | Melbourne Victory vs Persib Bandung | Melbourne Rectangular Stadium |
25 November 2026 | 19.15 | Persib Bandung vs FC Seoul | Gelora Bandung Lautan Api Stadium |
2 Desember 2026 | 17.00 | The Cong-Viettel FC vs Persib Bandung | Hang Day Stadium |
2. Modal berharga FC Seoul jelang debut di ACL Two
FC Seoul berdiri pada 22 Desember 1983 dengan nama awal Lucky-Goldstar FC. Itu artinya, mereka sudah mengudara sekitar empat dekade. Namun, mereka enggan menjadi klub yang hanya sekadar hadir meramaikan sengitnya kompetisi domestik. FC Seoul justru menjelma menjadi salah satu raksasa sepak bola paling disegani di Korea Selatan.
Konsistensi di level domestik ini membuat FC Seoul sering mendapatkan kesempatan tampil di kompetisi antarklub Asia. Berdasarkan data dari Transfermarkt, mereka sudah sembilan kali tampil di kasta tertinggi kompetisi antarklub Asia yang kini bernama AFC Champions League Elite (ACL Elite). Sementara itu, musim 2026/2027 menjadi kali pertama FC Seoul tampil di AFC Champions League Two (ACL Two).
K League 1 sendiri menganut sistem kompetisi 1 tahun kalender. Oleh karena itu, Liga kasta tertinggi Korea Selatan itu sudah memasuki pekan ke-29 per 15 September 2026. Sejauh ini, FC Seoul tampil sangat impresif. Mereka memuncaki klasemen sementara dengan mengoleksi 62 poin, unggul 15 poin atas Ulsan HD yang berada di posisi kedua. Hasil ini menjadi modal berharga bagi FC Seoul untuk tampil percaya diri di ACL Two 2026/2027.
3. Melbourne Victory mengalami perombakan besar-besaran dalam menatap musim yang baru
Melbourne Victory hanya mampu finis di peringkat keempat A-League Men 2025/2026. Namun, posisi tersebut sudah cukup untuk membawa mereka amankan tiket ke ACL Two 2026/2027. Hal ini terjadi lantaran Heidelberg United, runner-up Piala Australia 2025 yang seharusnya mendapatkan jatah langsung, dinyatakan tidak memenuhi syarat lisensi klub Asia. Di sisi lain, tim yang finis di peringkat ketiga merupakan wakil asal Selandia Baru, sehingga jatahnya dialihkan kepada klub yang berada di peringkat keempat klasemen.
Keberhasilan mengamankan tiket ke pentas Asia lewat jalur tak terduga ini tentu menjadi berkah tersendiri bagi The Boys in Blue. Namun, mereka hadir di ajang ini bermodalkan beberapa kendala. Selain harus menghadapi perombakan besar setelah ditinggal sedikitnya sebelas pilar, Melbourne Victory juga baru saja menyerahkan tonggak kepelatihan dari Arthur Diles kepada Giovanni Savarese menurut laporan dari ESPN.
4. The Cong-Viettel FC tidak terlalu berpengalaman tampil di kompetisi kasta kedua Asia tersebut
The Cong-Viettel FC merupakan klub asal Vietnam yang berdiri pada 23 September 1954 menurut data dari website resmi klub. Pada awal berdirinya, prestasi mereka cukup superior dengan berhasil memenangi gelar juara V. League 1 sebanyak lima kali. Namun, pencapaian tersebut harus menurun sejak awal 2000-an sehingga kesempatan bermain di kompetisi antarklub Asia menjadi terbatas. Menurut data Transfermarkt, mereka tercatat baru dua kali tampil di sana, baik itu di kasta pertama maupun kedua, yang membuat pengalaman internasional mereka terbilang minim.
Untuk mengarungi kompetisi tersebut, klub berjuluk Tornado Merah ini diperkuat sebelas pemain asing. Mayoritas berasal dari Brasil. Salah satunya adalah Junior Brandao, eks Madura United, Bhayangkara FC, dan Malut United.
Langkah Persib Bandung di ACL Two 2026/2027 dipastikan tidak akan mudah. Mereka dikelilingi lawan-lawan berat. Namun, Sang Pangeran Biru tentu punya modal berharga untuk bersaing di level Asia. Kematangan skuad yang mumpuni serta dukungan fanatik dari Bobotoh dipastikan bakal membakar semangat juang tim hingga peluit akhir dibunyikan.
Curated For You
- Tiru Jepang, The Jakmania Bersihkan Tribun SUGBK Usai Persija vs Persib13 Sep 2026, 14:04 WIB
- Siapa Aja Artis yang Nonton Persija vs Persib 2026 di GBK?12 Sep 2026, 20:41 WIB
- Profil 3 Lawan Persib di Fase Grup AFC Champions League Two 2026/202712 Sep 2026, 18:02 WIB