Qarabag FK secara mengejutkan mampu melaju sampai playoff 16 besar Liga Champions 2025/2026. Klub asal Azerbaijan itu finis di peringkat ke-22 dengan koleksi 10 poin. Mereka mengungguli beberapa tim besar Eropa, seperti Olympique Marseille, Athletic Bilbao, Napoli, Ajax Amsterdam, dan Villarreal.
Meski begitu, Qarabag harus mengakhiri perjalanannya dari UCL usai kalah agregat 3-9 dari Newcastle United. Qarabag gugur dari UCL 2025/2026 dengan rekor kebobolan 30 gol dalam 10 laga. Hal tersebut tidak lepas dari kekalahan besar, seperti 0-6 dari Liverpool dan 1-6 dari Newcastle United.
Keempat klub di atas menorehkan catatan kebobolan terburuk dalam sejarah berpartisipasi di Liga Champions. Qarabag memecahkan rekor Bayer Leverkusen sebagai tim dengan kebobolan paling banyak di UCL. Meski begitu, perjalanan Qarabag di UCL masih lebih baik daripada Slovan Bratislava yang tersingkir dari UCL dengan tanpa meraih satu pun kemenangan dan hasil imbang serta kebobolan 27 gol dalam 8 laga fase liga pada 2024/2025.