Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Kemenangan UCL Arsenal di Markas Klub Italia sebelum 2025/2026

ilustrasi pendukung Inter Milan memenuhi stadion
ilustrasi pendukung Inter Milan memenuhi stadion (unsplash.com/Zach Rowlandson)
Intinya sih...
  • Arsenal pertama kali menang di markas AS Roma di UCL 2002/2003
  • Arsenal menghancurkan Inter Milan dengan skor 5-1 di Giuseppe Meazza pada 2003
  • Arsenal mempermalukan AC Milan dengan skor 2-0 pada 2008
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Perjuangan Arsenal untuk mempertahankan status sebagai pemuncak klasemen fase grup UEFA Champions League (UCL) 2025/2026 berlanjut pada Rabu (21/1/2026) pukul 03.00 WIB. Kali ini, ketangguhan mereka akan diuji oleh Inter Milan di Giuseppe Meazza. Pasukan Mikel Arteta berpeluang meraih kemenangan ketujuh usai selalu menang dalam enam laga pertama. 

Duel kontra juara Serie A Italia 2023/2024 itu sekaligus menjadi kesempatan bagi The Gunners untuk meraih kemenangan keempat di markas klub Italia kala bertarung di UCL. Tiga kemenangan sebelumnya didapat kala mengunjungi markas klub-klub besar. Namun, Kemenangan-kemenangan itu didapat lebih dari sedekade lalu.

1. Arsenal menang di markas AS Roma di UCL 2002/2003

Kemenangan pertama Arsenal di markas klub Italia saat menjalani laga UCL terjadi pada 27 November 2002. Saat itu, The Gunners yang dilatih Arsene Wenger harus bertamu ke kandang AS Roma untuk menjalani laga pertama fase grup UCL 2002/2003. The Gunners sukses merebut tiga poin berkat keunggulan 3-1.

Tampil di hadapan pendukung sendiri, AS Roma unggul cepat pada menit 4 lewat gol Antonio Cassano. Namun, The Gunners menunjukkan mental kuat hingga mampu menyamakan kedudukan 2 menit berselang lewat aksi Thierry Henry. Bomber berpaspor Prancis itu bersinar berkat dua gol tambahan yang dicetak pada menit 70 dan 75. Golnya yang terakhir tercipta lewat tendangan bebas. 

Sayangnya, perjuangan AS Roma dan Arsenal di ajang itu sama-sama berakhir pahit. The Gunners tak lolos dari fase grup lantaran hanya finis di peringkat 3. Di sisi lain, I Giallorossi mengakhiri kiprahnya sebagai juru kunci.

2. Arsenal hancurkan Inter Milan dengan skor 5-1 di Giuseppe Meazza pada 2003

Duel di Giuseppe Meazza pada Rabu (21/1/2026) mendatang akan menjadi ketiga kalinya bagi Arsenal datang ke markas Inter Milan di ajang UCL. Dua lawatan sebelumnya berakhir dengan 1 kemenangan dan 1 kekalahan. Kemenangan itu diraih dalam sebuah laga pada fase grup UCL 2003/2004.

Tampil sebagai tim tamu, Arsenal tampil impresif dengan meraih kemenangan 5-1 atas Inter Milan di Giuseppe Meazza pada 25 November 2003. Thierry Henry tampil gemilang dengan mencetak dua gol. Sedangkan, tiga gol lainnya tercipta lewat aksi Freddie Ljungberg, Edu Gaspar, dan Robert Pires. 

Ambisi Arsenal untuk lolos dari fase grup lantas terpenuhi karena mereka finis sebagai juara grup. Namun, langkah mereka dihentikan Chelsea di perempat final. Di sisi lain, Nerazzurri tak layak lolos dari fase grup lantaran berakhir di peringkat 3.

3. Arsenal permalukan AC Milan dengan skor 2-0 pada 2008

Arsenal kembali menghadirkan mimpi buruk bagi klub Italia pada 4 Maret 2008. Kali ini, tim yang tak mampu mampu mengungguli perlawanan The Gunners saat tampil di markas sendiri ialah AC Milan. Arsenal meraih kemenangan 2-0 atas AC Milan dalam laga yang merupakan bagian dari leg kedua babak 16 besar UCL 2007/2008 tersebut.

Pertarungan sengit tersaji dalam duel yang disaksikan lebih dari 80 ribu penonton tersebut. Gol pertama Arsenal baru tercipta pada menit 80 lewat tendangan jarak jauh Cesc Fabregas. Lewat sepakan kaki kiri memanfaatkan assist The Walcott, Emmanuel Adebayor menjebol gawang Zeljko Kalac pada menit 90+2 dan membuat Arsenal unggul dua gol tanpa balas. 

Hasil positif itu membawa Arsenal melaju ke fase selanjutnya karena mereka dan Inter Milan hanya bermain imbang 0-0 pada leg pertama. Langkah The Gunners lantas terhenti di perempat final karena kalah agregat 3-5 dari Liverpool. Sedangkan, Manchester United keluar sebagai kampiun ajang tersebut usai mengalahkan Chelsea di final.

Arsenal siap kembali meraih kemenangan di markas klub Italia pada 2025/2026 usai tak melakukannya selama lebih dari sedekade di UCL. Namun, mereka tetap harus waspada lantaran Inter Milan juga menyimpan ambisi untuk meraih kemenangan demi menjaga asa merebut gelar juara. Dengan situasi tersebut, duel di Giuseppe Meazza nanti berpotensi menghadirkan pertarungan menarik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More

9 Pemenang Final Piala Afrika dalam Waktu Normal dengan Selisih 2 Gol

18 Jan 2026, 07:52 WIBSport