Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kartu Merah Masih Jadi Penyakit Bagi Persija Jakarta Musim Ini

Kartu Merah Masih Jadi Penyakit Bagi Persija Jakarta Musim Ini
Persija jumpa Bhayangkara FC di Super League. (Dok. Persija)
Intinya Sih
  • Persija Jakarta kembali bermasalah dengan kartu merah setelah kalah 2-3 dari Bhayangkara FC, menambah daftar tujuh laga musim ini yang diwarnai kartu merah.
  • Pelatih Mauricio Souza menilai banyaknya kartu merah membuat Persija sering kehilangan kendali pertandingan dan kesulitan mempertahankan keunggulan saat bermain dengan sepuluh pemain.
  • Dengan delapan laga tersisa, Souza menegaskan pentingnya menjaga disiplin dan fokus agar Persija tidak lagi membuang poin jika ingin tetap bersaing di papan atas liga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Kartu merah masih jadi penyakit bagi Persija Jakarta musim ini. Terbaru, penyakit itu muncul ketika mereka kalah dari Bhayangkara FC dalam laga pekan 26 Super League 2025/26.

Bertanding di Stadion Sumpah Pemuda, Minggu (5/4/2026), Persija kalah dengan skor 2-3. Di laga ini, Jordi Amat mendapatkan kartu merah, sekaligus melanjutkan penyakit mereka soal kartu merah.

1. Tujuh laga Persija terkena kartu merah

Persija jumpa Bhayangkara FC di Super League.
Persija jumpa Bhayangkara FC di Super League. (Dok. Persija)

Sepanjang musim 2025/26 ini, total Persija terkena kartu merah dalam tujuh laga, termasuk dalam laga lawan Bhayangkara FC. Penyakit kartu merah ini sudah dimulai sejak laga lawan Persis pada 10 Agustus 2025.

Selanjutnya, kartu merah bagi Persija hadir lagi saat lawan Malut United (23 Agustus 2025), Arema (8 November 2025), Semen Padang (22 Desember 2025), Persib (11 Januari 2026), Malut United (24 Februari 2026), dan Bhayangkara FC (5 April 2026).

Dari tujuh laga itu, Persija menang tiga kali, imbang sekali, dan kalah tiga kali. Kartu merah benar-benar memengaruhi hasil yang didapat Persija di liga.

2. Kartu merah mempersulit Persija

Persija jumpa Bhayangkara FC di Super League.
Persija jumpa Bhayangkara FC di Super League. (Dok. Persija)

Pelatih Persija, Mauricio Souza, menegaskan banyaknya kartu merah yang didapat Persija ini mempersulit langkah mereka di liga. Main dengan 10 orang kerap membuat Persija yang awalnya unggul, jadi berbalik kalah.

"Jadi kami sudah beberapa pertandingan tanpa satu pemain, pasti tidak dapat keuntungan dalam laga. Jadi kami mau masuk dengan 11, selesai laga dengan 11 pemain," kata Souza.

3. Pemain Persija harus jaga kualitas

Persija jumpa Bhayangkara FC di Super League.
Persija jumpa Bhayangkara FC di Super League. (Dok. Persija)

Ada delapan laga sisa yang akan Persija lakoni di Super League 2025/26. Souza meminta, dalam delapan laga itu, tim 'Macan Kemayoran' tak boleh membuang-buang poin lagi. Mereka wajib menang.

Menurutnya, sudah sering Persija kehilangan poin dalam beberapa laga terakhir. Sebelum lawan Bhayangkara FC, mereka sempat hilang poin saat laga lawan Dewa United dan Borneo FC.

"Tim yang mau jadi juara tidak boleh membiarkan poin terbuang begitu saja seperti yang sudah Persija alami di laga-laga terakhir, termasuk lawan Dewa United dan Borneo FC," ujar Souza.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dheri Agriesta
EditorDheri Agriesta
Follow Us

Latest in Sport

See More