Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Belum Ada Klub Indonesia Main di Liga Champions Asia Musim Depan?
I.League gelar League Talk di Jakarta. (IDN Times/Sandy Firdaus)
  • Kuota klub Indonesia di kompetisi AFC ditentukan lewat AFC Club Competition Ranking yang dihitung berdasarkan performa delapan tahun terakhir.
  • Tingkat partisipasi Indonesia di ajang AFC baru akan meningkat pada musim 2027/28, tergantung hasil Persib dan Borneo FC di kompetisi mendatang.
  • Persib Bandung dan Borneo FC akan tampil di empat ajang musim depan, termasuk AFC, Super League, League Cup, dan ASEAN Club Championship.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Perkara jatah klub Indonesia di kompetisi AFC kerap jadi pertanyaan tersendiri. Sebab, saat ini jatah untuk klub Indonesia berlaga di kompetisi Asia tak terlalu banyak, dan harus melewati fase kualifikasi demi kompetisi level tertinggi.

Untuk musim depan, ada Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda yang akan menjadi wakil Indonesia di Asia, tepatnya di AFC Champions League Two (ACL2) dan AFC Challenge League.

Kenapa tak ada lagi klub Indonesia yang mentas di AFC Champions League Elite yang menjadi level tertinggi?

1. Ternyata sudah ditentukan sejak lama

I.League gelar League Talk di Jakarta. (IDN Times/Sandy Firdaus)

Kuota bermain di kompetisi Asia sebenarnya sudah dipertanyakan oleh I.League. Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengaku juga bingung dengan jatah Indonesia yang sedikit.

Namun, Asep akhirnya mendapat jawaban dari AFC terkait hal tersebut. Menurut asesmen dalam AFC Club Competition Ranking, penilaian terjadi dalam beberapa musim terakhir.

"Nah, kalau kita bicara AFC Club Competition Ranking di Mei 2024, itu menjadi dasar perhitungan. Salah satunya karena kan menghitung delapan tahun ke belakang," ujar Asep kepada awak media.

2. Jatah Indonesia baru akan meningkat pada 2027/28

Pesepak bola Borneo FC Samarinda Marcos Astina berselebrasi usai mencetak gol ke gawang PSBS Biak dalam lanjutan kompetisi BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (11/4/2026). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj.

Untuk jatah Indonesia di kompetisi Asia, Asep menyatakan jumlahnya baru akan meningkat pada 2027/28 mendatang. Hal itu seiring performa Persib dan Dewa United yang cukup menjanjikan di musim 2025/26.

Malah, jatah Indonesia bisa bertambah jika Persib dan Borneo FC, dua wakil Merah Putih di kompetisi Asia melaju jauh di kompetisi musim 2026/27. Namun, tambahan jatah tiket baru bisa berlaku pada 2028/29.

"Untuk musim 2027/28, peningkatan baru ada. Jadi, wakil Indonesia di ACL2 berpotensi ada dua, yaitu satu direct ke fase grup, dan lainnya lewat play-off. Namun, itu nanti ya, 2027/28," kata Asep.

3. Persib dan Borneo FC akan ikut empat kompetisi musim depan

Selebrasi Adam Alis setelah mencetak gol untuk Persib, saat melawan Selangor FC di Stadion MBPJ Petaling Jaya, Malaysia, Kamis, 6 November 2025. (persib.co.id)

Persib dan Borneo FC akan mengikuti empat kompetisi musim depan. Selain AFC dan Super League, mereka juga akan mengikuti League Cup dan ASEAN Club Championship (ACC).

Alhasil, Persib dan Borneo FC wajib memperkuat dan memperdalam skuadnya musim depan. Hal itu semata agar tak ada kelelahan melanda, karena mereka membawa nama Indonesia di kompetisi Asia.

Editorial Team

Related Article