Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kiprah Mohamed Salah di Liga Top Eropa sebelum Diboyong Trabzonspor
English Premier League (unsplash.com/Benjamin Elliott)
  • Mohamed Salah akan bergabung dengan Trabzonspor secara gratis pada 2026/2027, mengakhiri perjalanan lebih dari satu dekade di liga top Eropa.
  • Setelah kesulitan di Chelsea, Salah bangkit saat dipinjamkan ke Fiorentina dengan 6 gol dan 3 assist dalam 16 penampilan, lalu bersinar bersama AS Roma.
  • Di Liverpool sejak 2017, Salah konsisten mencetak dua digit gol tiap musim; pada 2024/2025 ia membukukan 29 gol, 18 assist, serta meraih top skor dan gelar liga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mohamed Salah dipastikan tak akan merumput di liga top Eropa pada 2026/2027. Itu karena ia telah memutuskan untuk bergabung dengan klub Turki, Trabzonspor, dengan status free transfer. Keputusan tersebut berpeluang besar menjadi titik akhir dari perjalanan panjangnya di kompetisi elite Benua Biru yang telah berlangsung selama lebih dari 1 dekade. Sebelum memulai petualangan baru di Turki, Salah lebih dulu mengukir karier bersama sejumlah klub di liga top Eropa dengan torehan prestasi yang mengesankan.

1. Mohamed Salah melewati periode yang tak mudah bersama Chelsea di Premier League

Musim debut Mohamed Salah di liga top Eropa terjadi pada 2013/2014. Pada pertengahan musim ini, ia menyeberang ke Chelsea setelah menunjukkan sepak terjang yang cukup apik bersama FC Basel. Periode pertamanya selama setengah musim di English Premier League ditutup dengan torehan 2 gol serta 1 assist dari 10 penampilan. Kontribusinya membawa The Blues finis di peringkat ketiga klasemen akhir.

Chelsea merengkuh gelar juara Premier League ketika Salah menjalani musim kedua di klub tersebut (2014/2015). Namun, sang winger tak ikut merayakan keberhasilan tersebut karena telah dipinjamkan kepada Fiorentina pada musim dingin 2015. Pelatih memainkan Salah dalam tiga laga berbeda selama paruh pertama tanpa mencetak gol atau assist.

2. Mohamed Salah bangkit bersama Fiorentina di Serie A

Masa peminjaman selama separuh musim di Fiorentina menjadi titik balik dalam karier Mohamed Salah. Dengan waktu yang berlangsung singkat mulai Februari hingga Juni 2015, ia mampu tampil lebih baik dibanding ketika di Chelsea. Dari total 16 kali kesempatan bermain, dirinya mengemas 6 gol serta 3 assist yang membawa La Viola finis di peringkat keempat Serie A Italia.

Kontribusi gol Salah selalu berbuah poin bagi Fiorentina. Saat bermain sebagai pengganti melawan Inter Milan pada pekan 25, ia merumput selama 45 menit dan hadir sebagai pencetak gol kemenangan. Selain itu, satu golnya berhasil mempersembahkan kemenangan tipis 3-2 atas Empoli pada pekan 35.

3. Menjadi mesin gol utama AS Roma selama 2 musim

Penampilan meyakinkan untuk Fiorentina membuat Mohamed Salah dipinjam AS Roma sepanjang musim 2015/2016. Sang penyerang mampu menunjukkan performa luar biasa dengan torehan 14 gol serta 6 assist dari 34 pertandingan yang berbuah keberhasilan tim finis di peringkat ketiga Serie A. Salah satu aksi terbaiknya terjadi ketika mengemas 2 gol serta 1 assist dalam kemenangan 4-1 atas Fiorentina yang merupakan mantan klub Salah.

Berkat penampilan impresif sebagai pemain pinjaman, Salah ditebus permanen I Giallorossi pada musim panas 2016. Kepercayaan tersebut dijawab dengan kontribusi yang meningkat, menyumbang 15 gol dan 11 assist dari total 31 penampilan yang membawa tim finis sebagai runner-up Serie A. Duel melawan Bologna pada pekan 12 menjadi salah satu penampilan terbaik Salah dengan memborong tiga gol yang berbuah kemenangan 3-0.

4. Mohamed Salah menjadi bintang berkat penampilan konsisten di Liverpool

Setelah mencatatkan perjalanan yang begitu baik di Italia, Mohamed Salah kembali ke Premier League dengan menerima tawaran Liverpool pada musim panas 2017. Konsistensi dalam mencetak gol ia tunjukkan pada periode kedua di kasta teratas Inggris. Untuk The Reds hingga akhir 2025/2026, ia selalu menyumbang dua digit gol tiap musimnya. 

Musim 2024/2025 menjadi salah satu periode terbaik Salah di Premier League. Dengan torehan 29 gol serta 18 assist, ia berhasil mengawinkan gelar top skor dan juara kompetisi. Konsistensi dalam mengemas gol ia tunjukkan dengan selalu membobol gawang lawan dalam tujuh laga beruntun mulai pekan 8 hingga 14.

Perjalanan Mohamed Salah di liga top Eropa menunjukkan bagaimana dirinya mampu bangkit setelah melewati periode sulit bersama Chelsea. Dari Fiorentina dan AS Roma hingga menjadi legenda Liverpool, ia terus berkembang menjadi salah satu penyerang paling konsisten di Eropa. Kini, petualangan panjang tersebut akan berlanjut di Turki bersama Trabzonspor dengan membawa pengalaman dan prestasi yang telah ia kumpulkan selama lebih dari 1 dekade.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article