Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Joe Hart Jadi Penyesalan Guardiola Selama 10 Tahun Tangani ManCity

Joe Hart Jadi Penyesalan Guardiola Selama 10 Tahun Tangani ManCity
Manajer Manchester City, Pep Guardiola (AFP / Darren Staples)
Intinya Sih
  • Pep Guardiola mengaku menyesal telah mendepak Joe Hart tanpa memberi kesempatan membuktikan diri selama awal masa kepelatihannya di Manchester City.
  • Setelah didepak, Joe Hart sempat dipinjamkan ke Torino dan West Ham United, hingga kariernya menurun dan gagal masuk skuad Inggris di Piala Dunia 2018.
  • Hart mengungkapkan rasa sakit dan frustrasi atas keputusan Guardiola, meski tetap menghormati sang pelatih yang dianggap memiliki visi berbeda dengannya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pep Guardiola akhirnya resmi meninggalkan Manchester City di akhir musim 2025/26. Selama 10 tahun menangani ManCity, Guardiola mengaku memiliki satu penyesalan yang selalu menghantuinya.

Momen ketika mendepak legenda Inggris, Joe Hart, menjadi penyesalan terbesar Guardiola ketika menangani ManCity. Menurut Guardiola, seharusnya Hart diberikan kesempatan membuktikan diri terlebih dulu di ManCity.

"Saya mau mengakui satu penyesalan. Ketika banyak mengambil keputusan, pasti ada kesalahan. Ada satu penyesalan yang selama ini saya sembunyikan selama bertahun-tahun, yakni ketika tak memberikan Joe Hart kesempatan seberapa hebat kemampuannya," ujar Guardiola, dilansir Sky Sports.

1. Seharusnya kasih kesempatan dulu

Guardiola mengaku seharusnya bisa memberikan Hart ruang untuk berkembang. Meski gaya mainnya tak sesuai dengan skema permainannya, Guardiola merasa Hart sudah sepantasnya mendapatkan kesempatan membuktikan diri.

"Bukan karena, dengan hormat kepada Claudio (Bravo) dan Ederson, yang kehadirannya sangat penting. Tapi, dalam momen itu saya merasa 'Oke, Joe, coba dulu bersama'. Jika tak bekerja, maka kami baru melakukan perubahan karena sudah terjadi," kata Guardiola.

2. Hart sempat luntang-lantung

Setelahnya, Hart akhirnya luntang-lantung ke klub-klub lain. Dia dipinjamkan ke Torino sepanjang musim 2016/17, hingga lanjut ke West Ham United.

Di sinilah titik terendah karier Hart, karena pada akhirnya tak bisa menembus skuad Inggris untuk Piala Dunia 2018.

"Semua sudah terjadi. Saya harus mengambil keputusan dan terkadang tidak adil," ujar Guardiola.

3. Hart terima putusan Guardiola

Hart mengakui keputusan Guardiola telah menyakiti hatinya. Tindakan eks pelatih Barcelona itu, menurut Hart, sudah membuatnya frustrasi. Padahal, dua sudah menegaskan diri menjadi legenda ManCity dengan meraih dua titel Premier League, satu trofi Piala FA, dan dua Piala Liga. Selain itu, Hart juga memenangkan empat Golden Glove.

"Rasanya sakit, frustrasi. Tapi, dia pria yang baik, punya visi dan sayangnya tak cocok dengan saya. Jujur, rasanya frustrasi," kata Hart dalam pengakuannya di High Performance Podcast.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana

Related Articles

See More