Kini Ada Idzes, Elkan Baggott Bicara Soal Persaingan Bek Timnas

- Elkan Baggott kembali memperkuat timnas Indonesia dan mengakui persaingan di lini belakang kini makin ketat dengan hadirnya pemain seperti Kevin Diks dan Jay Idzes.
- Elkan menilai persaingan antarbek berlangsung sehat karena mayoritas bermain di liga Eropa, sehingga saling mendorong untuk meningkatkan performa demi kemajuan tim nasional.
- Setelah dua tahun absen, Elkan masih beradaptasi dengan skuad Garuda yang kini berisi kombinasi pemain lama dan baru, namun ia merasa proses penyesuaian berjalan lancar.
Jakarta, IDN Times - Elkan Baggott akhirnya kembali memperkuat Timnas Indonesia. Ia pun siap bersaing dengan para pemain lainnya yang dipanggil John Herman di skuad Garuda untuk FIFA Series 2026.
Elkan mengakui, persaingan di Timnas Indonesia kini semakin ketat. Terlebih di lini belakang kini banyak diperrkuat pemain berkualitas, termasuk diaspora.
Elkan terakhir berlaga bersama Timnas Indonesia pada awal 2024 lalu. Kala itu, Elkan bersaing dengan Jordi Amat, Rizky Ridho, Fachruddin Wahyudi Aryanto, hingga Justin Hubner. Kini, ada Kevin Diks dan Jay Idzes yang juga masuk skuad saat ini.
1. Kualitas memang harus lebih tinggi

Elkan tak menampik ketatnya persaingan di lini belakang Timnas Indonesia saat ini. Namun, dia menyadari skuad Garuda butuh banyak pemain berkualitas dengan level yang lebih tinggi dengan performa tim saat ini.
“Dan dari segi persaingan, ya, sekarang jelas ada lebih banyak persaingan dibanding sebelumnya. Namun kami adalah sebuah negara, tim nasional, yang sedang berusaha mencapai hal-hal yang lebih besar dan lebih baik. Dan untuk bisa melakukan itu, Anda membutuhkan kualitas pemain yang lebih tinggi,” kata Elkan dalam konferensi pers jelang FIFA Series 2026.
2. Bersaing secara sehat dengan pemain lainnya

Persaingan di lini belakang Timnas Indonesia saat ini diperebutkan mayoritas para pemain yang berlaga di liga Eropa. Klubnya pun terbilang klub papan atas liga.
Elkan menegaskan, persaingan di Timnas Indonesia terbilang sehat. Justru para pemain behrarap bisa saling mendorong dan meningkatkan performa masing-masing.
“Dan Anda tahu, bersaing dengan para pemain yang juga bermain di lima liga top Eropa diharapkan akan membuat saya dan yang lainnya saling meningkatkan dan memperbaiki level masing-masing, agar bisa tampil lebih baik dan mendapatkan hasil yang membantu meningkatkan peringkat FIFA negara ini, dan semoga di masa depan bisa lolos ke Piala Dunia serta meraih hal-hal yang lebih besar dan lebih baik,” kata Elkan.
3. Masih adaptasi dengan Timnas Indonesia

Menurut Elkan, Timnas Indonesia saat ini tak sepenuhnya asing untuknya. Setelah dua tahun tak memperkuat skuad Garuda, separuh dari pemain disebut Elkan masih sama meski setengah lainnya sosok baru untuk Elkan. Pemain berusia 23 tahun ini mengaku masih terus beradaptasi dengan timnya.
“Jadi tentu saja selalu ada masa penyesuaian untuk beradaptasi, untuk mengenal para pemain baru. Bahkan, sekarang justru saya yang menjadi pemain baru saat kembali. Tetapi para pemain baru sangat ramah dan itu membuat proses beradaptasi jadi jauh lebih mudah,” kata Elkan.
















