Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Laga Tandang Terakhir Napoli ke Markas Villarreal di Ajang Eropa

3 min read
3 Laga Tandang Terakhir Napoli ke Markas Villarreal di Ajang Eropa
ilustrasi pertandingan sepak bola (unsplash.com/edelputte)
  • Napoli akan menghadapi Villarreal di Estadio de La Ceramica pada league phase Liga Champions 2026/2027, Rabu 14 Oktober 2026 pukul 02.00 WIB.
  • Dalam tiga kunjungan Eropa sebelumnya ke markas Villarreal, Napoli mencatat satu kemenangan 2-0 serta dua kekalahan, masing-masing 1-2 dan 0-1.
  • Dua kekalahan tandang tersebut berujung eliminasi Napoli dengan agregat 2-1, sedangkan kemenangan 2-0 pada fase grup mengantarkan Napoli lolos ke fase gugur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Napoli menyambangi markas Villarreal pada laga kedua league phase Liga Champions Eropa 2026/2027. Estadio de La Ceramica bakal menjadi tempat kedua tim bertarung pada Rabu (14/10/2026) pukul 02.00 WIB. Bagi Napoli, kunjungan kali ini merupakan yang keempat. Sebelumnya, Napoli sudah pernah bertamu ke markas Villarreal tiga kali di berbagai ajang Eropa. Seperti apa hasilnya? Berikut catatannya menurut data UEFA per 12 Oktober 2026.

  1. 1. Napoli menderita kekalahan di markas Villarreal pada kunjungan 2010/2011

    Bentrokan pertama Napoli dan Villarreal terjadi di babak 32 besar Liga Europa 2010/2011. Kala itu, Napoli bertamu ke Estadio de La Ceramica bersama Walter Mazzarri. Dengan hasil imbang 0-0 pada leg pertama, Napoli mengusung misi menang ketika bertandang.

    Sayangnya, Napoli mesti pulang dengan kekalahan dari Spanyol. Napoli mengalami kekalahan tipis 1-2 atas Villarreal. Sejatinya, Napoli mampu mengimbangi permainan tuan rumah. Napoli bahkan memimpin dulu berkat gol Marek Hamsik. Namun, keunggulan itu gagal dipertahankan. 

    Villarreal membalikkan keadaan berkat dukungan penuh publik La Ceramica. Gol penyama hadir sebelum jeda melalui Nilmar. Setelah turun minum, Giuseppe Rossi membuat kedudukan berbalik. Hingga bubaran, Napoli gagal menyamakan skor. Kekalahan tersebut membuat Napoli tersingkir dari Liga Europa 2010/2011 setelah gugur dengan agregat 2-1 dari Villarreal. 

  2. 2. Di fase grup Liga Champions 2015/2016, Napoli mampu mengalahkan Villarreal

    Setelah kekalahan pada pertemuan terakhir, Napoli dan Villarreal bertarung dalam ajang berbeda semusim kemudian. Pada 2015/2016, kedua tim mentas di Liga Champions dan tergabung di grup yang sama. Kunjungan Napoli ke Spanyol terjadi pada partai terakhir grup.

    Pada duel perdana di Naples, Napoli sukses mengalahkan Villarreal dengan skor 2-0. Kali ini, Napoli juga berhasil menang di Estadio de La Ceramica lewat skor serupa. Kendati pelatih tidak berganti, Napoli mampu menumbangkan Villarreal. Napoli berhasil revans sekaligus menambah derita Villarreal yang kala itu finis di dasar klasemen dengan catatan 6 kekalahan dari 6 laga. 

    Sejatinya, Napoli tidak meraih kemenangan dengan mudah. Kendati Villarreal sudah dipastikan tidak lolos ke fase gugur, perlawanan yang ditampilkan menyulitkan anak-anak asuhan Walter Mazzarri. Napoli baru memecah kebuntuan pada awal babak kedua lewat gol Goekhan Inler. Kepastian kemenangan Napoli kemudian diperoleh setelah Marek Hamsik mencetak gol jelang berakhirnya laga. Kemenangan membuat Napoli ke fase gugur setelah finis kedua di fase grup.

  3. 3. Napoli menelan kekalahan ketika bertamu ke markas Villarreal di Liga Europa 2015/2016

    Kunjungan terakhir Napoli ke markas Villarreal terjadi pada leg pertama babak 32 besar Liga Europa 2015/2016. Saat itu, Napoli menyambangi Estadio de La Ceramica bersama Maurizio Sarri. Sementara, Villarreal ditangani Marcelino. Sayangnya, Napoli mengalami kekalahan 0-1.

    Bertamu dengan skuad mentereng yang dihuni oleh Dries Mertens, Gonzalo Higuain, hingga Edinson Cavani, Napoli tak berkutik di kandang Villarreal. Dukungan penuh tuan rumah membuat atmosfer memihak kepada Villarreal. Ini membuat duel berjalan dengan ketat.

    Pada babak pertama, kedua tim saling mengancam. Namun, tidak ada gol tercipta. Selepas jeda, situasi serupa menghiasi laga. Sejumlah serangan berbahaya Napoli digagalkan barisan pertahanan tuan rumah. Villarreal akhirnya memecah kebuntuan melalui gol Denis Suarez pada menit 82. Kendati Napoli mencoba menyerang, gol penyama gagal hadir hingga bubaran. 

    Dengan kekalahan tersebut, Napoli tertinggal 0-1 secara agregat. Pada leg kedua di Stadio San Paolo, Napoli gagal menang. Villarreal memaksa laga berakhir imbang 1-1. Meski Napoli unggul dulu berkat gol Marek Hamsik, Villarreal menyamakan skor via gol Tomas Pina. Dengan hasil ini, Napoli gagal melaju ke babak 16 besar setelah kalah agregat dengan skor 2-1 dari Villarreal. 

    Setelah hampir sedekade, Napoli akan kembali bertolak ke Spanyol menantang Villarreal, Kali ini, Napoli bertandang bersama Massimiliano Allegri. Sementara, Villarreal masih ditangani Marcelino. Menurutmu, mampukah Napoli mencuri tiga poin di Estadio de La Ceramica?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More