Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Dari 2 ke 7 Menit, Kenapa Injury Time Timnas vs Bangladesh Lebih Lama?

3 min read
Dari 2 ke 7 Menit, Kenapa Injury Time Timnas vs Bangladesh Lebih Lama?
Para pemain Timnas Indonesia merayakan gol ke gawang Bangladesh (IDN Times / Sandy Firdaus)
  • Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 usai menang 9-2 atas Bangladesh, dengan dua gol tambahan Kevin Diks dan Mitchell Baker pada injury time.
  • Menurut Law 7 IFAB, angka di papan tambahan waktu adalah durasi minimum; wasit dapat menambah waktu akibat cedera, keributan, VAR, dan pergantian pemain.
  • John Herdman menyebut ofisial keempat mengakui tambahan dua menit sebagai kesalahan, sementara pelatih Bangladesh Thomas Dooley mempertanyakan perubahan injury time menjadi tujuh menit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Sebuah perdebatan terjadi antara warganet Indonesia dan Malaysia usai Timnas Indonesia dipastikan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Perdebatan ini memanas di berbagai lini media sosial, karena Timnas dianggap mendapat keuntungan karena masa injury time berjalan hingga tujuh menit, bukan dua menit seperti yang diumumkan ofisial keempat.

Dengan injury time hingga tujuh menit, Timnas akhirnya bisa lolos ke final karena mampu mencetak dua gol tambahan via Kevin Diks dan Mitchell Baker. Lewat dua gol itu, Timnas menang 9-2 dan lolos karena keunggulan produktivitas gol atas Malaysia.

Banyak warganet yang menilai jika penambahan masa injury time tersebut aneh. Tapi, sebenarnya andai mau dilihat lebih jauh lewat Law of the Game dari International Football Association Board (IFAB), memang diatur terkait penambahan masa injury time. Seperti apa aturannya?

  1. 1. Kuasa ada di wasit, bergantung situasi

    WhatsApp Image 2026-10-01 at 23.19.36.jpeg
    Pemain Timnas Indonesia dan Bangladesh ribut-ribut di akhir laga. (IDN Times/Sandy Firdaus)

    Ditinjau lewat Law 7 tentang Durasi Pertandingan, terutama bagian 3 yang mengatur penambahan waktu akibat waktu terbuang, dan diperbarui sejak 1 Juli 2026 untuk edisi musim 2026/27, jika papan tambahan waktu hanya menunjukkan waktu minimum.

    Wasit diberikan kuasa untuk menambah durasi waktu. Itu bisa terjadi ketika ada waktu yang terbuang lebih banyak, seperti cedera, keributan, pemeriksaan video assistant referee, hingga pergantian pemain.

    Dalam kasus Timnas vs Bangladesh, sempat terjadi keributan besar di akhir laga. Sehingga, insiden ini bisa dikompensasi dalam waktu yang terbuang.

    Kemudian, ada juga pemeriksaan video assistant referee (VAR) ketika mengecek gol kedua Bangladesh. Dari sini juga, ada waktu yang terbuang cukup banyak.

  2. 2. Herdman klaim ofisial keempat mengaku salah

    WhatsApp Image 2026-10-01 at 22.48.04.jpeg
    Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, di laga FIFA ASEAN Cup 2026. (IDN Times/Sandy Firdaus)

    Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, awalnya merasa heran karena tambahan waktu hanya dua menit. Dia menilai seharusnya injury time lebih lama akibat adanya VAR hingga insiden lain yang terjadi di lapangan.

    "Ketika mereka mengangkat papan yang menunjukkan tambahan waktu dua menit, saya pikir semua orang di stadion tahu bahwa ada kesalahan. Sebelumnya sudah ada beberapa pemeriksaan VAR. Jadi ketika kami bertanya kepada ofisial keempat, apakah itu sebuah kesalahan, dia mengatakan iya," ujar Herdman.

  3. 3. Bangladesh bingung

    Duel Timnas Indonesia kontra Bangladesh pada laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 diawali dengan mengheningkan cipta terlebih dahulu
    Duel Timnas Indonesia kontra Bangladesh pada laga pamungkas Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 diawali dengan mengheningkan cipta terlebih dahulu, Kamis (1/10/2026) (IDN Times/Tino Satrio)

    Sementara pelatih Bangladesh, Thomas Dooley, mengaku aneh dengan cara wasit memberikan tambahan waktu. Awalnya, tambahan waktu tertera dua menit. Namun, tiba-tiba bertambah menjadi tujuh menit.

    "Namun, 10 sampai 15 menit terakhir sedikit aneh karena sepertinya banyak hal yang tidak menguntungkan kami. Ketika awalnya diberikan tambahan waktu dua menit, tiba-tiba menjadi tujuh menit setelah kami mencetak gol," kata Dooley dalam sesi jumpa pers selepas laga, Kamis (1/10/2026).

    "Kalau melihatnya dari sisi yang kurang baik bagi kami, artinya Indonesia mendapat waktu lebih panjang untuk mencetak satu atau dua gol lagi. Karena itu, kami sedikit kecewa dengan beberapa keputusan yang dibuat," lanjutnya.

Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More