Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jakpro Evaluasi Kualitas Rumput JIS, Usai Dikritik Shin Tae Yong
Update pembangunan Jakarta Internasional Stadium (JIS), Jumat (14/1/2022). (IDN Times/Uji Sukma Medianti)
  • Jakpro mengevaluasi teknis kualitas permukaan, pemeliharaan, dan perawatan rumput JIS setelah menerima masukan dari Shin Tae Yong serta pemain Persija.
  • Jakpro melaporkan pemasangan rumput usai konser selesai sekitar sepekan, lebih cepat dibanding metode sebelumnya yang dapat memakan waktu hingga empat bulan.
  • Sorotan muncul setelah Persija menang 2-1 atas Persik; Shin Tae Yong menilai rumput JIS sangat buruk dan tidak layak untuk pertandingan sepak bola.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times – PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro memahami perhatian dan masukan yang disampaikan pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong, serta para pemainnya, terkait kondisi rumput Jakarta International Stadium (JIS). Sederet masukan tersebut menjadi perhatian Jakpro sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas lapangan dan meningkatkan standar layanan stadion.

"Menindaklanjuti masukan dan perhatian yang disampaikan, Jakpro sampai dengan saat ini terus melakukan evaluasi teknis terhadap kondisi rumput, termasuk aspek kualitas permukaan lapangan dan efektivitas pemeliharaan dan perawatan," kata Head of SBU JIS, Shinta Syamsul Arief, dalam keterangan, Rabu (28/10/2026).

1. Evaluasi dilakukan berkala

Update pembangunan Jakarta Internasional Stadium (JIS), Jumat (14/1/2022). (IDN Times/Uji Sukma Medianti)

Sebagai pengelola JIS, Jakpro memandang kualitas lapangan sebagai salah satu aspek penting dalam mendukung keselamatan pemain, kenyamanan, serta kelancaran pertandingan sepak bola.

"Oleh karena itu, evaluasi terhadap kondisi lapangan secara berkala menjadi bagian dari upaya memastikan kualitas rumput tetap terjaga sesuai kebutuhan operasional dan standar teknis yang berlaku," ujar Shinta.

2. Pemasangan rumput selesai sepekan

Pesepak Bola Persija Jakarta Mauro Nils Zijlstra (kiri) berebut bola dengan pesepak bola PSM Makassar Gledson Paixao (kanan) dalam pertandingan BRI Super League musim 2025/2026 di Jakarta Internasional Stadium, Jakarta, Jumat (20/2/2026). ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/YU

Shinta menyatakan, berdasarkan hasil evaluasi, terdapat peningkatan signifikan pada proses pemasangan, kerataan, dan kekuatan akar rumput.

"Setelah pelaksanaan konser terakhir, pemasangan rumput berhasil diselesaikan hanya dalam waktu sekitar satu pekan, jauh lebih cepat dibandingkan metode sebelumnya yang dapat membutuhkan waktu hingga empat bulan," katanya.

3. Jakpro terus mengembangkan sistem pemeliharaan rumput JIS

Pesepak Bola Persija Jakarta Alaaeddine Ajaraie (kanan) berebut bola dengan pesepak bola PSM Makassar Victor Dethan (kiri) dalam pertandingan BRI Super League musim 2025/2026 di Jakarta Internasional Stadium, Jakarta, Jumat (20/2/2026). ANTARA FOTO/Darryl Ramadhan/YU

Selain itu, kekuatan perakaran rumput juga menunjukkan hasil yang lebih baik. Hal ini membuat rumput lebih kuat melekat pada permukaan lapangan, sehingga risiko rumput terlepas saat pertandingan dapat diminimalkan. Bahkan, pada pertandingan terakhir, tidak ditemukan rumput yang terlepas.

Untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas rumput lapangan secara berkelanjutan, Jakpro terus mengembangkan sistem pemeliharaan rumput JIS, antara lain melalui penyediaan area pembibitan (turf nursery) dan pemanfaatan teknologi perawatan.

"Upaya ini ditujukan untuk mendukung ketersediaan rumput pengganti, mempercepat proses pemulihan lapangan, serta menjaga kualitas rumput agar tetap optimal dalam mendukung berbagai kegiatan dan pertandingan di JIS," ujar Shinta.

4. Shin Tae Yong kritik rumput JIS

Pelatih Persija, Shin Tae Yong, di sesi latihan tim. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Kondisi rumput JIS menjadi sorotan setelah Persija Jakarta mengalahkan Persik Kediri dengan skor 2-1 dalam laga Super League, Senin (26/10/2026). Selain Shin, bek Persija, Rizky Ridho, juga menyemprot kualitas rumput JIS.

Shin menilai kondisi rumput JIS tidak layak untuk menggelar pertandingan sepak bola. Pelatih asal Korea Selatan itu bahkan merasa pertandingan seharusnya tidak dimainkan jika kondisi lapangan masih seperti yang terlihat saat Persija menjamu Persik.

"Kondisi lapangan sangat-sangat tidak baik. Sebenarnya tidak boleh bermain bola dengan kondisi lapangan seperti itu," ujar Shin dalam sesi jumpa pers pasca laga.

Curated For You

Editorial Team

Related Article