Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Kemenangan Telak Pertama Swedia di Piala Dunia, Bantai Tunisia 5-1!
ilustrasi pendukung Timnas Swedia (pexels.com/Vasily Baranov)
  • Swedia membuka Piala Dunia 2026 dengan kemenangan besar 5-1 atas Tunisia di Estadio Akron, menegaskan start impresif mereka di turnamen tersebut.
  • Sepanjang sejarah Piala Dunia, Swedia telah mencatat enam kemenangan telak dengan selisih minimal tiga gol, dimulai sejak edisi 1938 hingga 2026.
  • Kemenangan atas Tunisia melanjutkan tradisi dominasi Swedia di panggung dunia, menunjukkan konsistensi performa kuat saat berada dalam kondisi terbaik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Tim Nasional Swedia membuka kiprah mereka di Piala Dunia 2026 dengan hasil yang begitu manis. Bersua Tunisia di Estadio Akron pada 15 Juni 2026 pukul 09:00 WIB, Swedia menutup duel dengan kemenangan besar 5-1. Dengan hasil ini, Blagult, julukan Timnas Swedia, telah mencatatkan kemenangan telak dengan minimal selisih 3 gol dalam 6 laga berbeda sepanjang sejarah Piala Dunia.

1. Timnas Swedia membantai Cuba 8-0 pada 1938

Timnas Swedia tampil begitu dominan dalam pertemuan dengan Cuba pada perempat final Piala Dunia 1938. Pada babak pertama, skuad besutan Jozsef Nagy unggul empat gol. Setelah Harry Andersson mencetak gol pembuka, Gustav Wetterstrom menyita perhatian dengan mencetak hattrick. Dominasi Swedia berlanjut selama babak kedua dengan kembali mencetak empat gol. Tore Keller mencatatkan namanya di papan skor pada menit 80, disusul gol kedua Andersson semenit berikutnya. Setelah Arne Nyberg menjebol gawang Cuba pada menit 84, Andersson melengkapi hattrick-nya dengan sebuah gol pada menit 89 yang sekaligus menjadi gol penutup Swedia. 

2. Timnas Swedia melibas Meksiko 3-0 pada 1958

Timnas Swedia meraih poin penuh ketika bersua Meksiko yang juga menghuni grup 3 di Piala Dunia 1958. Hasil positif ini dimulai dengan gol pembuka Swedia yang dicetak Agne Simonsson pada menit 16. Ketika babak kedua telah berjalan 13 menit, Nils Liedholm menggandakan keunggulan Swedia dengan eksekusi sempurna dari titik penalti. Lalu, Simonsson mencetak gol kedua pada menit 64 yang sekaligus membuat Swedia menutup duel dengan keunggulan 3-0.

3. Timnas Swedia membungkam Uruguay 3-0 pada 1974

Di bawah kendali Pelatih Georg Vilhelm Ericson, Timnas Swedia mampu tampil dominan dalam duel kontra Uruguay pada fase grup Piala Dunia 1974. Setelah tak ada gol tercipta pada babak pertama, Swedia langsung menyerang hingga mencetak gol pembuka lewat Ralf Edstrom pada menit 64. Dengan sepakan kaki kanan, Roland Sandberg membawa Swedia unggul lebih jauh pada menit 74. Pesta gol Swedia ditutup dengan gol kedua Edstrom melalui shooting kaki kanan pada menit 77. 

4. Timnas Swedia menang 4-0 atas Bulgaria pada perebutan peringkat ketiga edisi 1994

Timnas Swedia memastikan diri sebagai peringkat ketiga Piala Dunia 1994 dengan penampilan apik. Dalam laga penentuan, mereka menang telak empat gol tanpa balas atas Bulgaria. Setelah Tomas Brolin membawa Blagult unggul cepat pada menit 8, sepakan kaki kanan Hakan Mild membuat Swedia unggul 2-0 pada menit 30. Tujuh menit berikutnya, Swedia unggul lebih jauh berkat gol Henrik Larsson. Kennet Andersson lantas menutup pesta gol Swedia dengan sundulan menyambut umpan Stefan Schwarz pada menit 40.

5. Timnas Swedia meraih poin penuh dengan menang 3-0 atas Meksiko pada 2018

Meksiko kembali menjadi korban keganasan Timnas Swedia pada 2018. Kedua tim awalnya hanya bermain imbang tanpa gol pada babak pertama. Lalu, Ludwig Augustinsson mencetak gol pembuka keunggulan pada menit 50. Swedia mendapat hadiah penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh Andreas Granqvist pada menit 62. Gol bunuh diri Edson Alvarez pada menit 74 lantas membuat Swedia menutup laga dengan kemenangan 3-0. 

6. Bersua Tunisia pada laga pertama Piala Dunia 2026, Swedia menang 5-1

Yasin Ayari menjadi pencetak gol pembuka bagi Timnas Swedia ketika bertarung dengan Tunisia pada laga pertama fase grup Piala Dunia 2026. Lewat skema counter attack, Alexander Isak menggandakan keunggulan Swedia pada menit 30. Tunisia sempat memberikan perlawanan dengan sebuah gol pada menit 43. Namun, Swedia menunjukkan respons apik dengan menambah tiga gol. Setelah Viktor Gyokeres menjebol gawang Tunisia pada menit 59, giliran Mattias Svanberg yang menyumbang pada menit 84. Ayari mencetak gol keduanya pada menit 90+6 yang sekaligus membuat Swedia menang 5-1.

Kemenangan telak atas Tunisia semakin menegaskan tradisi panjang Swedia dalam mencatat hasil-hasil impresif di Piala Dunia. Sejak edisi 1938 hingga laga pertama edisi 2026, Blagult telah 6 kali meraih kemenangan dengan selisih minimal 3 gol dalam 1 pertandingan Piala Dunia. Catatan tersebut menjadi bukti bahwa Swedia kerap mampu tampil dominan ketika berada dalam performa terbaiknya di panggung sepak bola dunia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article