Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Tim dengan Nilai Pasar Terendah di LaLiga 2026/2027

3 min read
6 Tim dengan Nilai Pasar Terendah di LaLiga 2026/2027
ilustrasi bola berlogo LaLiga Spanyol (unsplash.com/Vikram TKV)
  • Malaga menjadi klub bernilai pasar terendah LaLiga 2026/2027 per 23 Oktober 2026, dengan total 62,45 juta euro dari 28 pemain.

  • Deportivo Alaves, Elche, CA Osasuna, UD Levante, dan Getafe melengkapi enam klub terbawah, dengan nilai pasar berkisar 72,9 juta hingga 98,9 juta euro.

  • Nilai pasar Lamine Yamal sebesar 220 juta euro melampaui total nilai enam klub tersebut, bahkan lebih tinggi daripada 13 klub LaLiga musim ini.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Per 23 Oktober 2026 pukul 12.00 WIB, Lamine Yamal menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi di LaLiga Spanyol 2026/2027. Bintang muda Barcelona itu berharga 220 juta euro (Rp4,46 triliun). Uniknya, nilai pasar Yamal justru jauh lebih tinggi dari total nilai pasar enam klub ini. Mereka adalah klub dengan nilai pasar terendah di LaLiga 2026/2027.

  1. 1. Malaga (62,45 juta euro) menjadi klub dengan nilai pasar terendah

    Klub dengan nilai pasar terendah di LaLiga 2026/2027 per 23 Oktober adalah Malaga. Mereka memiliki 28 pemain dengan total nilai pasar 62,45 juta euro (Rp1,26 triliiun). Dari jumlah tersebut, Malaga hanya memiliki 4 pemain asing, sedangkan 24 lain merupakan pemain Spanyol. Di tim asal Andalusia ini, Chupe Rubio yang berharga 10 juta euro (Rp201 miliar) menjadi pemain termahal.

  2. 2. Deportivo Alaves (72,9 juta euro) hanya memiliki 24 pemain

    Kebanyakan klub LaLiga 2026/2027 memiliki 25 pemain atau lebih. Namun, Deportivo Alaves, Levante, dan Racing Santander hanya memiliki 24 pemain. Dari tiga klub tersebut, Deportivo Alaves menjadi klub dengan total nilai pasar terendah. Klub asal Basque ini hanya berharga 72,9 juta euro (Rp1,47 triliun) dengan Antonio Blanco sebagai pemain termahal. Sama seperti Chupe Rubio, gelandang asal Spanyol itu juga memiliki nilai pasar 10 juta euro (Rp201 miliar).

  3. 3. Pemain termahal Elche (74,3 juta euro) merupakan pemain pinjaman

    Elche memiliki nilai pasar sebesar 74,3 juta euro (Rp1,49 triliun). Itu merupakan gabungan dari 28 pemain. Ironisnya, pemain dengan nilai pasar termahal merupakan pemain pinjaman dari Brighton & Hove Albion. Dia adalah Facundo Buonanotte yang berharga 12 juta euro (Rp242 miliar).

  4. 4. CA Osasuna memiliki nilai pasar sebesar 82 juta euro

    Klub keempat dengan nilai pasar terendah di LaLiga 2026/2027 adalah CA Osasuna. Klub berjuluk Los Rojillos ini memiliki total nilai pasar 82 juta euro (Rp1,65 triliun). Itu merupakan total dari 25 pemain yang terdiri dari 20 pemain lokal (Spanyol) dan 5 pemain asing. Pemain termahal CA Osasuna musim ini adalah Enzo Bayomo (15 juta euro atau setara dengan Rp302 miliar) yang berasal dari Kamerun.

  5. 5. Pemain termahal UD Levante (87,5 juta euro) hanya bernilai 9 juta euro

    UD Levante bernilai 87,5 juta euro (Rp1,76 triliun) dengan jumlah 24 pemain. Tim ini memiliki pemain dengan nilai pasar yang hampir merata. Bahkan, pemain dengan nilai pasar tertinggi di UD Levante hanya bernilai 9 juta euro (Rp181 miliar). Dia adalah Karl Etta Eyong dan Petar Ratkov.

  6. 6. Dua pemain termahal Getafe (98,9 juta euro) merupakan pemain baru

    Total 25 pemain yang dimiliki Getafe memiliki nilai pasar sebesar 98,9 juta euro (Rp1,99 triliun). Di tim ini, pemain dengan nilai pasar termahal merupakan pemain baru. Mereka adalah Martin Satriano yang diboyong dari Olympique Lyon dan Mario Martin yang didatangkan dari Real Madrid. Keduanya memiliki nilai pasar 10 juta euro (Rp201 miliar).

    Nilai pasar Lamine Yamal (220 juta euro) memang sangat besar dan kurang masuk akal. Bahkan, jika melihat secara keseluruhan, nilai pasar pemain asal Spanyol itu lebih besar dari 13 klub LaLiga 2026/2027. Selain keenam klub yang telah dibahas, Celta Vigo, Sevilla, Valencia, RCD Espanyol, Deportivo A Coruna, Racing Santander, dan Rayo Vallecano juga memiliki nilai pasar lebih rendah dari Yamal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More