Julian Alvarez yang Terpaksa Bertahan di Atletico Madrid

- Julian Alvarez tetap membela Atletico Madrid pada musim 2026/27 dan sudah tampil saat menghadapi Villarreal, setelah gagal menemukan klub baru pada bursa musim panas 2026.
- Arsenal menjadi salah satu opsi transfer, tetapi Alvarez menolak pindah karena tidak nyaman kembali bermain di London dan Inggris, meski Atletico lebih memilih tujuan tersebut.
- Alvarez sempat ingin bergabung dengan Barcelona, tetapi Atletico menolak melepasnya ke rival LaLiga; Dani Olmo menilai terdapat situasi eksternal yang tak bisa dikendalikan pemain Argentina itu.
Jakarta, IDN Times - Julian Alvarez pada akhirnya tidak ke mana-mana. Sempat dihubungkan dengan Arsenal dan Barcelona, pemain asal Argentina itu tetap berseragam Atletico Madrid di musim ini.
Dalam jornada kedua LaLiga 2026/27, Alvarez bahkan sudah main untuk Atletico saat menghadapi Villarreal. Posisinya gak nyaman, karena selalu mendapat cacian dari suporter Atletico akibat selalu mendorong keinginannya cabut dari Wanda Metropolitano.
1. Ruwet saga transfer ke Arsenal
Alvarez sebenarnya memiliki beberapa opsi klub baru di musim panas 2026, salah satunya Arsenal. Atletico bahkan rela menjual Alvarez ke Arsenal ketimbang Barcelona.
Namun, Alvarez menentang ide pindah ke Arsenal, karena tak nyaman main lagi di London dan Inggris. Alhasil, Arsenal yang sejatinya tengah mencari penyerang baru harus gigit jari.
2. Maunya ke Barcelona
Alvarez menolak Arsenal karena mau pindah ke Barcelona, yang dianggapnya sebagai klub impian. Dia bahkan sudah mengumbar niatnya hengkang ke Camp Nou di depan publik.
Hal inilah yang membuat suporter Atletico marah. Apalagi, Atletico dsn suporternya sepakat kepindahan Alvarez bisa membuat Barcelona makin kuat.
3. Dani Olmo sampai heran
Saga transfer Alvarez sampai menarik perhatian pemain Barcelona, Dani Olmo. Dia heran dengan hal tersebut, tetapi pada akhirnya memang ada ragam situasi yang tak bisa Alvarez kendalikan.
"Julian Alvarez sangat jelas dalam hal itu. Dia berjuang demi mimpinya, tetapi pada akhirnya ada situasi eksternal yang tidak bisa dikendalikan," kata Olmo, dilansir ESPN FC.

















