3 Jebolan Akademi Manchester City yang Menjadi Pemain Muda Terbaik EPL

Manchester City tidak hanya mampu mendatangkan para pesepak bola top dari berbagai belahan dunia dengan harga mahal. The Citizens mulai menunjukkan kepiawaiannya dalam melahirkan pemain muda berbakat lewat pembinaan akademi. Sebagian mereka mampu tampil apik kala bermain di English Premier League (EPL) dan memenangkan penghargaan pemain muda terbaik musiman.
Tercatat, ada tiga jebolan akademi Manchester City yang meraih penghargaan musiman EPL kategori pemain muda terbaik. Uniknya, tidak semua dari mereka memenangkan anugerah tersebut dengan membela tim utama Manchester City. Salah satunya dinobatkan sebagai pemain muda terbaik musiman EPL dengan berseragam tim besar lainnya.
1. Phil Foden meraih penghargaan pemain terbaik EPL secara back to back pada 2020/2021 dan 2021/2022
Phil Foden merupakan salah satu jebolan akademi Manchester City yang menjadi pilar penting di tim utama. Permainannya mengalami peningkatan pesat sejak melakoni debut pada 2017/2018. Foden mulai bermain reguler kala memasuki 2019/2020. Ia mencetak 5 gol dan 2 assist dalam 23 laga EPL. Sayangnya, Foden gagal mengantarkan Manchester City meraih gelar juara EPL pada musim tersebut.
Performanya cukup impresif kala Manchester City menjuarai EPL 2020/2021. Foden mencetak total 9 gol dan 5 assist dalam 28 laga EPL. Berkat penampilan tersebut, ia terpilih sebagai pemain terbaik EPL 2020/2021. Foden mampu memenangkan anugerah tersebut secara back to back usai menciptakan 9 gol dan 5 assist dari 28 penampilan pada EPL 2021/2022.
2. Cole Palmer meraih penghargaan pemain muda terbaik EPL kala berseragam Chelsea pada 2023/2024
Cole Palmer menimba ilmu di akademi Manchester City sejak usia belia. Ia menjalani debut di tim utama The Citizens dalam laga Piala Liga Inggris 2020/2021. Palmer kemudian menjadi bintang kemenangan Manchester City kala menjuarai Community Shield dan Piala Super Eropa 2023/2024. Ia menorehkan masing-masing satu gol dalam dua pertandingan tersebut. Namun, Palmer memutuskan hengkang ke Chelsea setelah tidak mendapat jaminan bermain reguler di tim utama Manchester City.
Langkah tersebut terbukti tepat bagi perkembangan karier sang pemain. Palmer menampilkan performa fantastis usai mencetak 22 gol dan 11 assist dalam 33 pertandingan EPL 2023/2024. Berkat penampilan tersebut, ia meraih penghargaan pemain terbaik EPL pada musim tersebut. Sayangya, performa Palmer tidak cukup mengangkat posisi Chelsea ke zona empat besar EPL 2023/2024.
3. Nico O'Reilly dinobatkan sebagai pemain muda terbaik EPL 2025/2026
Nico O'Reilly termasuk sedikit dari jebolan akademi Manchester City yang memiliki keunikan dari gaya bermain. Ia bisa bermain di berbagai posisi, seperti bek kiri, bek tengah, gelandang bertahan, penyerang sayap kiri, dan striker. Performanya mulai mencuri perhatian ketika mencetak 10 gol dan 11 assist dalam 19 pertandingan Premier League 2 2022/2023. O'Reilly kemudian tampil sebagai starter untuk pertama kalinya di tim utama Manchester City dalam laga Community Shield 2024/2025.
Ia mulai tampil reguler bersama tim senior Manchester City pada 2025/2026. O'Reilly mencetak total 9 gol dan 6 assist dalam 53 pertandingan di berbagai ajang. Lebih rinci, ia mencetak 5 gol dan 3 assist dalam 34 laga EPL. Berkat penampilan apik tersebut, O'Reilly dinobatkan sebagai pemain terbaik EPL 2025/2026. Selain itu, ia masuk daftar 26 pemain Timnas Inggris yang akan bermain di Piala Dunia 2026.
Ketiga pemain di atas membuktikan reputasi akademi Manchester City dalam menghasilkan pesepak bola muda berbakat cukup mentereng. Tidak hanya bersinar bersama tim utama Manchester City, Cole Palmer mampu tampil apik setelah pindah ke Chelsea. Sementara itu, O'Reilly langsung memenangkan penghargaan pemain terbaik EPL kala menjalani musim perdana bermain reguler di tim utama Manchester City.


















