Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
3 Kekalahan Telak Pertama Yaya Toure sebagai Pelatih, Dibantai AS Roma
ilustrasi pelatih (unsplash.com/Nguyen Thu Hoai)
  • Yaya Toure menjalani musim debut sebagai pelatih utama Slovan Bratislava pada 2026/2027, dengan catatan 11 menang, 4 imbang, dan 5 kalah dari 20 pertandingan pertama.
  • Di Liga Champions, Slovan kalah telak 1-6 dari PSG, 0-3 dari Stuttgart, dan 0-4 dari AS Roma dalam tiga laga awal.
  • Tiga kekalahan tersebut membuat Slovan belum meraih poin dan berada di posisi terakhir klasemen sementara Liga Champions per 21 Oktober 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Yaya Toure untuk pertama kalinya menangani sebuah tim sebagai pelatih utama pada 2026/2027. Mantan pemain Barcelona itu tengah menjalani babak baru dalam kariernya sebagai juru taktik klub kasta teratas Slovakia, Slovan Bratislava. Dalam 20 laga pertama, pasukan Toure berhasil mencatatkan 11 menang, 4 imbang, serta 5 kalah. Sorotan tertuju kepada Bratislava seiring tiga kekalahan telak dengan minimal selisih tiga gol yang seluruhnya didapat di Liga Champions Eropa per 21 Oktober 2026.

1. Slovan Bratislava menyerah 1-6 di markas Paris Saint-Germain pada 9 September 2026

Slovan Bratislava melawat ke markas Paris Saint-Germain, Parc des Princes, pada matchday pertama Liga Champions Eropa 2026/2027, Rabu (9/9/2026). Tujuh belas menit laga berjalan, pasukan Yaya Toure tertinggal 0-1 oleh gol Ousmane Dembele. Dembele mencetak gol keduanya pada menit 23 dan disusul gol Ferran Torres 8 menit berikutnya yang sekaligus membuat babak pertama berakhir dengan keunggulan 3-0 untuk tuan rumah. 

Dua menit babak kedua berjalan, tim Toure harus kembali kebobolan yang kali ini akibat aksi lainnya dari Torres. Torres melengkapi penampilannya pada laga ini dengan mencetak gol ketiganya pada menit 57. Kali ini, ia melakukannya dengan sontekan kaki kanan yang berawal dari sepak pojok Dembele.

Usaha Bratislava untuk mengejar ketertinggalan hanya berbuah satu gol pada menit 58. Suleiman Camara yang beroperasi di sisi kiri lini serang akhirnya memecah kebuntuan tim tamu lewat sepakan kaki kanan. Namun, Les Parisiens kembali menjebol gawang tim besutan Toure pada menit 87 lewat aksi Fabian Ruiz.

2. Slovan Bratislava dipermalukan Stuttgart 0-3 pada 14 Oktober 2026

Slovan Bratislava mendapat giliran untuk tampil di kandang sendiri pada matchday kedua Liga Champions 2026/2027, Rabu (14/10/2026). Namun, VfB Stuttgart yang datang ke Tehelne Pole masih terlalu tangguh bagi anak asuh Yaya Toure. Selain gagal mencetak gol, Bratislava juga kebobolan tiga gol sepanjang laga.

Pasukan Toure awalnya hanya kebobolan satu gol selama babak pertama. Melalui skema counter attack, Angelo Stiller memberi assist kepada Deniz Undav. Penyelesaian sempurna Undav lantas membuat tim tamu unggul.

Pada babak kedua, skuad besutan Toure tampil lebih buruk. Kesalahan di lini pertahanan membuat Sandro Cruz mencetak gol bunuh diri pada menit 64. Pada menit 90, Ermedin Demirovic menutup pesta gol ke gawang Bratislava dengan tandukan kepala yang berawal dari crossing Lorenz Assignon.

3. Slovan Bratislava kalah 0-4 di markas AS Roma pada 21 Oktober 2026

Slovan Bratislava tak kunjung meraih poin hingga matchday ketiga Liga Champions Eropa 2026/2027, Rabu (21/10/2026). Lawatan ke markas AS Roma, Olimpico, pada pekan ini berakhir dengan kekalahan telak empat gol tanpa balas. Hasil negatif itu memastikan pasukan Yaya Toure bertahan di peringkat terakhir klasemen sementara. 

Kekalahan ini dimulai dengan gol pertama AS Roma yang tercipta pada menit 21. Gol pembuka tersebut diciptakan Mario Hermoso lewat sundulan berkat passing Daniele Ghilardi. Sebelum babak pertama berakhir, I Giallorossi menambah keunggulan melalui Nahuel Molina pada menit 39.

AS Roma unggul lebih jauh lewat aksi Niccolo Pisilli ketika babak kedua berlangsung selama 7 menit. Ketika Bratislava tak kunjung mampu memecah kebuntuan, AS Roma justru mendapat hadiah penalti pada menit 59. Donyell Malen yang ditunjuk sebagai eksekutor lantas menyelesaikan tugasnya dengan sempurna sekaligus menutup pesta gol tuan rumah.

Rentetan kekalahan telak tersebut menjadi ujian berat bagi Yaya Toure dalam menjalani musim debutnya sebagai pelatih utama. Meski mampu mengantongi 11 kemenangan dari 20 laga pertama, performa Slovan Bratislava di Liga Champions masih jauh dari harapan setelah selalu kalah dalam tiga pertandingan awal. Toure kini perlu segera membenahi performa anak asuhnya agar mampu bersaing di kompetisi Eropa sekaligus menjaga konsistensi tim di kompetisi domestik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article