Jakarta, IDN Times - Asisten pelatih sekaligus legenda Argentina, Roberto Ayala, buka suara soal insiden yang terjadi usai final Piala Dunia 2026 kontra Spanyol di New York New Jersey Stadium, Senin dini hari WIB (20/7/2026) lalu. Ayala mengaku meminta maaf karena tindakannya yang kurang ajar kepada skuad Spanyol.
Menurut Ayala, sikapnya terhadap para pemain Spanyol sangat tidak pantas. Dia mengaku membiarkan emosinya berlarut, sampai terlibat dalam keributan.
"Saya meminta maaf. Karena posisi saya, tak bisa membiarkan perasaan, atau susah menerima kenyataan orang lain berselebrasi, mengubah suasana hati dan memengaruhi aksi saya," ujar Ayala, dilansir program Esports Migdia di Valencia Capital Radio.
