Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Jadwal Tottenham Hotspur pada Oktober 2026, Ada 2 Big Match
ilustrasi logo Tottenham Hotspur (unsplash.com/Winston Tjia)
  • Tottenham Hotspur berada di dasar klasemen EPL 2026/2027 setelah lima laga tanpa kemenangan, dengan tiga kekalahan, dua imbang, dua gol, dan delapan kali kebobolan.

  • Spurs membuka Oktober dengan laga tandang melawan Manchester United pada 10 Oktober, lalu menjamu Coventry City pada 19 Oktober sebagai peluang penting meraih kemenangan.

  • Dua laga akhir Oktober mempertemukan Spurs dengan Chelsea di Stamford Bridge pada 24 Oktober dan Crystal Palace di kandang pada 31 Oktober.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tottenham Hotspur masih nirkemenangan di English Premier League (EPL) 2026/2027 per pekan kelima. The Lilywhites kalah 3 kali, imbang 2 kali, kebobolan 8 gol, dan hanya mencetak 2 gol. Itu membuat skuad asuhan Roberto De Zerbi tersebut menjadi juru kunci. Oleh karena itu, Micky van de Ven dan kolega dipastikan akan berjuang keras untuk bangkit mulai Oktober 2026 ini. Ada empat pertandingan yang bakal mereka jalani.

1. Tottenham Hotspur bermain tandang melawan Manchester United pada 10 Oktober 2026

Totenham Hotspur akan memulai Oktober 2026 dengan ujian berat. Mereka dijadwalkan bermain tandang melawan Manchester United di Old Trafford pada tanggal 10. Jika berkaca kepada pertemuan terakhir, Spurs tidak diunggulkan untuk menang karena kalah dengan skor 0-2 di tempat yang sama pada 7 Februari 2026. Namun, andai menarik data lebih luas, Spurs berada di atas angin. Dalam sepuluh pertarungan pemungkas, mereka menang 4 kali dan MU hanya 2 kali.

Selain itu, Spurs juga memiiki kesempatan untuk menang mengingat kondisi MU saat ini yang sama tidak memuaskannya. Dari lima pertandingan pertama di Premier League, mereka hanya mampu menang 5-2 atas Ipswich Town yang merupakan tim promosi. Sisanya, MU kalah 0-2 dari Hull City serta 0-1 dari Manchester City dan imbang 2-2 dengan Everton serta 1-1 dengan Fulham. Kekalahan dari Manchester City bahkan terjadi dengan situasi unggul jumlah pemain dari babak pertama.

2. Tottenham Hotspur menjamu Coventry City pada 19 Oktober 2026

Jika meraih kemenangan dari Manchester United pada 10 Oktober 2026 masih berat, para pemain Tottenham Hotspur tampaknya keterlaluan andai kembali gagal melakukannya ketika kembali bertanding 9 hari kemudian. Sebab, mereka hanya harus bertarung melawan Coventry City. Selain itu, mereka juga bermain di Tottenham Hotspur Stadium.

Oleh karenanya, pertandingan ini bakal menjadi tolak ukur paling signifikan terkait progres klub dengan skuad yang mewah di bawah asuhan Roberto De Zerbi. Tanpa merendahkan kualitas Coventry yang merupakan tim promosi, Spurs seharusnya bisa menang dengan meyakinkan. Jika gagal, krisis besar sangat berpotensi untuk muncul.

3. Tottenhm Hotspur melawat ke markas Chelsea pada 24 Oktober 2026

Keharusan Tottenham Hotspur untuk menang ketika melawan Coventry City pada 19 Oktober 2026 makin mutlak jika melihat laga selanjutnya. Spurs dijadwalkan berjumpa Chelsea di Stamford Bridge pada 24 Oktober 2026. Meski Chelsea gagal menang dalam tiga pertandingan terakhirnya, mereka setidaknya tidak kesulitan untuk mencetak gol. The Blues tercatat sudah membuat 10 gol selama 5 pekan awal.

Rekor pertemuan juga sangat berpihak kepada Chelsea. Spurs selalu kalah dalam 6 pertandingan terakhir dengan kebobolan hingga 14 gol dan hanya mampu mencetak 5 gol. Namun, kedisiplinan dalam bermain bisa menjadi kunci Spurs untuk meraih kemenangan. Seperti terlihat dari detail di atas, pertahanan Chelsea sangat mudah ditembus terlepas dari lini serang mereka yang menakutkan.

4. Tottenham Hotspur bermain di kandang melawan Crystal Palace pada 31 Oktober 2026

Pertandingan terakhir Tottenham Hotspur pada Oktober 2026 terjadi tepat pada akhir bulan. Mereka dijadwalkan menjamu Crystal Palace pada tanggal 31 di Tottenham Hotspur Stadium. Sejauh ini, Palace sama tidak konsistennya seperti Spurs. Mereka hanya menang 1 kali dan sisanya 3 kali kalah serta 1 kali imbang.

Namun, Spurs harus berhati-hati karena pertandingan terakhir dengan Palace berujung dengan kekalahan. Mereka bahkan tumbang di kandang. Itu terjadi pada 5 Maret 2026. Spurs menyerah dengan skor 1-3 secara comeback. Sempat unggul lewat Dominic Calvert-Lewin, Spurs kehilangan poin akibat brace Ismaila Sarr dan gol Jorgen Strand Larsen.

Tottenham Hotspur akan memainkan empat pertandingan pada Oktober 2026. Bulan ini sangat krusial mengingat kondisi mereka yang belum merasakan kemenangan dalam lima laga pertama di EPL 2026/2027. Lantas, akankah tren negatif tersebut berhenti?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article