Insiden Arteta Semprot Wonderkid Arsenal yang Tuai Kecaman

Arsenal tersingkir dari Carabao Cup setelah kalah dari Fleetwood Town pada putaran keempat.
Mikel Arteta dikritik karena memarahi Max Dowman, pemain Arsenal berusia 16 tahun, setelah kartu merah.
Arteta menyebut persoalan kedisiplinan, sementara Jobi McAnuff dan Paul Merson menyoroti sikap tersebut.
Jakarta, IDN Times - Arsenal keok dari Fleetwood Town di putaran keempat Carabao Cup atau Piala Liga Inggris 2026/27, Rabu (28/10/2026) dini hari WIB. Hasil memalukan itu ternyata memicu drama di lorong stadion
Drama tersebut melibatkan manajer Arsenal, Mikel Arteta, dan Max Dowman. Arteta mendapat sorotan tajam karena reaksinya dinilai berlebihan saat menegur pemain berusia 16 tahun itu, yang diduga berkaitan dengan kartu merah yang diterimanya pada menit ke-86.
1. Dikritik tak punya empati pada anak-anak
Dowman diusir wasit atas respons berlebihannya setelah mendapat pelanggaran keras dari pemain Fleetwood. Alih-alih merangkul Dowman, Arteta justru tertangkap kamera memarahinya secara frontal saat berjalan menuju ruang ganti.
Reaksi keras Arteta di pinggir lapangan langsung memantik kecaman dari berbagai pihak, termasuk pengamat sepak bola, Jobi McAnuff. Dia mengaku sangat terkejut melihat sikap manajer asal Spanyol itu yang seolah lupa kalau Dowman masih anak-anak.
"Saya tidak bisa memahami reaksi Mikel Arteta, saya sama sekali tidak menyukainya," ujar McAnuff, dikutip dari Daily Mirror.
2. Pembelaan Arteta singgung soal kedisiplinan
Menyadari tengah menjadi sasaran kritik, Arteta mencoba menenangkan situasi dalam jumpa pers jelang laga. Arteta juga berdalih ingin menonton insiden kartu merah tersebut melalui tayangan ulang secara detail sebelum memberikan penilaian akhir. Namun, Arteta mengisyaratkan amarahnya itu dipicu oleh pelanggaran kedisiplinan yang sebenarnya sudah dibahas tim sebelum pertandingan dimulai.
"Itu adalah sesuatu yang telah kami diskusikan sebelum laga," ungkap mantan asisten Pep Guardiola tersebut.
3. Legenda Arsenal ikut merasa iba
Eks pemain Arsenal, Paul Merson, turut angkat suara atas drama Arteta dengan Dowman. Merson menilai hukuman kartu merah langsung untuk tindakan sekecil itu terasa sangat kejam bagi pemain yang baru berusia 16 tahun.
"Saya merasa kasihan pada anak itu. Dia sedang frustrasi dan jika ada VAR, mereka mungkin akan membatalkannya," ujar Merson.





















