Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Kekalahan Telak Pertama Manchester United di Liga Champions

4 min read
6 Kekalahan Telak Pertama Manchester United di Liga Champions
Old Trafford (unsplash.com/Samuel Regan-Asante)
  • Manchester United kalah 1-4 dari Como pada matchday ketiga Liga Champions 2026/2027, menandai kekalahan telak keenam mereka di kompetisi tersebut.
  • Nico Paz mencetak dua gol untuk Como, disusul Anastasios Douvikas dan Jacobo Ramon; gol balasan MU dibuat Joshua Zirkzee pada menit 90+1.
  • Kekalahan telak terbesar MU di Liga Champions tetap 0-4 dari Barcelona pada 1994/1995; Barcelona juga menang 3-0 pada perempat final 2018/2019.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Manchester United (MU) tak mampu tampil maksimal dalam lanjutan matchday ketiga Liga Champions Eropa 2026/2027. Bertandang ke markas Como pada Rabu (21/10/2026), pasukan Michael Carrick dipaksa menyerah dengan skor telak 1-4. Hasil negatif ini sekaligus menjadi kekalahan telak keenam Setan Merah di Liga Champions per 23 Oktober 2026.

  1. 1. Manchester United takluk 0-4 di kandang Barcelona pada 1994/1995

    Kekalahan telak pertama Manchester United di Liga Champions terjadi ketika melawat ke markas Barcelona, Camp Nou, pada fase grup musim 1994/1995, Rabu (2/11/1994). Skuad besutan Alex Ferguson harus mengakui ketangguhan tuan rumah dengan skor empat gol tanpa balas. Hasil itu masih menjadi kekalahan terbesar Setan Merah di ajang ini. Selain Hristo Stoichkov yang tampil gemilang dengan mencetak brace dalam duel tersebut, ada juga Romario dan Albert Ferrer yang masing-masing mengemas satu gol.

  2. 2. Manchester United kalah 0-3 di markas Maccabi Haifa pada 2002/2003

    Manchester United secara mengejutkan tak mampu meraih poin dalam lawatan ke markas Maccabi Haifa pada fase grup Liga Champions 2002/2003, Selasa (29/10/2002). Pasukan Alex Ferguson bahkan dipaksa menyerah dengan skor tiga gol tanpa balas. Gol pertama yang bersarang di gawang Ricardo diciptakan Yaniv Katan pada menit 40. Setelah Raimondas Zutautas menggandakan keunggulan pada menit 56, giliran Yakubu yang menjebol gawang Setan Merah dari titik putih pada menit 78.

  3. 3. Hattrick Tuncay Sanli membawa Fenerbahce menang 3-0 atas Manchester United pada 2004/2005

    Manchester United berhasil memberi perlawanan sengit selama babak pertama dalam lawatan ke markas Fenerbahce pada fase grup Liga Champions 2004/2005, Rabu (8/12/2004). Namun, tuan rumah berhasil menemukan celah di pertahanan Setan Merah hingga mencetak tiga gol selama babak kedua. Tuncay Sanli bersinar dengan memborong semua gol tersebut. 

  4. 4. Melawat ke markas AC Milan pada 2006/2007, Manchester United kalah 0-3

    Manchester United sempat menang 3-2 saat menjamu AC Milan pada leg pertama semifinal Liga Champions 2006/2007. Namun, pasukan Alex Ferguson dipastikan tersingkir usai kalah telak 0-3 di Giuseppe Meazza pada pertemuan kedua, Rabu (2/5/2007). Setelah dibobol Kaka pada menit 11, Edwin van der Sar yang menjaga gawang MU kembali memungut bola dari gawangya pada menit 30 akibat gol Clarence Seedorf. Gol Alberto Gilardino pada menit 78 lantas menjadi penutup laga ini.

  5. 5. Manchester United menyerah 0-3 di markas Barcelona pada perempat final musim 2018/2019

    Manchester United kembali menderita kekalahan telak dari Barcelona di Liga Champions 2018/2019. Pertemuan pada leg kedua perempat final di Camp Nou itu menjadi milik Blaugrana dengan unggul 3-0, yang sekaligus memastikan keberhasilan mereka lolos ke semifinal dengan agregat 4-0. Lionel Messi menjadi bintang dengan memborong dua gol sekaligus, pada menit 16 dan 20. Sedangkan, satu gol lainnya hadir lewat sepakan kaki kanan Philippe Coutinho pada menit 61. 

  6. 6. Manchester United kalah 1-4 di markas Como pada fase grup edisi 2026/2027

    Manchester United datang ke markas Como pada matchday ketiga fase grup Liga Champions 2026/2027 dengan misi bangkit usai gagal menang dalam beberapa laga sebelumnya. Namun, tren negatif pasukan Michael Carrick justru berlanjut dengan kalah telak 1-4 di Giuseppe Sinigaglia pada Rabu (21/10/2026). Nico Paz menjadi momok utama Setan Merah dengan dua gol yang diciptakan pada menit 2 dan 57. Lalu, dua gol lainnya dari tuan rumah diciptakan Anastasios Douvikas (49’) dan Jacobo Ramon (76’). Gol balasan MU baru datang lewat pemain pengganti Joshua Zirkzee pada menit 90+1.

    Kekalahan dari Como menambah catatan buruk Manchester United di Liga Champions, terutama setelah mereka kembali kebobolan empat gol dalam satu pertandingan. Barcelona menjadi klub yang paling sering memberi kekalahan telak kepada Setan Merah dalam daftar tersebut, yakni pada edisi 1994/1995 dan 2018/2019. Hasil di markas Como pun menjadi pengingat bagi Michael Carrick untuk segera membenahi performa timnya agar Manchester United tidak kembali menelan hasil negatif serupa pada pertandingan berikutnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More