6 Pertandingan Pertama Manchester United Kebobolan 4 Gol di UCL

- Manchester United kalah 1-4 dari Como 1907 pada matchday ketiga fase liga Liga Champions 2026/2027, setelah Nico Paz mencetak dua gol dan Joshua Zirkzee membukukan gol hiburan.
- Kekalahan di Como menjadi kali keenam MU kebobolan empat gol di Liga Champions, dari total 302 pertandingan yang dimainkan per 23 Oktober 2026.
- Sebelumnya, MU pernah kebobolan empat gol melawan Copenhagen, Bayern Muenchen, Barcelona, AC Milan, dan Athletic Club; dalam enam laga tersebut, mereka selalu kalah.
Manchester United menelan kekalahan memalukan pada matchday ketiga fase liga Liga Champions Eropa (UCL) 2026/2027. Bruno Fernandes dan kolega dibantai Como 1907 1-4. Hasil ini membuat mereka menambah salah satu daftar rekor buruk dalam sejarah klub. Berdasarkan data Transfermarkt dan situs resmi kompetisi, The Red Devils kini sudah 6 kali kebobolan 4 gol di UCL dari total 302 pertandingan yang telah dimainkan per 23 Oktober 2026.
1. Manchester United dipermalukan Como 1-4 pada 21 Oktober 2026
Manchester United dibantai Como 1907 dengan skor 1-4 pada matchday ketiga fase liga Liga Champions 2026/2027 sebagai tamu di Stadio Giuseppe Sinigaglia apda 21 Oktober 2026. Tim asuhan Michael Carrick ini sudah tertinggal ketika laga baru berjalan 2 menit akibat tembakan melengkung Nico Paz. Gawang yang dijaga Senne Lammens kembali kebobolan pada menit 49 usai Anastasios Douvikas menuntaskan umpan pendek dari Paz. Paz lantas mengemas brace pada menit 57. Ia menaklukkan Lammens setelah memotong umpan yang dilepaskan Carlos Baleba. Jacobo Ramon kemudian mencetak gol terakhir Como pada menit 76 dengan menanduk crossing dari Kaiki. Sementara, MU mendapat gol hiburannya dari Joshua Zirkzee pada menit 90+1.
2. Manchester United kalah comeback 3-4 dari FC Copenhagen pada 8 November 2023
Manchester United kebobolan empat gol di Liga Champions untuk terakhir kalinya sebelum 21 Oktober 2026 pada 8 November 2023. Saat itu, tim yang dilatih Erik ten Hag tersebut kalah 3-4 dari FC Copenhagen. Mereka sebetulnya unggul dulu 2-0 lewat brace Rasmus Hojlund (3’, 28’). Copenhagen kemudian menyamakan kedudukan melalui Mohamed Elyounoussi (45’) dan Diogo Goncalves (45+9’). Eksekusi penalti Bruno Fernandes (69’) membawa MU memimpin lagi. Namun, mereka akhirnya tumbang akibat gol Lukas Lerager (83’) dan Roony Bardghji (87’).
3. Manchester United menyerah 3-4 dari Bayern Muenchen pada 20 September 2023
Manchester United juga kalah 3-4 2 bulan sebelum tumbang dengan skor seperti itu dari FC Copenhagen pada 8 November 2023. Mereka merasakannya dari Bayern Muenchen di Allianz Arena pada 20 September 2023. Namun, MU tidak mampu untuk sekadar menyamakan kedudukan. Gawang tim yang saat itu dijaga Andre Onana dibobol Leroy Sane pada menit 28, Serge Gnabry pada menit 32, Harry Kane pada menit 53, dan Mathys Tel pada menit 90+2. Sementara, mereka memperkecil kekalahannya lewat gol Rasmus Hojlund pada menit 29 dan brace Casemiro pada menit 88 serta 90+5.
4. Manchester United dibantai Barcelona 0-4 pada 2 November 1994
Manchester United melawat ke Camp Nou pada 2 November 1994. Naas, mereka pulang dengan kekalahan telak 0-4. Barcelona berpesta gol melalui aksi Hristo Stoichkov pada menit 9 serta 52, Romario pada menit 45, dan Albert Ferrer pada menit 88. Sebagai catatan, Barcelona merupakan runner-up Liga Champions musim sebelumnya (1993/1994).
5. Manchester United dihajar AC Milan 0-4 pada 14 Mei 1958
Manchester United gagal melaju ke final Liga Champions 1957/1958 akibat kalah dengan agregat 2-5 dari AC Milan. Skuad besutan Matt Busby tersebut menang 2-1 saat bermain di Old Trafford pada leg pertama (8/5/1958). Namun, mereka kalah 0-4 di San Siro pada leg kedua (14/5/1958). AC Milan mencetak empat golnya melalui Juan Schiaffino (2’, 77’), Nils Liedholm (50’), dan Giancarlo Danova (65’).
6. Manchester United tumbang 3-5 dari Athletic Club pada 16 Januari 1957
Laga pertama ketika Manchester United kebobolan empat gol di Liga Champions terjadi pada 16 Januari 1957. Mereka kalah 3-5 dari Athletic Club pada leg pertama perempat final edisi 1956/1957 ini. Lima gol Athletic dicetak Ignacio Uribe (2’, 28’), Felix Marcaida (43’), Armando Merodio (73’), dan Jose Artetxe (78’). Sementara, tiga gol MU berasal dari Tommy Taylor (48’), Dennis Viollet (54’), dan Liam Whelan (85’). Meski begitu, MU berhasil lolos ke semifinal berkat kemenangan 3-0 di Old Trafford pada leg kedua (6/2/1957). Sayangnya, mereka tidak mampu menembus final akibat kalah dengan agregat 3-5 dari Real Madrid yang pada akhirnya menjadi juara.
Kebobolan tiga gol menjadi batas maksimal MU untuk bisa menghindar dari kekalahan di Liga Champions. Enam pertandingan di atas membuktikan mereka tidak pernah mampu melakukannya ketika kecolongan empat gol. Lantas, apakah daftar ini akan bertambah pada masa mendatang?























