Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Kemenangan Comeback Pertama Inter Milan Era Cristian Chivu

3 Kemenangan Comeback Pertama Inter Milan Era Cristian Chivu
ilustrasi pendukung Inter Milan (unsplash.com/zachr1992)
Intinya Sih
  • Inter Milan menaklukkan Como 4-3 lewat kebangkitan di babak kedua, memastikan posisi puncak klasemen Serie A dengan selisih sembilan poin.
  • Skuad Chivu sebelumnya juga menang comeback 6-2 atas Pisa, setelah tertinggal dua gol lebih dulu dan mencetak empat gol tambahan di babak kedua.
  • Kemenangan comeback pertama era Chivu terjadi saat Inter mengalahkan Urawa Reds 2-1 di Piala Dunia Antarklub 2025 berkat gol penentu Valentin Carboni di menit akhir.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Inter Milan mengalahkan Como 4-3 pada pekan ke-32 Serie A Italia 2025/2026. I Nerazzurri meraih hasil positif tersebut secara comeback. Sejak dilatih Cristian Chivu pada 9 Juni 2026, ini merupakan kemenangan ketiga Inter yang didapat dari posisi tertinggal.

1. Inter Milan bangkit pada babak kedua saat menghadapi Como pada 12 April 2026

Inter Milan melakoni pekan ke-32 Serie A 2025/2026 melawan Como sebagai tamu di Giuseppe Sinigaglia pada Minggu (12/4/2026). Mereka kebobolan untuk pertama kali oleh sepakan Alex Valle yang menghajar bola rebound pada menit 36. Nico Paz lantas menggandakan keunggulan Como pada menit 45 setelah menuntaskan umpan panjang dari sang kiper, Jean Butez. Inter berhasil memangkas jarak beberapa detik kemudian melalui Marcus Thuram. Mereka akhirnya bangkit pada babak kedua. Thuram membuat skor kembali imbang setelah memaksimalkan blunder Marc Oliver Kempf pada menit 49.

Denzel Dumfries membawa Inter berbalik memimpin usai menanduk tendangan bebas Hakan Calhanoglu pada menit 58. Bek asal Belanda itu mengikuti jejak Thuram dalam menorehkan dwigol pada menit 72. Sebelum laga selesai, Como sempat mencetak satu gol lagi lewat eksekusi penalti Lucas Da Cunha pada menit 89. Como mendapat hadiah tersebut berkat pelanggaran Ange-Yoan Bonny kepada Paz. Wasit Davide Massa awalnya hanya memberi Como tendangan bebas. Namun, Video Assistant Referee (VAR) menyatakan insiden terjadi di dalam kotak penalti. Inter unggul sembilan poin di puncak klasemen berkat kemenangan ini.

2. Inter Milan menang comeback 6-2 atas Pisa pada 23 Januari 2026

Inter Milan menjamu Pisa di Giuseppe Meazza pada 23 Januari 2026 untuk menjalani pekan ke-22 Serie A 2025/2026. Mereka dikejutkan tendangan jarak jauh Stefano Moreo yang memanfaatkan blunder Yann Sommer pada menit 11. Striker asli Italia setinggi 1,91 meter itu lantas mengukir brace setelah menyundul sepak pojok Matteo Tramoni pada menit 23. Inter akhirnya mulai hidup usai Piotr Zielinski mengeksekusi hadiah penalti yang mereka dapat dari handball Tramoni pada menit 39. Lautaro Martinez kemudian menyamakan kedudukan 2 menit berselang. Kapten tim tersebut menanduk crossing dari Federico Dimarco.

Beberapa saat sebelum babak pertama berakhir, Inter berhasil membalikkan keadaan lewat aksi Pio Esposito menanduk umpan Alessandro Bastoni. Setelah itu, Inter baru mencetak gol lagi pada menit 82. Federico Dimarco membuat skor menjadi 4-2 usai menyelesaikan umpan dari Marcus Thuram. Dimarco mulai bermain pada menit 34 dengan menggantikan Luis Henrique. Ange-Yoan Bonny membuat Inter makin menjauh lewat aksi individunya pada menit 86. Seperti Dimarco, Bonny juga bermain sebagai pengganti dengan menggantikan Martinez pada menit 80. Henrikh Mkhitaryan akhirnya menutup papan skor pada menit 90+3 usai menanduk umpan sundulan Yann Bisseck.

3. Inter Milan menang comeback 2-1 atas Urawa Reds pada 21 Juni 2025

Cristian Chivu mengakhiri debutnya sebagai pelatih Inter Milan dengan hasil imbang. Mereka ditahan Monterrey 1-1 pada partai fase grup pertama di Piala Dunia Antarklub 2025 (18/6/2025). Chivu akhirnya mempersembahkan kemenangan pada 21 Juni 2025. Mereka mengalahkan Urawa Reds 2-1. Namun, Inter tertinggal dulu akibat gol Ryoma Watanabe pada menit 11. Mereka baru bisa menyamakan kedudukan setelah Lautaro Martinez menyelesaikan sepak pojok Nicolo Barella dengan salto.

Valentin Carboni lantas muncul sebagai pahlawan Inter. Pemain muda itu mencetak gol kemenangan pada menit 90+2 setelah menghajar bola liar di dalam kotak penalti yang berasal dari tendangan Petar Sucic yang membentur Francesco Pio Esposito. Carboni menciptakan golnya sebagai pengganti. Gelandang serang itu baru bermain mulai menit 72 dengan menggantikan Kristjan Asllani. Begitu pun Esposito yang menggantikan Sebastiano Esposito pada awal babak kedua dan Sucic yang menggantikan Luis Henrique pada menit 85.

Inter Milan era Cristian Chivu terhitung jarang meraih kemenangan comeback karena memang cukup dominan. Tercatat, Chivu telah memimpin Inter Milan dalam 50 pertandingan per 13 April 2026. Hasilnya, mereka mengoleksi 33 kemenangan dan mencetak 107 gol.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More