Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kenapa Ada Water Break di Piala Dunia 2026?

Kenapa Ada Water Break di Piala Dunia 2026?
Bola resmi Piala Dunia 2026, Adidas Trionda (Dokumentasi Adidas)
Intinya Sih
  • FIFA menerapkan water break di setiap babak Piala Dunia 2026 selama tiga menit pada menit ke-20 atau 21 demi menjaga keselamatan pemain dari suhu ekstrem di Amerika Serikat.
  • Kebijakan ini menuai kritik karena dianggap memiliki motif komersial setelah FIFA menjual ruang jeda tersebut untuk kepentingan sponsor beberapa bulan usai pengumuman aturan baru itu.
  • Meski dikritik, water break dinilai membantu pelatih dan tim mengatur ulang strategi serta menurunkan tensi pertandingan layaknya time-out dalam futsal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Piala Dunia 2026 akan berlangsung dengan sejumlah format baru. Salah satu yang bakal menjadi pusat perhatian adalah water break di setiap laga.

FIFA menerapkan water break sekali dalam satu babak. Nantinya, water break akan diterapkan di menit 20 atau 21 pada setiap babak per. Periode ini akan memakan waktu tiga menit.

1. Didasari atas evaluasi dan suhu ekstrem

Penerapan water break disebabkan oleh suhu ekstrem yang menyelimuti Amerika Serikat. FIFA mempertimbangkan keselamatan para pemain dan menyatakan seluruh pertandingan harus menjalani prosedur tersebut.

Aturan ini diterapkan sesuai evaluasi selama penyelenggaraan Piala Dunia Antarklub 2025 lalu, yang berlangsung di tengah situasi serupa. Gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, sempat mengeluhkan cuaca panas yang menyelimuti AS ketika bermain di Piala Dunia Antarklub 2025.

Dia merasa pusing dan mengaku kondisi badannya tak seperti biasanya. Kemudian, Fernandez menyatakan staminanya lebih cepat turun akibat situasi tersebut.

2. Dikritik habis-habisan

Meski begitu, dilansir ESPN, penerapan water break malah dikritik habis-habisan. Banyak pihak yang curiga jika FIFA mau mengambil untung dari momen tersebut.

Sebab, tiga bulan setelah pengumuman water break diterapkan, FIFA menjual ruang tersebut untuk tujuan komersial.

3. Bisa berguna buat pelatih dan tim

Water break sebenarnya juga berguna buat setiap tim dalam mengatur tensi laga. Bisa diibaratkan, ini sebagai time-out dalam futsal, yang membuat pelatih leluasa dalam mengatur ulang strategi di tengah pertandingan.

Hal itu sudah dilakukan oleh pelatih Mauricio Pochettino saat menemani Amerika Serikat melawan Senegal dalam laga uji coba.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana

Related Articles

See More